FOMO pendidikan itu yg paling parah.
orang rela bayar berapapun kejar pendidikan, ngutang juga dijabanin.
makanya bisnis disini lahan basah banget sbnrnya,
saya punya jualan produk fisik dan digital di bidang edukasi gacor.
sebagai konsumen saya jg FOMO, contohnya anak playgrup doang bayar puluhan juta gak mikir, ya itulah edukasi, semua orang gak mikir buat spending 😂
cowok ngedeketin cewek tuh emang pengen dijadiin pasangan, jadi kalau cowok udah nembak dan ditolak plis banget buat para cewek jangan mengharapkan jadi temen biasa aja. cowok kalau mau nyari temen ga susah, ngobrol sama tukang ketoprak pas lagi beli juga bisa langsung jadi bestie.
"cari aja di google" "tanya aja ke chatgpt" AAARRGHHHHH GW KAN NGOBROLNYA SAMA ELU. gw mau mendengar OPINI LU. raw human thoughts.... jawaban lu gak PERLU 100% benar... yg penting interactionnya <\\\3
lagian kan gw gak lagi nulis JURNAL??? gw cuma nanya menurut lu nicholas saputra zodiacnya apa.... GITU DOANG bjir itu pertanyaan udah jelas-jelas dimulai pake MENURUT LU.... in YOUR opinion... apakah ELU itu google? chatgpt? BUKAN KAN.
benci bgt dikit-dikit suruh google, suruh nanya AI. HDJSHSJDHAJDH emang kenapa kalo asbun menebak-nebak zodiak nicholas saputra? emang kalo salah DOSA? emang kalo salah nicholas saputra zodiaknya berubah jadi itu? KAN NGGAK.
gpp jirs kata gw sotoy-sotoy dikit BRING BACK BEING SOTOY in casual conversations
As a fisikawan ini VALID
Sedari sekolah kita diajarkan fisika tuh kaya gini
ketemu soal → cari rumus → masukin angka → selesai.
Misalnya gini yah, ada suatu rumus dasar tentang gaya yaitu (F = m.a). Di sekolah, guru kita langsung ngajarin substitusi angka ke dalam rumus. Kita ga diajarin analisis seperti
“Ini gaya dari mana?”
“Kenapa arahnya begitu?”
“Kalau kondisinya diubah, hasilnya gimana?”
Padahal rumus F = m.a
Adalah sebuah cerita bahwa gerak benda akan berubah ketika diberikan sebuah gaya, dan perubahannya berdasarkan berapa besar massa bendanya...
End up di kelas fisika jadi kelihatan spt matematika mekanis. Padahal fisika berbeda dgn matematika, inti FISIKA adalah MODEL REALITAS ALAM. Harus belajar gimana analisis situasi dulu (free body, arah gaya, energi mengalir ke mana), baru rumus dipakai buat ngecek atau memperjelas.
Di jepang fisika jadi menyenangkan karena guru memakai konsep kehidupan sehari-hari.
Contoh simpel:
Untuk nyeritain materi GLBB (Gerak Lurus Berubah Beraturan) mereka memilih jelasin konsep "naik motor terus ngerem mendadak".
Itu sebenernya fisika apaa?? Apakah ada gaya gesek, percepatan, arah gerak, momentum berubah??
Nah hal itulah yang dianalisis, ketika sudah paham konsep maka siswa ga perlu hafal rumus udah tau harus menghitung seperti apa.
Tapi aku ga akan nyalahin guru guru fisika di Indonesia. Yang salah jelas pemerintah memberi gaji guru kecil bgt, belum lagi beban administrasi terlalu banyak. Guru jadi ga fokus bikin media pembelajaran yang baik dan juga fokus cari side hustle utk bertahan hidup.
Untuk verifikasi, saya unduh videonya, saya transkripsikan dan terjemahkan dengan bantuan AI.
Berikut isi video di bawah ini:
Putra Mahkota Arab Saudi, Muhammad bin Salman, mengakui bahwa penyebaran paham Wahabi yang keras oleh negaranya merupakan permintaan dari pihak sekutu, dalam rangka menghadapi meluasnya pengaruh dan penetrasi Uni Soviet pada masa Perang Dingin.
