Pimpinan @KPU_ID yth, sepertinya masih banyak rakyat yg sampai saat ini blm dapat undangan. Istri dan anak saya saja yg di Kota blm dapat.
Apakah dg menunjukkan KTP dan bukti sdh terdaftar di website KPU, pemilih sdh bisa memilih ?
Jangan ciptakan celah "keributan" di TPS.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyarankan supaya pemerintah untuk memperhatikan dengan baik kritik yang disampaikan melalui film Dirty Vote mengenai kecurangan Pemilu 2024.
#TempoHeadliner
Dari mana asal-usul keyakinan kubu @prabowo dan @gibran_tweet bahwa mereka akan menang 1 putaran?
Kami merangkum MENIT-MENIT penting dalam film Dirty Vote karya @Dandhy_Laksono
THREAD RINGKASAN FILM DIRTY VOTE
SIAPAKAH CONNIE RAHAKUNDINI SANG PETUALANG, BROKER ALUTSISTA, SEKS DAN PERCERAIAN
(Bag 1)
---------------------------------------------------
By : Budi Saks
Sebelumnya disclaimer dulu bila nama Bakrie dibelakangnya itu tak ada hubungannya dengan keluarga Bakri konglomerat pribumi yang bergerak dalam grup Bakrie & brother tapi berasal dari nama bapaknya Arbi Bakrie.
Wanita berambut cepat bersuara bariton ini mulai dikenal publik sebagai pengamat militer dan pertahanan semenjak kerap diundang kelayar kaca oleh jaringan media milik Surya Paloh dan diendorse oleh beberapa jaringan internasional memberikan pendapat dan masukan mengenai pertahanan dan keamanan kebeberapa lembaga nasional termasuk yang paling vital diantaranya adalah Lemhanas.
Posisinya sebagai istri panglima Kodam Jaya saat reformasi 98 letjen Jaja Suparman yang kemudian menjabat Pangkostrad adalah privilege utama yang membuat karirnya begitu cepat terangkat dibanding senior seniornya dibidang pertahanan yang secara kapasitas dan akademik lebih berkualitas sebetulnya seperti misalnya sebut saja Hendrajit, jend.Arief Pranoto atau beberapa nama lainnya yang jarang diangkat media.
Beberapa crew dan awak senior redaksi MetroTV masih sering bercerita betapa kesalnya mereka sering dapat tugas tambahan diluar jam kerja sekedar demi melatih dan memoles ibu satu ini agar dapat tampil seperti presenter profesional dihadapan publik atas perintah boss mereka diMetroTV karena yang meminta pun tak main main...Pangkostrad sendiri yang membawanya kestudio mereka di Kedoya Jakarta Barat.
Dari jaringan media milik Tomy Winata dan James Riyadi yang dikomandani Surya Paloh itulah nama Connie mulai berkibar dilayar kaca ditambah jabatannya di Nasdem sebagai anggota dewan penasihat membuat posisinya makin mantab.
Disini lembaga lembaga asing mulai melihat potensi Connie untuk menjadi agen dalam bagi kepentingan mereka di Indonesia dan untuk selubungnya dibungkuslah peran Connie ini dalam lembaga lembaga tersebut dengan jabatan sebagai pemateri diantaranya lembaga ketahanan asia pasifik di Amerika dan Israel, Institute of National Security Studies (INSS) Tel Aviv.
Rupanya peran hubungan internasional ini dimanfaatkan juga oleh Connie sebagai broker alutsista terutama alutsista produksi Rusia yang sedang "digandrungi" paska reformasi sebagai "kiblat baru" pengadaan alutsista kita setelah sepanjang era Soeharto Indonesia dipenuhi persenjataan produksi Amerika.
Yang terkenal adalah pengadaan Sukhoi dimana nilai mark up nya bisa diatas 100% dari harga pasaran USD 3 juta namun dianggarkan sampai USD 6.5 juta atau pengadaan heli MI 17 tahun 2006 dulu itu untuk korps Penerbad yang akhirnya membawa letjen Jaja Suparman masuk dalam pengadilan militer dan dipenjara atas tuduhan korupsi dan mark up.
Kondisi itu juga diduga penyebab utama dari perceraian Connie dan Jaja Suparman.
Namun harus diakui peran Connie sebagai wanita yang luwes dalam pergaulan internasional termasuk faktor penting dalam permainan pengadaan alutsista ditubuh TNI dan ia menikmati masa kejayaannya pada era Menhan Wiranto, Ryamizard Ryacudu, Purnomo Yusgiantoro dijaman presiden Habibie hingga Jokowi periode pertama.
