Ferry Irwandi ini emang luar biasa pemikirannya... komprehensif dan solutif...
Sejak menginjakkan kaki di Bumi Sumatera bisa dibilang Ferry mengerjakan pekerjaan :
• Menteri Sosial
Menyalurkan bantuan makanan ke 3 provinsi : Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara... termasuk untuk daerah-daerah yang hanya bisa dijangkau dengan helikopter atau perahu motor...
• Menteri Pertanian
Membantu para petani di Aceh yang sedang panen cabai, kopi, bawang; dsb tapi terhambat usahanya untuk pemasaran akibat terputusnya jalur darat...
• Menteri Perdagangan
Menjalin kerja sama dengan Rumah Tani untuk menampung dan memasarkan hasil panen para petani di Aceh...
• Menteri Pekerjaan Umum
Membantu pengadaan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan korban bencana, seperti lampu portabel, genset, panel surya; dsb...
• Menteri Komdigi
Membantu warga di daerah terdampak bencana agar bisa berkomunikasi dengan sanak saudara di daerah lain lewat fasilitas Starlink gratis...
• Menteri Kesehatan
Bekerja sama dengan ILUNI FKUI agar pelayanan kesehatan dapat dilakukan bagi warga Aceh, termasuk distribusi alat kesehatan (alkes) dan obat-obatan...
Sehat selalu, bung...! 😃
Jujur gw iri sama org2 yg jd relawan di Sumatera, krn itu berarti mrk punya cukup waktu, energi, biaya, dan terutama keihklasan untuk bekerja tanpa berharap imbalan.
Bahkan seorang presiden, atau konglo dgn aset triliunan sekalipun blum tentu punya semua itu.
That's freedom.
Kurang dari 24 jam, Lembaga-lembaga PBB langsung merespon surat resmi Pemerintah Aceh terkait permohonan bantuan pascabencana Sumatra.
Dua lembaga PBB, United Nations Development Programme (UNDP) dan United Nations Children's Fund (UNICEF) mengatakan sudah menerima surat resmi dari Pemerintah Aceh terkait permintaan bantuan penanganan pascabencana yang meluluhlantakkan sejumlah wilayah di Aceh.
Kepala Perwakilan UNDP Indonesia Sara Ferrer Olivella membenarkan surat itu masuk pada Minggu (14/12). Sara mengatakan, saat ini mereka sedang menganalisis bentuk dukungan terbaik yang akan diberikan kepada wilayah Aceh yang terdampak.
"Saat ini, UNDP sedang mengkaji bentuk dukungan terbaik yang dapat diberikan kepada para national responders atau tim penanggulangan bencana serta masyarakat terdampak, sejalan dengan mandat kami dalam pemulihan dini (early recovery)," kata Sara Ferrer dalam keterangan tertulisnya.
Selain lembaga PBB UNDP dan UNICEF, Secara khusus Pemerintah Aceh juga secara resmi telah menyampaikan permintaan keterlibatan beberapa lembaga internasional atas pertimbangan pengalaman bencana tsunami 2004, seperti IOM, dan USAID.
"UNICEF telah menerima surat dari Pemerintah Provinsi Aceh dan saat ini sedang menelaah bidang-bidang dukungan yang diminta, melalui koordinasi dengan otoritas terkait, untuk mengidentifikasi kebutuhan prioritas di mana UNICEF dapat berkontribusi dalam upaya penanganan yang dipimpin oleh pemerintah," kata Kantor Perwakilan PBB di Indonesia Senin kemarin.
"Tim UNICEF di Kantor Lapangan Aceh telah berada di lapangan dan diperkuat dengan tambahan keahlian teknis, khususnya di bidang yang berkaitan dengan kesejahteraan anak," sambung Kantor Perwakilan PBB dalam keterangan resminya.