Ada berapa hal yang bisa kita garisbawahi dari postingan mereka
1. Ada kata thin-skinned, alias berkulit tipis.
Kalau yg gw tahu, itu maksudnya mudah tersinggung.
Ya, The Economist bilang Presiden mudah tersinggung alias temperamental.
2. Lalu, The Economist bilang Prabowo harus siap sama unpalatable truths alias kebenaran yang menyakitkan.
Implikasinya, majalah ini menduga kalau Prabowo sering disuapin info manis dan nggak siap dengan info jelek.
3. Judul berita yang menyebut risky path, eroding finance and democracy.
The economist ingin pembaca mengetahui bahwa Indonesia berada di posisi yang rawan atas ulah presidennya sendiri.
Seperti apa ulah itu?
Pengkondisian oposisi, kebijakan MBG dan Kopdes dsb.
Kalau kelen sadari, hanya media asing yang berani nulis postingan kek gini. Media lokal mana sanggup. Bisa diganggu-ganggu mereka ntar.
Source gambar : VOI
Official statement Persib Bandung terkait situasi-situasi yang terjadi pasca pertandingan pekan ke 32 di Segiri, Samarinda, yang lalu.
https://t.co/k2xUs28Zab
Ada teori dalam marketing:
"Semakin niche suatu produk, maka edukasi ke market makin panjang. Butuh biaya dan waktu lebih banyak sebelum terjual."
Misalkan kamu jualan:
"Supplemen Fitness"
Emang bisa sekali jualan langsung laku?
Sulit 😩
Perlu edukasi dulu:
- Kandungan
- Keamanan
- Siapa produsennya
Sampai akhirnya market tahu dan yakin.
Beda cerita kalo kamu jualan:
"Basreng"
Semua orang tahu basreng.
Edukasi ke market jadi lebih pendek:
- Biaya
- Waktu
Packaging rapi & harganya menarik,
udah pasti mudah laku 👍
Begitu juga buat produk FILM.
Tiket film horor mudah terjual.
Karena orang udah tahu ekspektasinya pas nonton:
- Ketegangan
- Dapat jumpscare
- Seru
Sedangkan film festival kayak PARA PERASUK, orang gak punya bayangan filmnya kayak apa.
Berarti edukasinya perlu lebih panjang.
Butuh biaya & waktu lebih banyak.
Nah, jujur PARA PERASUK ini bikin kaget.
Tahu-tahu tayang di bioskop.
Review dari kritikus sebenernya membantu.
Tapi butuh LEBIH BANYAK dan SERING.
Sampai akhirnya market tahu, penasaran, dan tertarik.
Dan salah satu marketnya adalah aku.
Tapi, pas mau nonton udah keburu turun layar.
Andai geliat marketing PARA PERASUK lebih awal sebelum tayang, kayaknya bakal punya cerita berbeda.
Kenyataan bahwa abis orang pada bilang "tidak" dan dia masih bisa bilang, "MBG itu penting," adalah bukti beliau nih tuli terhadap suara masyarakat bahkan secara langsung.
Beda retorika antiasing dulu dg skrg, salah satunya: Karno jelas nyebut asingnya mana: Amrik, Inggris, Jepun. Sekarang? Coba Prabowo berani gak bilang "anti Amerik/Inggris/Cina/Timteng/Israel"?
Ketidakjelasan siapa objek "asing" ini tuh disengaja, by design. Tujuannya adl....
Our Prophet Muhammad SAW was a trauma survivor. He was born without a father, lost his mother when he was just a child, then lost his grandfather soon after.
He was mocked, abused, boycotted, and even betrayed by his own family. He buried his own children while he was still alive. But even with all that, he became the most emotionally balanced and spiritually elevated man in history.
His life teaches us that trauma doesn't define you, how you respond to it does.
Rabu pagi, 3 Desember 2025, situasi di Sukahaji, Kota Bandung, kembali memanas. Sekelompok orang yang diduga ormas mencoba menerobos dan membubarkan paksa warga yang masih bertahan. Gesekan pun tak terhindarkan, mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka-luka.
#Sukahaji
Innalilahi wa inna ilaihi raji'un.
Kang Epy Kusnandar meninggal dunia di usia 61 tahun pada Rabu (3/12) 14.24 WIB.
Semoga semua amal ibadahnya diterima dan yang ditinggalkan diberikan ketabahan. RIP Kang Mus 🥹
Sebarkan supaya rakyat Jawa melek..
bahwa area terdampak langsung banjir Sumatera ini tuh setara dengan seluruh Jawa+seluruh Bali digabungkan
semasif itu arealnya
#StatusBencanaNasional adalah WAJIB
#SumateraJugaIndonesia