Nasibnya beralih 180° ketika Jokowi periode kedua (2019-2024) memasukan Prabowo Subianto kekabinet sebagai menteri pertahanan menggantikan Ryamizard dimana Prabowo langsung meng CUT semua aturan dan skema lama yang merugikan negara dan peran broker alutsista ditiadakan dengan sistem pengadaan alutsista G to G bukan dengan sistem kapitalis B to B seperti yang terjadi selama ini sehingga matilah peran broker broker pemakan uang rakyat seperti Connie dan antek anteknya dimedia dan pemerintahan selama ini.
Disinilah peneliti dan ekonom senior Dr.Rizal Ramli melalui risetnya menemukan Prabowo Subianto telah menyelamatkan 51 Trilyun uang negara di hanya dalam satu kuartal saja kinerjanya di kemenhan yang sebetulnya bila beliau mau minta komisi 5% saja bisa dapat 2.5 trilyun
Saya tahu kalian sibuk dan sulit mencari waktu nonton film #Dirtyvote yang durasinya dua jam itu.
Berhubung sedang lumayan senggang dan sedang lumayan niat, plus baru langganan X berbayar, saya mau merangkum poin-poin Dirty Vote dalam bentuk teks.
Retweetnya boleh kaka biar tambah semangat
Kenapa penting buat Prabowo-Gibran menang satu putaran? (5.30-9.33)
- Prabowo-Gibran memimpin semua survei tapi angkanya belum cukup untuk menang 1 putaran
- Pemilu 2 putaran = peluang Prabowo-Gibran kalah lebih besar daripada 1 putaran
- Contohnya Pilgub Jakarta. Putaran pertama ada tiga paslon, tersaring jadi Anies vs Ahok. Anies kalah di putaran pertama tapi menang di putaran kedua
Apa saja syarat menang satu putaran? (9.33-16.22)
- Syarat satu putaran: (pertama) harus memenangkan > 50% pemilih alias lebih dari 102 juta suara. (kedua) menang di 20 dari 38 provinsi. (ketiga) Di 20 provinsi yang menang, perolehan suaranya harus >20%.
- Selain sebaran suara, sebaran wilayah juga penting untuk pemenangan. Untuk menang satu putaran, tidak bisa hanya fokus di wilayah-wilayah padat pemilih.
- Contoh, Jawa pemilihnya ada 115 juta, tapi provinsinya hanya 6. Memenangkan seluruh pemilih di Jawa belum tentu bisa lolos satu putaran karena tetap harus ngejar kemenangan di 14 provinsi lain.
- Survei terkini (CSIS) Prabowo-Gibran hanya unggul sepertiga dari total 10 provinsi yang ada di Sumatera.
Ke wilayah mana lagi bisa mendapat kemenangan provinsi?
- Prabowo-Gibran bisa memperbesar kemungkinan di Papua yang kini punya 6 provinsi.
- Di Papua, sejak provinsinya cuma dua, Jokowi selalu unggul besar. Bahkan di Pilpres terakhir, 99% pemilih di Provinsi Papua mencoblos Jokowi-Maaruf.
- Bukan kebetulan Jenderal Purn. Tito Karnavian sedang jadi Kapolda ketika Jokowi menang besar. Sekarang Tito sedang menjabat mendagri.
Sample, Survey, Poll, dan Quick Count
==========
(1) Sample
Berapa besar sampling yg diperlukan untuk bisa dikatakan sudah mewakili populasi?
Secara matematis, populasi 20rb dgn populasi 200jt, sample sizenya tidak berbeda jauh.
Sample bukan persentasi linear dari besaran populasi.
https://t.co/0B2E408e6Y
Untuk 3% Margin of Error, dan confidence level 95%, minimum sample yg dibutuhkan 1014 dan maksimum 1068.
Untuk 1% Margin of Error, dan confidence level 99%, minimum sample yg dibutuhkan 9068 dan maksimum 16587.
Pengambilan sample melebihi maksimum size, secara matematis dianggap mubazir, karena tidak akan mengubah hasil.
