Ini sangat relate banget sama kejadian di hidup aku.
Dulu, sewaktu aku masih balita, orang tua sering tengkar, terus cerai, aku jadi anak yang menarik diri dari sosial. Aku bikin rumah2an kecil di pojokan2 rumah, banyak bikin rumah2an di samping rumah, sepulang sekolah aku ke sana, tidur siang, sebelum ngaji sore, yang tujuannya BIAR ORANG NGGA PADA LIHAT AKU. ngga suka jadi spotlight. ngga suka dilihat orang.
Aku lebih suka mengabiskan waktuku sendirian, seperti dengan melukis, menggambar, bikin suatu kreatifitas, belajar, tapi tidak untuk berkompetisi. aku lebih suka mengurus urusanku sendiri, dari pada ikut campur urusan orang. I don’t care. Dan, ngga suka jika ada orang yang mencampuri urusanku.
Hal ini membuat diriku berkembang dengan sangat tenang, dan diam. Karena tidak suka membahas sesuatu yg bukan urusanku. aku banyak menyelesaikan urusanku sendiri tanpa ada yang tahu.
Hendery bacain surat dari fans sampe 4 jam ☹️☹️☹️☹️ terus pas beresin suratnya dia tiba2 nangis ☹️☹️☹️☹️
Hendery ☹️ trust me, you deserve all the love 🥹❤️
1. Jangan lupa nabung LM/emas 🪙
2. Gausah terlalu sibuk bantu sana-sini! Diri sendiri harus jadi prioritas 🏆
3. Berani explore new opportunities. Gausah takut dibilang kutu loncat, selama setiap pindah bikin skill, experience, title, dan salary naik. Biar makin jadi “pro-hire”
tau ga?
kemandirian perempuan itu bentuk ketangguhan, sekaligus cermin kegagalan sebagian laki-laki dalam menjalankan fungsi dasarnya sebagai provider.
anehnya, sebagian laki-laki bukannya introspeksi diri, malah egonya tersenggol dan sibuk nyalahin standar cewek yang dianggap ketinggian 😂
@acaibewry Gak usah laporan segala ke aku ih ya Allah serasa pengawas bergizi mbg wkwwk😭🙏🏻yang penting ingat aja pesan aku tiap pagi perut di isi yang dengan makanan yang nyaman buat di perut kamu. sayang juga sama naaa peluk jauh🫂🧡
Ciri orang yang suka menunda pekerjaan menurut psikiater Oh Eun-young:
1. Kalau seseorang suka menunda tugas atau pekerjaan, biasanya dianggap malas. Tapi menurut Oh Eun-young, belum tentu malas, bisa jadi justru karena ingin melakukannya dengan baik.
2. Mereka cenderung punya sifat perfeksionis. Karena standar untuk dirinya sendiri tinggi, mereka berpikir, “Kalau nggak bisa mengerjakannya dengan benar, daripada mengerjakannya asal-asalan lalu merasa malu, lebih baik sekalian nggak usah.”
3. Sebenarnya mereka tahu apa yang harus dilakukan. Namun, mereka baru benar-benar bergerak ketika sudah berada di situasi “kalau nggak dikerjakan sekarang, bisa berabe”. Rasa terdesak dan tegang di saat-saat terakhir justru digunakan sebagai sumber energi untuk bertahan dan menyelesaikan pekerjaan, seolah-olah mengeluarkan tetes energi terakhir sampai batas hidup-mati.
4. Menariknya, kemampuan mengerjakan dan hasil akhirnya justru sering kali tinggi.
5. Solusinya adalah menurunkan standar kesempurnaan dan mengubah deadline dari “batas terakhir sebelum semuanya kacau” menjadi “batas yang membuatku tetap bisa menjalani hidup dengan tenang.”
Jadi, jangan menunggu sampai titik “kalau nggak dikerjakan, tamat”, tetapi majukan batasnya menjadi “kalau dikerjakan sekarang, aku masih bisa bernapas.”
Intinya sih, orang yang suka menunda belum tentu malas. Ada yang justru terlalu ingin melakukan sesuatu dengan sempurna sampai akhirnya sulit untuk memulai. 😭
Aku banget. 😌
@acaibewry Gak bisa kalo twt kamu lewat lagi aku reply dan nanya udah sarapan apa belum, kamu pernah bilang jarang sarapan kalau pagi makanya aku ingetin. gak bagus kebiasaan gak sarapan minimal di isi yang gak begitu berat roti, buah, biskuit jangan biasain gak sarapan entar asam lambung