Sebuah perusahaan bernama Burger Motorsports menghentikan kegiatan operasional dan meliburkan seluruh karyawannya di hari peluncuran GTA VI tanggal 19 November nanti 😭
Perusahaan menilai hari tersebut sebagai “acara budaya yang belum pernah terjadi sebelumnya”.
Pre-orders for Grand Theft Auto VI will officially begin on June 25 on digital storefronts and at other select retailers.
Check out the official cover art, also available as downloadable artwork at https://t.co/XPwC8URCQ4
Siapapun kamu, di mana pun, dan berapapun usia kamu
Kalau kamu lihat tweet ini, jangan ngerasa bersalah kalo punya hobby main game. Orang bilang itu ga bermanfaat kek, biarin aja
Selama tetap bertanggung jawab sama real life kamu, gapapa banget. It's just a hobby, afterall ☺️
Siapapun kalian, dimana pun, dan berapa pun usia kalian
Kalo kalian lihat tweet ini, semoga kita semua bisa kembali merasakan “joy of playing something" baik itu di PS, PC, atau mobile, diluar kesibukan sehari2
Semoga tetap bisa merasa senang dengan apapun game yg kita mainkan~
Giacomo Bonaventuran resmi pensiun di usia 36 tahun setelah tanpa klub selama 8 bulan terakhir.
Bonaventura adalah salah satu cerita paling manis dan bikin hati hangat di era Milan yang lumayan gelap pasca Scudetto tahun 2011.
Agennya, Giocondo Martorelli mengatakan bahwa Jack, sapaan akrab Bonaventura, menangis saat menandatangani kontrak untuk Milan pada tahun 2014 silam.
Seorang anak kecil dari San Severino Marche yang bermimpi bisa bermain di San Siro itu, akhirnya bisa mewujudkan mimpi masa kecilnya, berseragam merah-hitam Rossoneri.
Debutnya bersama Milan langsung bikin gol saat Milan menang dramatis dengan skor akhir 4-5 lawan Parma di Serie A.
Musim pertamanya, Jack berhasil catatkan 7 gol dan 5 assist di semua kompetisi. Yang paling memorable mungkin saat pertandingan Supercoppa 2016 lawan Juventus di Doha. Jack berhasil mencetak gol penyama kedudukan, dan berhasil membawa Milan juara lewat adu penalti, trofi satu-satunya di banter era.
Namun ceritanya di Milan tak selalu mulus. Cedera seringkali membuatnya absen lama, tapi bangkit lagi dengan semangat yang sama, meski pada akhirnya cedera lututnya benar-benar memupus mimpinya untuk berseragam Milan lebih lama.
Secara keseluruhan, ia tampil sebanyak 184 kali bersama Milan. Berhasil mencetak 35 gol dan 30 assist, statistik yang luar biasa buat seorang gelandang yang sering absen karena cedera.
Sampai akhirnya di musim 2019/20, kontraknya yang habis di tengah pandemi, tak diperpanjang oleh manajemen Milan.
Meski tak diperpanjang, ia tak menyimpan dendam. "Saya tidak kecewa. Saya sudah tahu sejak 1 Januari bahwa Saya tidak akan bertahan (di Milan). Saya mencoba menyelesaikan musim dengan cara terbaik."
Laga terakhirnya di San Siro cukup menggetirkan meski Milan menang 3-0 lawan Cagliari. Masuk sebagai pemain pengganti, ia hanya bermain beberapa menit saja. Saat peluit akhir berbunyi, Jack berlutut sendirian di lapangan cukup lama sambil meneteskan air mata.
“Aku tahu ini terakhir, aku tidak mau meninggalkan San Siro. Aku ingin laga itu tidak pernah berakhir.” ucapnya seusai pertandingan.
Tidak ada sambutan megah dan tidak ada banner perpisahan dari Milanisti karena tribun memang dikosongkan karena COVID.
Jack mungkin bukan bintang top seperti halnya Maldini atau Kaká, tapi dia adalah wujud ketulusan di tengah masa suram.
"Saya ingin menyendiri di sana sejenak. Setelah bertahun-tahun di San Siro, itu adalah momen ketika Saya merasa bersyukur atas apa yang telah berhasil Saya lakukan di sana." Bonaventura terkait pertandingan terakhirnya bersama Milan.
Terima kasih Jack, atas enam tahun penuh emosi dan cinta. Selamat pensiun, San Siro selamanya punya tempat spesial untukmu. Selalu.