BBBBBBHAP. Tugas utama Komisaris terhadap Direktur:
> Melakukan P E N G A W A S A N
> Memberikan N A S I H A T
Meanwhile Pertamina Retail:
Direkturnya Komisarisnya
JUST IN: Tanggapan Media Askar, Dosen UGM sekaligus Direktur Kebijakan CELIOS terkait meningglanya 5 calon Manajer KDMP
"Ungkapam duka cita itu tidak mengembalikan nyawa saudara kita"
"Selama 10 tahun terakhir, empat orang meninggal dalam wajib militer di Korea Selatan, dan itu jumlahnya dua juta orang."
"Indonesia, hanya dalam dua minggu, lima orang meninggal untuk pelatihan militer. hanya pesertanya 32.000 orang."
"Lebih ironi lagi, di Korsel itu pelatihan militernya untuk perang, di Indonesia pelatihan militernya untuk calon manajer toko kelontong, ini absurd, ini aneh, ini tidak bisa diterima dengan akal sehat!"
"Jadi cara berpikir kebijakan kita balik lagi ke 1970-an, dan menurut saya, saya sepakat untuk dihentikan saja"
"ANGGARAN ITU MUNGKIN BISA HILANG, TAPI NYAWA ITU TIDAK BISA DIKEMBALIKAN."
Tolong lah ini narasinya malah keliru, menyiapkan kembali untuk dipakai esok pagi itu urusan pemprov.
Sebagai lembaga negara seharusnya ngurusin bahwa “aspirasinya telah diserap dan akan disampaikan kepada Presiden” itu baru bener
akulah middle class itu. ayahku bumn, gaji per bulannya dulu 11jt tapi ukt ku 6.5jt, ukt masku dapet grade lumayan tinggi, 8 atau 9jt gitu. pokoknya ayah sama mama sebulan cuman dapet jatah 1.5jt karna udah kepotong biaya hidup anak2nya. sampe mamaku bela2in jualan kue
Halo, presiden biadab @prabowo. Saat mengundang 7 pemred kenamaan ke Hambalang sampean dicecar perihal keberlanjutan embege di saat negara berpotensi menghadapi problema moneter dan fiskal karena perang yang berkecamuk di timteng. Dengan lantang sampean mengatakan, "Tetap saya jalankan! Lebih baik saya memberi makan rakyat saya daripada uang itu dikorupsi!"
Lihat ini. Pemberian makan sampean tak sesuai target, tak bergizi, yang diamanahkan ketahuan basah korupsi, dan ekonomi negara yang sampean pimpin carut-marut!
Mundur!
“Kamu dari TVRI harusnya enggak boleh bertanya seperti itu,” kata Teddy. “Siapa yang nyuruh kamu?”
Bagaimana Seskab Teddy mengatur arus informasi Istana dan mengancam wartawan plus petinggi media. Artikel lanjutan dari serial 'Dead Press Society", baca: https://t.co/arK81yQJNS
day kesekian warga aceh ini demo.
kali ini selain water cannon, ada gas air mata dan ada INTERVENSI HAK PERS UNTUK MEREKAM 💁♀️
aku sempat dicegat, dikejar dan ditahan.
“hapus, gaada pers2 disini.”—katanya.
Gilaaa... ini kelanjutan yang kemarin.
Ada cowok Jepang pedofil sering ke Jakarta nyariin anak kecil untuk seks sambil direkam 🤮😭
Dia ceritain di postingan X-nya kalau 15 Agustus 2025 lalu dia digrebek polisi Indonesia di kamar hotelnya. Bukannya ditangkap malah dilepas (disogok??). Polisi malah bilang “good” sambil ketawa waktu lihat video2nya dia, trus nanya “cewe Jepang harganya berapa?” 🤬
Tiap bulan dia balik lagi ke sini. Dia ngerasa sedang ngasi sedekah/sumbangan ke anak2 miskin Indonesia dengan bayar prostitusi anak ini 🤬
Dia ga sendirian, banyak banget sekarang pedofil Jepang yang dateng ke sini tiap bulan. Mereka ngerasa aman, kayak lagi di jajahan sendiri. Mereka dengan bangga & terbuka pamer video creampie (ejakulasi di dalam) ke anak2 perempuan kita 😭🤬
Haloooo @DivHumas_Polri@ditjen_imigrasi@KPAI_official@kpp_pa , ambil tindakan serius dong!!
