jika Tuhan tidak bisa membuat saya menjadi KURUS, maka buatlah Teman² saya menjadi GENDUT. Love what you do and do what you love~ #CIKINCREW#CreativeDivision
The wait is officially OveR. Ragnar Oratmangoen is here! 🎯🔥
Selamat datang di #PERSIB, Ragnar Oratmangoen!
#SumangetAnyar untuk membawa trofi kembali ke Bandung.
Berjuanglah dengan hati, karena di belakangmu ada jutaan Bobotoh yang selalu mendukung!
Let's make Bandung ROAR again, RAGNAR! 🔵
Hmmm,
Sebenernya daging kurban itu bisa2 aja dijadiin steak, cuman yaa hasilnya bakal mengecewakan banget..
Sapi kurban itu biasanya sapi lokal yg hidupnya aktif, banyak gerak, otot2nya terlatih.
Beda jauh ama sapi Wagyu atau Angus yang hidupnya slow living, dikontrol makannya, dan emg dibikin khusus biar dagingnya lembut. Sapi yag banyak gerak itu ototnya dense, jadi pas dimasak singkat kayak steak, dagingnya susah lunak.
Terus soal potongan.
Steak itu minta bagian spesifik, tenderloin, ribeye, sirloin, bagian yng emang jarang dipakai gerak sama si sapi. Waktu kurban, daging dibagi merata ke semua orang jadi kamu dapet campuran dari berbagai bagian tubuh, dan kebanyakan bukan bagian premium buat steak.
Masalah berikutnya adalah aging.
Steak di restoran itu dagingnya disimpen dulu berhari2 di suhu tertentu spy serat ototnya pelan2 breakdown dan jadi empuk. Daging kurban langsung dibagiin fresh, nggak ada proses itu, jadi struktur seratnya masih kaku.
Terakhir soal lemak.
Yag bikin steak juicy itu marbling, lemak halus yg nyebar di dalam daging. Sapi lokal kurban itu lean, lemaknya dikit, jadi kalau dimasak cepat hasilnya kering dan keras.
Makanya daging kurban itu jauh lebih happy kalau dimasak lama, rendang, semur, gulai.
Semoga terjawab.
"𝑩𝒖𝒂𝒕 (𝒉𝒂𝒎𝒑𝒊𝒓 𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂) 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝑩𝒂𝒏𝒅𝒖𝒏𝒈, 𝑷𝒆𝒓𝒔𝒊𝒃 𝒊𝒕𝒖 𝒉𝒂𝒓𝒈𝒂 𝒅𝒊𝒓𝒊 𝑩𝒂𝒏𝒅𝒖𝒏𝒈, 𝒔𝒊𝒎𝒃𝒐𝒍 𝒑𝒆𝒓𝒋𝒖𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏, 𝒃𝒂𝒉𝒌𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒎𝒐𝒓𝒊 𝒎𝒂𝒔𝒂 𝒌𝒆𝒄𝒊𝒍."
Lebih dari sekedar club.
Tentang bagaimana deru laju kota ini seakan berhenti pada saat Persib bermain, di setiap sudut kota Bandung, dari level pedagang kaki lima, UMKM lokal menengah, hingga mall-mall kelas atas.
Tentang bagaimana semua elemen berbaur di dalam naungan satu nama: bobotoh, dan berinteraksi seakan selama ini mereka adalah satu keluarga yang terpisah oleh kehidupannya masing-masing.
Tentang bagaimana perantau luar kota hingga luar negeri nan jauh di sana, rela mengeluarkan uang sejumlah tak sederhana, hanya untuk datang ke kota ini, menyaksikan Persib meraih gelar juara.
Tentang bagaimana keikhlasan orang-orang yang mau berbagi atas rasa syukur mereka karena klub yang mereka sayangi sejak kecil itu berjaya.
Sukar menemukan kultur yang mendalam seperti ini. Bahkan saat Persib tak bermain pun, lingkup pembicaraan warga masih tetap bersinggungan dengan Persib.
Memahami Bandung, Persib, dan masyarakatnya itu tidak sesederhana dicerna logika. Melibatkan empati dan rasa. Romansa yang tersaji ini tidak terbentuk hanya dalam satu malam, ini cinta yang dipupuk sejak lahir, dibesarkan sedemikian rupa, lalu diwariskan dengan rasa bangga. Organik, tanpa dibuat-buat khayal belaka.
Hatur nuhun untuk tiga tahun yang luar biasa, Coach!
Terima kasih untuk setiap kenangan, setiap perjuangan, dan setiap kebanggaan yang telah diberikan untuk Bandung dan Bobotoh.
You will always be part of our story. Bojan Hodak 🇭🇷💙
#WeArePERSIB
Definisi sombong sesuai kemampuan, pamer sesuai kenyataan, show-off pada tempatnya. Juara mah bebas...!
Enggak dimungkiri, Persib adalah tim terbaik di Indonesia saat ini. Setuju?
📸 @persib