Kesalahan yang dilakukan bersama-sama adalah sebuah kebenaran.
Pantasan ormas itu sudah mulai ngawur, ternyata akar rumputnya sudah di racuni dan di biarkan sesat.
Malamnya mabok, paginya bubarin gereja, siangnya bubarin pengajian ustadz beda pandangan, sorenya dangdutan.
Sulit menjelaskan kepada SDM rendah
Emang ya jika Allah sudah berkhendak, apapun bisa aja terjadi. Tentara IDF tidak mungkin melepaskan gitu aja kalau mereka liat, tapi Allah berkhendak lain.
سلين ديون تتوسل الغفران في فيديو صادم عن اكلها للبشر: "أنا آكل الأطفال لأبقى على قيد الحياة"
اعترفت سلين ديون أمام الكاميرا بشرب دماء الأطفال. هي تعرف أنها ذاهبة إلى الجحيم. وهي الآنتطلب الغفران من الجمهور.
و تمارس الضغط على الحكومة الأمريكية لتشريع الأدرينوكروم لـ"ناس مثلها".
الهند:البطل الذي وقف شامخًا لإنقاذ مسجد شاهي
وهو أقدم مسجد من العصر المغولي في جنوب آسيا. يقع في سامبال، أتر برديش. تم تأسيسه في عهد ظهير الدين بابر في ديسمبر 1526
وتسعى السلطات الهندية لهدمه بينما لايزال يتظاهر الآلاف من المسلمين حول المسجد لمنع السلطات من هذه الجريمة الشنعاء
🕊️Selamat Jalan PAHLAWAN Kesehatan ..
Para Medis ini ditelanjangi dan diperkosa oleh belasan OPM di dalam Puskesmas..
Yang lebih menyayat lagi dia hangus dibakar bersama Puskesmas , tempat dia dengan tulus mengabdikan dirinya ...
Ya Allah berikan Adzab Yg setimpal utk mereka🤲🏻🕊️
🚨 SON DAKİKA:
Netanyahu, canlı yayında:
Şöyle dedi: "İran'da sivilleri, aileleri, babaları, anneleri ve çocukları hedef aldık. Onları öldürdük."
Tüm dünyanın önünde savaş suçu işlediğini itiraf etti.
AHMAD IMANUDDIN SUMAR (ABAH)
- Terduga pelaku kekerasan seksual terhadap santriwati
- Pendiri/pengasuh Pondok Pesantren Abul Barokat Wannafahat, Lombok Tengah, NTB
Korban:
- 5 sampai 9 santriwati, usia sekitar 16–17 tahun saat kejadian.
- Bentuk KS: pelecehan, percobaan perkosaan, hubungan seksual terhadap santri usia anak.
- KS terjadi bertahun2 terhadap sejumlah santriwati.
- Dua korban dengan bukti relatif kuat sedang studi di Mesir.
Modus:
- Z: ditarik ke pangkuan, dicium, diraba.
- S: ditahan, dicoba dilepas pakaian, percobaan perkosaan, kabur.
- Ada santriwati menangis di kamar mandi, pelaku tampak terengah (kesaksian santri).
- Iming-iming keberkahan, pengobatan dosa, “amalan khusus”.
- Ajakan mandi tobat bersama.
- Kejadian banyak digambarkan di rumah pelaku, kadang saat istri tidak di rumah; ada juga versi istri ada di rumah tapi korban dibawa ke kamar.
- Relasi kuasa guru/tuan guru yang timpang (agama, budaya, feodal).
Kronologi:
- 2022: Yusron Azzahidi (santri putra) mendengar cerita Z (salah satu korban), mulai telusuri kasus, menjadi pengumpul bukti/saksi internal.
- Awal–Mei 2023: grup WA mantan santri, dokumen kronologi sekitar 7 halaman (nama & kesaksian, termasuk Z & S).
- Juni 2023: pertemuan dengan pihak NWDI (Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah, afiliasi pesantren) di Kairo, Mesir, ada janji bantuan. Dokumen kemudian bocor ke pelaku.
- Juni 2023: Pelaku telepon Yusron & Z (direkam).
- Keluarga Yusron didatangkan ke Jakarta untuk membujuknya.
- S dipanggil ke rumah pelaku, didampingi 2 polisi & pengacara NWDI, dipaksa tanda tangan pernyataan menyangkal.
- Pertengahan 2023: penyelidikan Yusron sempat terhenti karena tekanan.
- 3 Februari 2025: laporan ke Polres Lombok Tengah (S didampingi LPA/Lembaga Perlindungan Anak Mataram).
- Polisi sempat menilai bukti minim; pelapor sempat “menghilang” menurut versi polisi; proses lambat.
- 20 September 2026: investigasi BBC News Indonesia / BBC Eye (“Aib Sang Guru”) terbit.
- 22 September 2026: LPA serahkan bukti tambahan
- Orang tua ramai jemput santri, komite liburkan/pulangkan sementara (~800 santri) paling tidak sampai 24 September 2026.
- 23 September 2026: Pelaku jumpa pers di Mataram: bantah, mundur dari jabatan, ancam laporkan Yusron & BBC. Istri sempat dijadwalkan diperiksa sebagai saksi.
- 24 September 2026: rekaman dan mundurnya pelaku masih menjadi sorotan; polisi menyatakan akan memprioritaskan. Belum ada berita penetapan tersangka.
(1/3)