jangankan yang baru mau apply, aku kak, udah kerja remote sama company Malaysia selama 5 tahun tapi masih gak selamat dari politik indo wkwkwk
di company tempat aku kerja, semua staff indo diPHK termasuk aku. padahal kami slalu achieve KPI, masing2 dari kami udah punya penghargaan dari kantor.
alasannya bukan soal skill kami, bukan juga kesalahan kami. tau alasannya apa? HR kantorku blak2an bilang di grup “kami khawatir liat politik indonesia” 🙂
kerasa banget cari kerjaan sekarang sesusah itu, ditambah keadaan politik indonesia bikin kita makin susah buat tembus ke luar.
Banyak btw, di puskesmas juga.
ngejudge 'bpjs ya tetep antri kak, mbaknya bisa dandan tapi gamau keluar uang'
I mean, hello? Gaji gua dipotong tiap bulan????? DAN GUA JUGA JARANG PAKE SEKALINYA PAKE DIJUDESIN????
Dokter dan nakes menyuarakan gaji kalian kecil dan beban kerja berat itu pasti 100% didukung masyarakat.
Tapi yang kalian lakukan di kasus kemarin itu bukan menyuarakan, kalian memaki, menyuruh orang sakit menggores nadinya, menyuruh pasien masuk ke kamar jenazah, membodoh"kan pasien dan ketikan jahat lainnya.
Kalian nakes dan dokter punya masalah dengan tempat kerja, tapi kalian lempar masalah kalian ke pasien yang bahkan dari mereka mungkin tidak lulus SD, tidak bisa membaca, ekonomi kurang, ditambah sakit yang dideritanya.
Sebagai pasien dan warga negara harusnya kami ini, termasuk nakes dan dokter dijamin 100% oleh negara, kami harusnya tak perlu membayar iuran tiap bulan BPJS itu. jadi jangan kalian benturkan kami-kami ini dengan masalah yang anda hadapi.
Jika gaji kalian rendah, jam kerja kalian berat kalian punya organiasi yang begitu banyak untuk memperjuangkannya hak-hak kalian. kami sebagai masyakarat pasti mendukung.
tapi tolong jangan benturkan pasien dengan kalian. kalian mengeluh dengan kami pun tak akan ada hasil. kami ini berasal dari piramida dasar dinegara ini.
Nakes-nakes ini paham nggak sih bedanya curhat, ngeluh, sama marah?
Curhat:
"Udah 8 jam belum dapat ruangan. 🥲
Nggak mau spill nama RS-nya, soalnya aku pakai BPJS. 🥺"
Ngeluh:
"Duh, udah 8 jam nih belum dapat ruangan... Kayaknya emang mau dibiarin mati kali ya gue. 😩"
Marah:
"Rumah sakit anjg! Mentang-mentang gue pakai BPJS, masa udah 8 jam belum juga dikasih ruangan. Mana susternya sama dokternya jutek semua lagi!"
Sebenarnya nggak susah kok buat ngebedain ketiganya.
Makanya nggak heran kalau netizen pada marah. Entah kenapa pembahasannya malah jadi ke mana-mana. Wkwkwk.
@boxbonzaii@nathanaelcniz Sebenrnya ya kk kita jg ngak bakal marah kalau semua sewajrnya ngak sih tapi emang mereka kalau ngak kena repet kita bisa di pijak2 . Giliran kita marah keluarlh kata2 pake bpjs ini. Pengen ku ludahi rasanya
@nathanaelcniz Tapi emang rsud itu orangnya tengil2 tau. Adekku pernah mau ambil darah aja kami udah di rs dari jam 10 pagi. Jam 1 baru diambil itu darah. Sampe naik dulu suara 3 oktaf Terus disamperin baru gerak
Gak semua dokter dan nakes punya empati🥀
Ada akun yurizaltrich yang mengeluhkan gak dapet ruangan selama 8 jam di RS, seminggu setelahnya yurizal meninggal.
di utas almarhum ternyata banyak dokter dan nakes yg berkomentar jahat.
pertama : dr. Elda Putri Rahardini, M.D., Ph.D., alumni UGM penerima beasiswa LPDP