Tidak gampang untuk membongkar isi kepala orang lain ketika otaknya sudah dijajah oleh ideologi kekerasan yang mengatasnamakan dogma agama. Bisa berjam-jam atau berhari-hari baru tumpah terkuak.
Alhamdulillah, setelah para tersangka teroris diajak bicara, biasanya secara perlahan mulai muncul kesadaran kognitifnya. Mereka akhirnya sadar bahwa agama diturunkan oleh Tuhan bukan sebagai instrumen agar manusia saling benci dan saling tebas.
Saya sering berkata kepada mereka, "kamu adalah korban dari kesalahan tafsir agama, bukan kesalahan agama."
Teroris selalu menunggangi agama dengan pemeluk terbesar di suatu negara. Mereka mengatasnamakan Buddha di Myanmar, Hindu di India, Islam di Indonesia, Evangelist di Amerika atau Katolik di Spanyol, yang kemudian melahirkan aksi-aksi dehumanisme yang tidak ada habisnya.
Semua teroris di seluruh dunia memiliki cita-cita yang sama. Mereka ingin menguasai negara agar seluruh manusia di negara tersebut bisa dihomogenkan paksa, identik seperti keyakinan mereka. Pergerakan mereka pun sama; selalu menggunakan narasi "klaim paling benar" (truth claims) baik dalam beragama maupun bernegara.
Tersangka teroris yang ditangkap di Indonesia memiliki tujuan dan pemahaman yang juga sama, bahwa orang yang berbeda keyakinan dengan dirinya (baik beda iman atau beda dalam tafsir) adalah kaum "jahiliyah" yang harus diperangi jika menolak sama. Mereka yang patuh kepada Pancasila dan NKRI adalah antek "Thoghut" yang halal darahnya.
Agama seringkali mengalami kerentanan terhadap pola kekerasan ketika ditunggangi oleh kepentingan politik terkait dengan ambisi "hegemoni demi homogenisasi" dalam suatu wilayah. Para pelakunya merasa ditugaskan Tuhan untuk memaksa dan mengintimidasi siapapun agar tidak ada yang berbeda.
Aksi radikal yang mengarah kepada brutalitas akan terus terjadi apabila masih ada saja manusia yang lalai untuk berfikir dalam rasionalitas yang sangat sederhana;
"๐๐ฑ๐ข๐ฑ๐ถ๐ฏ ๐ด๐ถ๐ฌ๐ถ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ข๐จ๐ข๐ฎ๐ข๐ฏ๐บ๐ข, ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ข ๐ฎ๐ข๐ฏ๐ถ๐ด๐ช๐ข ๐ฅ๐ช๐ค๐ช๐ฑ๐ต๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฐ๐ญ๐ฆ๐ฉ ๐๐ถ๐ฉ๐ข๐ฏ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ด๐ข๐ฎ๐ข."
โSeperangkat alat sholat tidak akan membuatmu bahagia jika yang memberi tidak sholat, dan yang diberi tidak sholat.
Karena sholat adalah bukan cuman tiang, tapi dia menjadi pondasi awal tegaknya kebahagiaan rumah tangga.โ
- Ustadz Shumar bin Darwis ุญูุธู ุงููู
Beredar kabar yang menyebut Alshad Ahmad telah menghamili sang mantan. Begitu juga beredar video lawas Alshad yang menyebut seks sebelum menikah itu penting. https://t.co/bDRqrVBLkm
@febrierl Cara menghapus NSFP pada aplikasi e-Faktur Desktop yaitu dengan masuk ke menu referensi > referensi nomor faktur > pilih range nomor faktur yang akan dihapus > hapus range nomor faktur > silakan Kakak pilih "Yes".
(3/3)
Tks*Tnti
@febrierl Pagi, Kak.
Jika yang dimaksud terkait NSFP yang sisa di Tahun 2022,
1. Berdasarkan PER-03/PJ/2022 sttd PER-11/PJ/2022, pengembalian NSFP yang tidak digunakan saat ini sudah tidak diatur lagi. Sehingga, untuk sisa NSFP tahun 2022 tidak perlu dikembalikan ke KPP ya, Kak.
(1/3)