just finished watching “untold uk: liverpool’s miracle of istanbul” -the story behind the most intense champions league final- and now i know more and more why i love this club.
forever red! 🐦🔥 #ynwa
I have witnessed this club go from doubters to believers, and from believers to champions. It took hard work and I always did everything I could to help the club get there. Nothing makes me prouder than that.
Us crumbling to yet another defeat this season was very painful and not what our fans deserve. I want to see Liverpool go back to being the heavy metal attacking team that opponents fear and back to being a team that wins trophies. That is the football I know how to play and that is the identity that needs to be recovered and kept for good. It cannot be negotiable and everyone that joins this club should adapt to it.
Winning some games here and there is not what Liverpool should be about. All teams win games.
Liverpool will always be a club that means a great deal to me and to my family. I want to see it succeed for long after I have moved on.
As I’ve always said, qualifying to next season’s Champions League is the bare minimum and I will do everything I can to make that happen.
Laminasi atau pastikan karya anak gue gak mudah rusak atau hilang. kasih tanggal sama ttd-nya. Lo punya PS5 yang desainnya cuma satu-satunya di dunia dan yang desain anak lo. Bangga gak tuh sebagai ortu?
✅Bagi2 100 ribu kupon.
✅Setiap kupon berharga Rp 500 ribu.
✅Pos anggarannya? "Pokoknya ada."
Jika pemegang otoritas administratif tertinggi spt Sekkab dgn arogan dan enteng pakai frasa membunuh akuntabilitas kayak gini, berarti ada sinyal bahwa tertib administrasi negeri ini bisa dgn gampangnya diterabas demi kepentingan2 pragmatis.
Ngeri bener pengelolaan negara ini..
Kasih masukan berisiko masuk penjara. Lempar pertanyaan dibalas lempar molotov. Melaporkan yang tidak baik malah dilaporkan karena mencemarkan nama baik. Kritik keras berujung disiram air keras
.
Kepada siapa rakyat harus berlindung ketika negara tidak mampu melindungi?
Jangan merasa aman.
"Untung bukan saya"
"Untung bukan keluarga saya"
"Untung bukan organisasi saya"
"Untung beda haluan"
"Untung beda advokasi"
"Untung beda misi"
Karena SEMUA BISA KENA. Hari ini beliau, maka tidak ada lagi penghalang terjadinya kejahatan yang sama terhadap yang lainnya. Everyone and everything is fair game bagi mereka.
Jangan. Merasa. Aman.
Turut mendoakan kesembuhan dan kepulihan bagi Sdr. Andrie Yunus. 🤲🏼
Yang klinis dibantah, yang klenik disembah. Yang pakar diragukan, yang sensasional dipertontonkan. Orang pintar dibilang bodoh, orang bodoh merasa pintar. Ternyata, sebaik-baiknya makan bergizi gratis, negeri ini lebih membutuhkan pendidikan gratis
yang mengkhawatirkan dari penguasa yang mentolerir pelaku genosida, adalah kemungkinan penguasa itu punya visi yang sama dalam menggunakan kekerasan demi mencapai tujuan.
"335 TRILIUN buat makan siang itu setara dengan:
🎓 3,3 JUTA anak kuliah GRATIS sampai lulus S1 (kampus terkemuka yaa)
🏥 670 RUMAH SAKIT baru standar internasional (bisa bikin lapangan kerja baru)
🏫 167 RIBU sekolah rusak diperbaiki total.
👩🏫 Gaji 5,5 JUTA guru honorer jadi 5 JUTA/bulan (kesejahteraan guru meningkat).
Mens Rea Pandji Bukan Tindak Pidana: Pemerintah Harus Serius Lindungi Kebebasan Berekpresi Warga!
Nyatanya, apa yang dilakukan Pandji adalah kritik yang merupakan bagian dari kebebasan berekspresi yang dilindungi oleh UUD NRI 1945, UU HAM, ICCPR, dan berbagai perangkat hukum
secara data dia bener, tapi pendapat ini juga bisa menyesatkan kalo dipakai sebagai justifikasi kebijakan.
70% oksigen di dunia memang diproduksi oleh fitoplankton, hutan memang bukan paru-paru utama dunia.
narasi yang sering muncul sebab dari pendapat di atas adalah "kalo laut yang bikin oksigen, kenapa kita ribut soal hutan?"
nah, di titik inilah false dichotomy muncul. dipertentangkan seolah harus memilih salah satunya.
padahal ekosistem itu sepaket, gabisa cangcingcup pilih salah satu.
di bukuku, Arcana Oceanis, ada salah satu bagian di mana aku bahas gimana hubungan laut dan darat.
teman-teman, kalo hutan rusak, efek kerusakannya itu bukan hanya dirasakan darat, tapi juga sampai ke laut.
kalo hutan rusak, sedimentasi meningkat. akibatnya, terumbu karang bisa mati.
hutan rusak juga bisa menyebabkan ledakan alga yang menghasilkan racun bagi kehidupan laut serta manusia.
suhu laut yang naik juga disebabkan oleh daratan yang rusak, khususnya hutan.
jadi gabisa kita ambil salah satu, sementara lainnya kita abaikan. semua udah dalam satu harmoni, saling terhubung.
memang paling benar, ayola semua pemangku kebijakan, kita taubat ekologis.
memanglah secara ekonomi atau pertumbuhan ga secepat apa-apa yang ada di atas kertas modern, tapi para pendahulu kita, hidup dengan nyaman, mati dengan tenang, tanpa merusak apapun.