Lo transfer uang ke nomor yang salah. Rp5 juta. Langsung panik. Hubungi bank. Bank bilang: "Maaf Pak, kami tidak bisa tarik paksa dana dari rekening penerima." Lo lemas. Padahal ada prosedur resmi yang hampir nggak ada yang kasih tau nasabah untuk situasi ini. Dan prosedur itu bisa selamatkan uang lo.
Yang pertama harus lo lakuin dalam 30 menit pertama: Hubungi call center bank lo segera. Minta pemblokiran rekening tujuan atas dasar salah transfer. Bank punya kewenangan untuk memblokir rekening penerima sementara sambil proses investigasi berjalan. Tapi ini hanya bisa dilakukan kalau lo lapor cepat. Makin lama lo tunggu, makin besar kemungkinan uangnya udah dipindah oleh penerima.
Yang jarang diketahui: ada dasar hukumnya. Salah transfer itu bukan kehilangan uang yang harus lo ikhlasin. Dasar hukumnya: KUH Perdata pasal 1359 tentang pembayaran yang tidak diwajibkan. Uang yang masuk ke rekening orang lain karena salah transfer itu bukan hak penerima. Penerima yang tidak mengembalikan uang salah transfer itu bisa dijerat pasal 85 UU Nomor 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana. Ancaman pidana: penjara maksimal 5 tahun atau denda maksimal Rp5 miliar.
Prosedur resmi yang bisa lo lakukan: Pertama: lapor ke bank lo dengan membawa bukti transfer. Minta surat konfirmasi salah transfer dari bank. Kedua: bank lo akan menghubungi bank penerima untuk koordinasi pemblokiran dan pengembalian dana. Ketiga: kalau penerima kooperatif, dana dikembalikan dalam 14 hari kerja. Keempat: kalau penerima tidak kooperatif, lo bisa lapor ke polisi dengan membawa surat konfirmasi dari bank sebagai bukti.
Yang perlu lo siapin sebagai bukti: Screenshot bukti transfer dengan nominal, waktu, dan nomor rekening tujuan. Mutasi rekening yang menunjukkan debet dari rekening lo. KTP lo sebagai pelapor. Semakin lengkap dokumen lo, semakin cepat proses penyelesaiannya. Jangan tunggu sampai besok. Kumpulkan semua bukti hari itu juga.
Yang juga jarang diketahui: transfer ke nomor yang salah lewat mobile banking itu ada perlindungannya. Bank Indonesia punya regulasi yang mewajibkan bank untuk membantu nasabah dalam kasus salah transfer. PBI Nomor 23/6/PBI/2021 tentang Penyedia Jasa Pembayaran itu mengatur kewajiban penyedia layanan untuk membantu penyelesaian transaksi yang bermasalah. Lo berhak minta bank untuk aktif membantu, bukan cuma bilang "kami tidak bisa."
Kalau transfer lo ke rekening penipu bukan salah transfer: Prosedurnya berbeda tapi tetap ada harapan. Lapor ke polisi dulu untuk dapat nomor laporan polisi. Lapor ke BPKN (Badan Perlindungan Konsumen Nasional) lewat https://t.co/4saBP7SuDE. Lapor ke OJK lewat https://t.co/ji2apoJgV0. Lapor ke Kominfo untuk pemblokiran nomor rekening penipu lewat https://t.co/3c6Qe1zI2k.
https://t.co/M0UxgLuJEH itu tools penting yang hampir nggak ada yang tau. Website resmi Kominfo: https://t.co/3c6Qe1zI2k. Lo bisa cek apakah nomor rekening yang mau lo transfer sudah pernah dilaporkan sebagai rekening penipu. Dan lo bisa laporkan rekening penipu di sana. Sebelum transfer ke rekening siapapun yang baru lo kenal, cek dulu di sana. 5 detik. Bisa selamatkan jutaan rupiah.
Modus salah transfer yang perlu lo waspadai: Ada modus di mana seseorang sengaja transfer ke rekening lo lalu minta dikembalikan ke nomor yang berbeda dengan dalih "itu nomor rekening saya yang baru." Jangan kembalikan ke nomor yang berbeda. Kembalikan hanya ke nomor rekening asal yang transfer ke lo. Modus ini sering dipakai untuk money laundering. Dan lo yang bisa tersangkut masalah hukum.
Kalau lo jadi penerima transfer yang salah dan nggak mau masalah: Jangan gunakan uangnya. Sama sekali. Hubungi bank lo dan beritahu bahwa ada dana masuk yang bukan hak lo. Minta bank untuk memfasilitasi pengembalian ke pemilik aslinya. Menggunakan uang salah transfer yang lo tau bukan hak lo itu bisa dijerat hukum yang sama dengan pencurian.
