Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengaku Indonesia kekurangan pasokan 20 juta ton batu bara.
Apakah seretnya batubara ini yang bikin rumah kita jadi sering pemadaman bergilir?
Rasio 13:1 ini semacam "operasi pengepungan pasif total".
Taktik: memagari ruang gerak agar stay di "panggung yg udah disiapkan", menutup merging point dg elemen cair di sekitar, filter utk memutus pasokan massa dr belakang.
Gol: de-eskalasi dg seminimal mungkin represi fisik.
Gw jadi mikir tujuannya secara politis bukan buat nyari manajer terbaik yang loyal, tapi ngunci anak muda terutama yang desperate cari kerja biar ga bisa kabur.
Ini kayak kebijakan predatory berkedok kesempatan kerja.
Gaji ga transparan tapi denda clear banget 100 Juta. Politikus mana yang tandatangan kebijakan macem gini sih?
Nih denger para runners tone deaf.
Toh kalo kebijakan yang dikeluarkan bagus, nanti harga registrasi marathon elu gak semahal itu kocak.
Inget! Pukul ke atas bukan ke samping
You know how brilliant their idea to choose Bundaran HI sebagai tempat "aksi" mereka adalah? It’s because they know Bundaran HI adalah pusat titik keramaian Jakarta.
Choosing Bundaran HI means maximum exposure. Akses ke semua lapisan masyarakat itu potensial banget buat attract publik. From the corporate slaves stepping out of their Sudirman offices, people commuting, to the general public—everyone is literally there. It is the ultimate hub to get eyes on your movement.
Plus di Bundaran HI, segala jenis transportasi umum ada. It’s the literal heart of Jakarta's transit. So obviously, the traffic will be disrupted. But honestly? In modern activism, that disruption is a feature, not a bug. When the traffic gets a bit chaotic, people are forced to look. It creates that instant "Wait, what’s happening over there?" effect.
As someone who used to organize actions and protests too, let’s be real for a second: pemilihan Bundaran HI ini bukan lagi buat "protes" langsung ke pihak yang diprotes.
Why? Karena ya udah pasti gak bakal didengar. Pointing fingers directly at the institutions just ends up making you tired, drained, and honestly, males banget. It’s a dead end.
Makanya mereka pilih Bundaran HI. It’s no longer about yelling at a brick wall; it’s about controling the narrative and winning the public's attention. If the authorities won't listen, you make the entire city talk about it instead. And there’s no better stage for that than Bundaran HI.
TOOL BERGUNA BUAT AKSI
ini gue buatin tool untuk blur muka orang
bisa dipake untuk seksi dokumentasi yg turun ke jalan biar temen kalian ga 'ditandain'
penting saat keadaan makin memburuk
🔗 https://t.co/8XgVea8p3J
*bantu sebarin ya temen-temen, izin tag @BudiBukanIntel@SeekHustle@Jakartalk
This is the last completely Christian village in the Holy Land. This is what Israel just did to it. Are you going to do anything about it, Ambassador Huckabee? @USAmbIsrael
HPP itu bergantung pada komoditas energi global yang dipatok dalam Dolar AS, sementara pemasukan negara murni dalam Rupiah.
Mengandalkan mata uang yang lagi lemah-lemah nya buat nopang infrastruktur energi, menurut saya tinggal nunggu BOM Waktu aja.
Saat terjadi devaluasi nilai tukar, biaya operasional meledak tanpa ampun.
Kalo fundamental uangnya terus tergerus inflasi, seluruh rantai pasok energi akan ikut terseret.
Dan ini pengaruh ke distribusi listrik di seluruh Indonesia.
Apakah blackout nya akan bertahan lama? Kita liat aja.
Kalau Pemimpin Udah Terlalu Dzalim, Kita Harus Ngapain?
Penguasa dzalim paling takut sama rakyat yang pinter dan kritis. Lawan buzzer atau disinformasi penguasa dengan data dan fakta.
Edukasi circle terdekat kalian. Revolusi sebesar apa pun selalu dimulai dari tongkrongan yang mulai sadar kalau ada yang salah sama sistemnya.
Selama negaranya masih berbentuk demokrasi (meskipun cacat), manfaatkan celah aturannya.
Dukung politisi atau lembaga independen yang masih waras, bikin petisi yang masif, atau bawa kebijakan-kebijakan ngawur ke ranah hukum seperti Judicial Review.
Jangan biarin mereka ngacak-ngacak hukum tanpa ada perlawanan.
Kalau jalur hukum udah dikuasai kroni penguasa, saatnya kekuatan sipil main.
Karena protes massal, mogok kerja, atau memboikot bisnis/kebijakan yang terafiliasi dengan penguasa bisa melumpuhkan urat nadi ekonomi mereka.
Soalnya penguasa dzalim butuh uang buat jalanin sistemnya kalau uangnya mandek, mereka bakal panik.
Yang terakhir, manfaatkan power of netizen. Viralkan ketidakadilan agar mendapat sorotan luas bahkan sampai ke pressure internasional. Rezim dzalim biasanya sangat menjaga citra, dengan merusak narasi palsu berarti itu langkah awal untuk menyentil mereka.
Kalian sadar ga capt kalau hari ini banyak Indomaret yg tutup? Awalnya gue kira karena KDMP, tapi ternyata kejadian ini adalah buntut dari masalah internal Indomaret yg udah ada sejak awal mei kemarin capt.
Jadi, Awal Mei 2026 ada dokumen internal mereka yg bocor... (Cont)