Contoh👇
Populasi 20rb Populasi 200jt
*INILAH ORANG YANG BAYARIN SEWANYA JIS @ 2 MILYAR , ORANG yg enggak pakai kacamata hitam pake uang pribadi, dan Dia sudah 300 ustad di jakarta sudah di umrohkan gratis*
@DarsAlexandra1 @titteril Pendidikan gratis bisa mencerdaskan bangsa, namun dg makan siang gratis ataupun internet gratis akan menjadikan anak bangsa bermental lemah.
Relawan keturunan Tionghoa, Pemuda Tionghoa Amin (PETA) turut hadir mendukung pasangan Capres-Cawapres Anies Baswedan (@aniesbaswedan) - Muhaimin Iskandar (@cakimiNOW) (AMIN) di acara Kampanye Akbar, Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu (10/2). Salah satu relawan bernama Darius mengatakan, PETA membawa gerakan perubahan dengan tagline Minoritas No More, Indonesia Bersatu Forever!
#Relawan #Tionghoa #PETA #ber1beraniberubah #AniesBaswedan #MuhaiminIskandar #kumpulakbar #AMIN
kalo bukan karena kebrutalan lurah wakanda, gue dgn senang & tenang hati mendukung 01 dalam diam. tetap dengan rutinitas sehari2, fokus pada pekerjaan, keluarga, sahabat & kerabat.
tapi ternyata, beberapa bulan ini, ada yang lebih penting. melawan rezim & menggaungkan perubahan.
ᴼᵖⁱⁿⁱ :
𝗣𝗿𝗮𝗯𝗼𝘄𝗼 𝗔𝘀𝘂𝗿𝗮𝗻𝘀𝗶 𝗞𝗲𝘀𝗲𝗹𝗮𝗺𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗝𝗼𝗸𝗼𝘄𝗶.
Bisa jadi Prabowo adalah Premi yang harus dibayar Jokowi untuk jaminan keselamatan diri dan keluarganya pasca lengser dari jabatan Presiden.
Jokowi bukan tidak tau bahwa simpul-simpul kekuatannya akan dipereteli jika Prabowo berhasil jadi Presiden. Bahwa jenderal-jenderalnya akan diganti dan sirkelnya akan diamputasi ia sadari betul itu akan dilakukan Prabowo.
Tapi bagi Jokowi apa boleh buat, itu satu-satunya jalan yang tersedia untuk bisa melintasi fase suksesi dengan spekulasi paling aman resiko menurut kalkulasi politiknya.
Jokowi tak bisa bergantung lagi pada PDIP sebagai sekoci suksesinya lantaran merasa dosa-dosanya terhadap PDIP tak termaafkan. Bukan hanya merestui Gibran dan Kaesang menjauh dari PDIP dan berlabuh ke partai politik lain, tapi juga membiarkan anggota keluarga Megawati ikut dijadikan sandera dalam pusaran kasus BTS.
Jokowi juga terlanjur banyak menyandera para elite partai politik lain dan meletakan semua kartu truf dalam satu Kotak Pandora yang kini mungkin saja telah diberikan pada Prabowo dan dijadikan sebagai pusaka untuk menggalang dukungan Pilpres.
Dengan kondisi demikian, maka lewat cara apapun Kemenangan Prabowo harus ditunaikan. Menempatkan Gibran sebagai pasangan Prabowo semacam “obligasi” komitmen keseriusan Jokowi kepada Prabowo yang laku di jual Prabowo untuk membeli dukungan berbagai pihak, termasuk bandar politik di lingkaran oligarki.
Gunjingan banyak orang bahwa Gibran akan menggantikan Prabowo sengaja dibiarkan menjadi polemik yg berkembang diranah publik, karena bagi Jokowi itu bukan lagi menjadi obsesi politik.
Andaipun kelak tertulis dalam garis tangannya Gibran menggantikan Prabowo sebagai Presiden, maka bagi Jokowi dan keluarganya itu hanya sebatas keberuntungan, nasib dan takdir baik yg tak perlu dipastikan, tapi cukup dicermati dan diambil peluangnya jika terbuka kesempatannya.
Pada awalnya Jokowi mungkin saja terobsesi untuk membangun Dinasti Kekuasaan, namun timbunan persoalan yang semakin menggunung (termasuk urusan “Ijazah” yang semakin berbuntut panjang), membuat suasana kebatinan politik Jokowi mengubah arah akhir perjalanan politiknya.
Sekarang tujuannya tidak lebih tidak kurang hanya satu, mempersiapkan kondisi pasca lengsernya dengan selamat, agar mimpi buruk yang menghantui setiap tidur malamnya tidak benar-benar terjadi.