Satu hal yang paling penting dari semua ini: Simpan semua bukti transaksi digital lo. Bukan cuma screenshot yang bisa hilang kalau HP rusak. Bukti transfer itu dokumen yang lo butuhkan kalau ada sengketa finansial. Dan sengketa finansial itu nggak ada yang ngasih peringatan kapan datengnya.
cc : solusinyata_
Ungkapan rasis dari ibu penjahit di bali menimbulkan berbagai ragam reaksi, salah satunya dari pemuda jawa yg tinggal di bali ini. Mohon stop pikiran rasisnya yah bu dan ditunggu permintaan maafnya karena gara2 ibu bisa mengakibatkan gejolak yg lebih besar 🙏 Plis Stop Rasisme🙏🙏🙏
Kalo di lihat dari video ini, kayaknya mbak yg menjahitkan baju itu gak ada kata2 kasarnya, kalau kecewa iya. Karena si ibu ini tidak sesuai janji dalam mengerjakan pesanannya.
Justru si ibu ini marah2, ngomel2, bawa2 suku bahkan menghina suku tersebut. Mana ada kata2 ngancam mau membunbun pula.
Ibu ini menurut ku sih udah rasis banget dan itu sangat di sesalkan.
#Bagongiyah
Semoga bisa jadi obat Manteman yg merasa banyak masalah dan derita.
Sedikit saja mencicip neraka, maka semua nikmat di dunia sebesar apa pun TIDAK ADA ARTINYA SAMA SEKALI
Sedikit saja merasakan surga, maka semua penderitaan di dunia TIDAK ADA ARTINYA SAMA SEKALI
Breaking | At least 3 Palestinians were killed, and multiple others injured, in an Israeli drone strike that targeted a group of civilians in Al-Nusierat refugee camp, central Gaza Strip.
This is what Elon Musk doesn't want you to see on this platform. This’s what your media won’t report.
The screams of Palestinians in Gaza being burnt alive by Israel.
Banyak orang ngira pas jual HP second, asal udah di-Factory Reset berarti data udah aman. Ini SALAH BESAR. Data lo yang udah di-delete itu sebenernya cuma 'disembunyiin' sama sistem, dan bisa di-restore pakai software recovery gratisan di PC. Gue tes beli HP second random, dan tebak? Gue bisa dapet foto KTP, mobile banking log, sampe foto pribadi pemilik sebelumnya cuma modal 15 menit. Serem banget. Gini caranya biar data lo gak bocor pas jual HP:
1. Enkripsi Storage Lo Manual Sebelum lo apa-apain, mastiin storage HP lo udah terenkripsi. Di Android, cek ke Settings > Security > Advanced > Encryption & credentials. Kalau iPhone, ini otomatis aktif kalau lo pakai FaceID/Passcode. Enkripsi ini bikin data yang ke-delete gak bakal bisa dibaca sama software recovery karena bentuknya jadi kode acak yang super ruwet.
2. Sign Out Semua Akun (Jangan Langsung Reset) Banyak yang langsung klik factory reset tanpa log out akun. Ini fatal. Cabut dulu akun Google, Apple ID, Samsung Account, dll secara manual via Settings > Accounts. Kalau gak, fitur Factory Reset Protection (FRP) bakal ngunci HP itu di pemilik baru, dan data cloud lo kadang masih nyangkut di cache lokal perangkat.
3. Putuskan Tautan WhatsApp & Sosmed Jangan cuma uninstall app-nya. Buka WhatsApp di HP lain atau web, masuk ke Settings > Linked Devices, lalu Log Out dari HP yang mau lo jual. Lakuin hal yang sama buat Instagram dan m-Banking lewat fitur "Hapus Perangkat Tautan" di aplikasi bank lo biar gak bisa di-cloning.
4. Lakukan Factory Reset Tahap Pertama Sekarang baru lo jalanin reset bawaan pabrik. Masuk ke Settings > General Management / System > Reset > Erase All Data (Factory Reset). Tunggu sampe prosesnya selesai dan HP lo reboot ke halaman setup awal kayak pas 8pertama kali beli.
5. Teknik "Dummy Data Override" Ini trik paling krusial. Setelah di-reset, masuk ke HP itu tanpa login akun apa pun. Buka kamera, set ke resolusi paling tinggi (4K kalau ada), lalu rekam video lantai atau tembok sampe storage HP lo bener-bener PENUH. Tujuannya buat menimbun sisa-sisa data asli lo yang udah ke-delete pakai data sampah (dummy data).
6. Lakukan Factory Reset Kedua Setelah storagenya penuh sama video sampah tadi, lakuin Factory Reset sekali lagi. Dengan cara ini, kalau ada orang iseng nyoba pakai software recovery, yang bakal berhasil mereka selematkan cuma video tembok berdurasi berjam-jam tadi, bukan foto KTP atau chat pribadi lo.
7. Cabut SIM Card & MicroSD (Cek Slotnya!) Ini receh tapi sering kelupaan karena saking fokusnya sama internal storage. Mastiin lo udah tusuk sim ejector dan keluarin SIM card plus MicroSD lo. Jangan pernah jual HP bundling sama MicroSD bekas lo, mending MicroSD-nya lo simpen atau lo hancurin sekalian kalau udah gak dipakai.
cc : denbaguserma
Renungan subuh :
Ini yang dicari dari dulu. Makna lengkap dari yang sering didengar terutama sebelum adzan Subuh.
Maa Syaa ALLAAH....
Jadi merinding dengarnya ...
Semoga setelah melihat dan menyimak video tsb, semua sobat TL yg muslim mendapatkan pencerahan ...