Kemarin, @TheEconomist mempublikasikan dua artikel soal Indonesia
Judul artikel pertama: Presiden Indonesia sedang membahayakan ekonomi dan demokrasi
Subjudulnya: Prabowo Subianto terlalu boros dan terlalu otoriter
Perlu diketahui, Spendthrift artinya orang yang menghamburkan uang secara tidak bijak. Diksi ini lebih keras dari sekadar “boros”. Dalam konteks negara, ada kesan ceroboh dan tidak bertanggung jawab secara fiskal.
========
Judul artikel kedua: Indonesia, negara mayoritas Muslim terbesar, sedang menempuh jalur yang berisiko
Subjudulnya: Prabowo Subianto sedang menggerogoti keuangan negara—dan demokrasinya.
Di artikel ini, pemilihan diksi “Eroding” rasanya memperkuat artikel lainnya. Jeopardising (membahayakan) masih bicara soal risiko ke depan. Eroding (menggerogoti) berarti prosesnya sudah berlangsung. Rasanya pelan, diam-diam, tapi nyata. Bagaikan batu yang berlubang oleh tetesan air.
@rahasiabrandal@KangManto123 1 anak dalam satu bulan hanya dapat jatah 260-300rbu per bulan, tapi coba banyangkan biaya operasional yang paling besar itu dimana? Lihat kondisi keuangan yang ngotot mau naikin pajak buat program MBG. Pajak naik? Biaya pupuk, prpdukai naik tapi yang didapat petani cuma kecil
@rahasiabrandal@KangManto123 Makan itu bukan beban pengeluaran keluarga. Tapi harga yang tinggi dan pajak yang melonjak, barang2 naik, tapi pendapat berkurang itu yang menjadi beban. Jangan cuman lihat kursi nyaman, tapi lihat juga dari becek jalanan pasar lokal.