Il #Catanzaro ha vinto nettamente e meritamente sul campo ... ha perso il regolamento !!!
Tutti hanno potuto vedere ... e fa male ... tanto male ... non essere in serie A !!!
Forza @USCatanzaro1929 🥹👏
🏢 : TER di kirim senin
🛵: pak, NOC kirim aja ke saya, saya print
👨🦱 : bes, di minta HRD ikut review team PT, persentasi.
👹 : morning pak, how about Surya Lintas.
👥 : ini update ODP nya pak, plan senin ke lokasi lain pak.
Aku :
🇩🇪 Hannover 96 have not played Bundesliga football since 2019, which is too long for the club ranked 15th in terms of amount of seasons in the top flight.
However, after seven seasons away, they look like they’re making a promotion challenge. After four wins in a row, they sit fourth, just a point outside the automatic promotion places!
Beda kelas memang media yang udah pernah dibredel pemerintah sejak jaman orba. Diteror pake pala babi, dibalas dgn munculin wajah orang-orang dibaliknya. Seakan memberi pesan.. “ini wajah kami, kami ga ngumpet kaya pengecut macam lo”. Sehat-sehat @tempodotco@BocorAlusPol #KamiBersamaTempo 🫡
JIKA SUMATRA MERDEKA ‼️‼️‼️
Sumatera punya sumber daya alam super melimpah + posisi geografis strategis, kalau lepas dari Indonesia dan kelola sendiri, dalam 5–10 tahun bisa jadi negara maju macam Malaysia atau bahkan mendekati Singapura." Mari kita bedah secara realistis (data ~2024–2025).
Potensi Ekonomi & Kekuatan Keras (Hard Power)
Jika seluruh Sumatera (10 provinsi) dijadikan satu negara berdaulat, posisinya kurang lebih seperti ini:
Populasi: ~62–65 juta jiwa (2025–2026) → ranking ~23–25 dunia (lebih besar dari Myanmar, hampir seukuran Inggris + Irlandia gabung)
Luas wilayah: ~473.000 km² → lebih besar dari Thailand, Vietnam, Malaysia
GDP agregat estimasi kasar 2024–2025: ~US$ 450–800 miliar (tergantung kurs & metodologi)
Riau + Kepri saja sudah ~US$ 90–100 miliar+
Sumut ~US$ 45–50 miliar
Sumsel + Jambi + Bengkulu + Lampung + Aceh + Sumbar + Babel → sisanya
GDP per kapita rata-rata: ~US$ 7.900–.10.500
Sumber daya utama:Minyak & gas → masih besar (terutama Riau, Sumsel, Aceh)
Batu bara → salah satu cadangan terbesar dunia
Sawit → ~40–45% produksi nasional (Sumatera = raja sawit dunia)
Karet, kopi, kakao, timah, nikel (Babel), dll.
Lokasi: Selat Malaka (jalur perdagangan termahal di dunia), berhadapan langsung dengan Singapura & Malaysia
Kalau dikelola dengan baik (korupsi rendah,pajak efisien, reinvestasi ke infrastruktur & SDM), potensi upper-middle income (seperti Malaysia saat ini ~US$ 12.000–14.000 per kapita) dalam 5–10 tahun sangat mungkin.