Dalam wawancaranya dengan The Washington Post, ia menyatakan bahwa pemerintah-pemerintah Saudi sebelumnya telah menempuh jalur penyebaran paham Wahabi yang ketat. Ia menegaskan bahwa kini saatnya untuk mengembalikan keadaan ke jalur yang semestinya.
Dalam pernyataan yang sarat pengakuan, Muhammad bin Salman menyebut bahwa penyebaran paham Wahabi oleh negaranya merupakan sebuah keniscayaan yang didorong oleh kepentingan serta tekanan Barat terhadap Riyadh, guna membendung ekspansi pengaruh Uni Soviet selama Perang Dingin.
Akar dari investasi Saudi dalam pembangunan sekolah dan masjid bermula pada periode Perang Dingin, ketika sekutu meminta Arab Saudi untuk memanfaatkan sumber dayanya demi mencegah Uni Soviet memperluas pengaruhnya di negara-negara Islam. Ia menambahkan, “Saya percaya bahwa Islam itu rasional dan sederhana, tetapi ada pihak-pihak yang mencoba membajaknya.”
Dengan demikian, Perang Dinginlah yang, menurut pernyataan Putra Mahkota, mendorong Riyadh melakukan kebijakan tersebut. Namun, saat ini Riyadh harus menanggung konsekuensi dari pemanfaatan dana-dananya oleh Barat dalam perang melawan ideologi komunis.
Di sisi lain, terdapat pengakuan terbuka dari sang pangeran muda bahwa berbagai tuduhan yang diarahkan kepada rezim Al Saud, terkait pendanaan kelompok ekstremis dan teroris secara ideologis, merupakan akibat dari arah kebijakan yang ditempuh oleh pemerintah-pemerintah Saudi sebelumnya.
Ia menegaskan bahwa saat ini perlu dilakukan upaya untuk mengembalikan keadaan ke jalur yang benar. Pendanaan terhadap paham Wahabi saat ini, menurutnya, sebagian besar berasal dari lembaga-lembaga swasta yang berbasis di kerajaan, bukan dari pemerintah. Ia juga menyebut bahwa dialog dengan institusi keagamaan telah berlangsung lama.
Yang mencolok dari pernyataan-pernyataan ini adalah adanya kontradiksi yang jelas dengan fondasi Wahabi yang menjadi dasar berdirinya Arab Saudi modern. Penafsiran-penafsiran fikih yang khas dari lingkungan Saudi, yang di masa lalu turut memicu konflik dan bahkan menyeret sejumlah negara ke dalam perang saudara multidimensi, seperti di Aljazair pada tahun 1990-an, kini kembali menjadi sorotan.
Hal ini memunculkan pertanyaan: apa dampak dari pernyataan Mohammed bin Salman terhadap masa depan arus Salafi, khususnya di Aljazair?
Saya kali pertama tahu kutipan ini dari bahasa Arab, tapi enggak pernah tahu siapa penulis aslinya dan memang sangat romantis.
ثُمّ أتمنى أن تجد شخصًا يتحدث بلُغتك، لئلّا تُمضي عمرًا كاملًا في ترجمة روحك
(Tsum 'atamanaa 'an tajida syakhshan yatahadatsu bilughotik, li allatum di a umran kamilan fi tarjamati ruhik.)
May you find someone who speaks your language, so you don't have to spend a lifetime translating your soul.
Lu boleh benci pemerintah tapi kalo urusan ibadah dan ilmu pengetahuan serahkan ke ahli.
.
Pantesan gak maju-maju pola pikirnya masih gini
RIP Ilmu Astronomi
Sama kaya mahasiswa saya, saya tau mereka tidak bodoh.
Mereka cuma malas serta tidak tahan dengan kebosanan dan susahnya belajar.
Ini adalah neraka pertama untuk bisa naik level, once kalian naik level, neraka lainnya menanti untuk naik level.
Jangan nyerah, adik-adik.