Baca utas kakaknya ini:
Ada bule (visa turis) dideportasi karena bangun 5 villa di Bali dan promosiin opening party villanya di ig lalu ketauan
Dideportasi dan diblacklist selama 6 bulan
Yes, 6 bulan
Sekarang dia udah balik dan lanjutin bangun villanya dan pengalamannya dijadiin konten reels&tiktok😅
Kenyataan bahwa abis orang pada bilang "tidak" dan dia masih bisa bilang, "MBG itu penting," adalah bukti beliau nih tuli terhadap suara masyarakat bahkan secara langsung.
Inilah tampang Andi Hakim Febriansyah & Camelia Rosa.
Suami istri pencuri Rp28 miliar dana suci umat Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Assisi Aek Nabara, Labuhanbatu, Sumut untuk umroh, bikin cafe mewah, sport center, mini zoo & gaya hidup glamour.
Padahal uang tabungan jerih payah jemaat selama 40+ tahun itu untuk gereja, sekolah anak, kesehatan & kesejahteraan.
2019: Andi Hakim, Kepala Kas BNI Aek Nabara, rayu pengurus gereja dengan “BNI Deposito Investment” bunga 8%, padahal bohong besar. Umat percaya, dana mengalir deras ke dia.
2019-2025: Rp28 miliar raib karena Andi cetak bilyet palsu, palsukan tanda tangan jemaat, alihkan ke rekening pribadi, rekening istri Camelia Rosa, & PT Chiara Keanu Chareem Sejahtera milik mereka.
Awal 2026: Jemaat minta cairkan Rp10 miliar, nihil. Bendahara Suster Natalia Situmorang shock berat, pingsan & menangis.
Feb 2026: Andi & istri kabur ke Australia
13 Maret 2026: Andi ditetapkan tersangka penggelapan & penipuan oleh Polda Sumut.
30 Maret 2026: Ditangkap di Bandara Kualanamu, Medan saat pulang dari pelarian. Polisi sita semua aset & dalami peran Camelia Rosa.
April 2026: Andi masih ditahan Polda Sumut. Penyidikan berlanjut, polisi kejar aliran dana & sita seluruh aset hasil kejahatan. Camelia Rosa masih didalami perannya.
BNI tawarkan talangan Rp7 miliar yang ditolak mentah2 oleh jemaat. Suster Natalia & umat tuntut pengembalian penuh Rp28 miliar hasil keringat 1.900 keluarga.
--
Semoga seluruh jemaat segera dapat uangnya kembali & suami istri pelaku ini dihukum berat 🙏🏾
> Lagi browsing wikipedia versi Bahasa Indonesia.
> Ada artikel soal MBG.
> Baca-baca, ketemu lagi artikel judulnya “Daftar kasus keracunan makanan massal di dunia“
> List kejadian di Indonesia paling panjang dan lengkap.
> "Oalah pantesan"
Lu bisa kerja sampe hampir mampus di Jakarta sampe pensiun tapi:
- tanah dan rumah yang lu beli bisa diambil karena sengketa lahan
- anak yang lu didik baik2 bisa terbunuh dan diframing sbgai pelaku tawuran
- proyek yang lu bantu dgn ikhlas sampe ninggalin kesempatan kerja ke luar negeri bs bikin lu masuk penjara
- semua tabungan lu bisa raib karena abis pengobatan sakit karena menghirup polusi dan kecapekkan krn macet2an di jalan kena angin malam bertahun2
Keputusan Andrie Yunus dan KontraS untuk boikot (tidak hadir) pada sidang perdana 29 April nanti bukan sekadar aksi mogok, melainkan sebuah pernyataan sikap bahwa legitimasi peradilan militer dalam kasus ini adalah NOL.