aku masih sama hanya saja aku lebih tenang, aku tidak berubah aku hanya berhenti menjadi versi yang selalu mengerti segalanya. aku tidak lagi memaksa hadir di tempat yang tidak paham akan apa arti menghargai. yang pergi, ya pergilah. biarkanlah. itu urusan mereka.
penghujung cerita ketika membuka ruang dengan mengingat kamu yang dulu dan semua kebaikanmu tapi ternyata itu adalah hal yang salah karena orangnya udah bener bener udah beda dan habitnya yang gabisa berubah dari dulu.
emang penyakit gabakalan sembuh dan semua gabisa sesuai ekspetasi kita jadi jangan berharap pada yang gabisa kita harapin, semoga gaada karma yang dateng ke kamu karena ada orang yang pernah menangis melihat sikapmu.
playvictim dimana-mana tapi cowo dimana mana keluar sana sini, kamu bukan kamu yang dulu. bisa bisanya pd banget aku masih mau kamu? tapi bersyukur secepet ini dikasih tau kalo omongan kau udah berubah itu cuman omong kosong. kedepannya jauhkan orang seperti itu lagi yaallah.
yang pergi pergilah, aku kira kamu udah beneran berubah seperti yang kamu omongin tapi ternyata masih sama aja. mending cari ketenangan karena berharap sama kamu mungkin adalah hal terbodoh yang aku lakukan.
sibuk banget haus kasih sayang cowo ya, tapi tenang aku berbeda denganmu. kamu akan lihat aku tumbuh lebih baik dan menggapai semua mimpi mimpi yang pernah ku ceritakan padamu.
menata ulang kembali yang berantakan, aku memilih berdamai dan mengikhlaskan banyak hal yang tidak bisa di paksakan, mungkin ada beberapa part yang menyakitkan namun cukup untuk dikenang dan menjadikan nya sebuah pelajaran mari bertemu hal-hal baik untuk kedepannya.
aku setenang ini karena aku percaya, kemarin aku sudah menghabiskan seluruh versi terbaikku. tidak perlu berisik agar diakui kalau aku tulus, cukup doakan saja yang terbaik. semoga seluruh air mataku kemarin tidak pernah berbalik sakit untukmu.
seru banget sih pulang shift nighride sendirian kebut kebutan dengerin breakbeat sampe solo beli makan terus pulang, minusnya sampe rumah minta kerokan.
perihal balas membalas tidak akan ada habisnya, mari melanjutkan hidup dgn baik dan penuh keikhlasan biarlah setiap rasa sakit itu menjadi urusan tuhan