More than the world's most iconic female super hero. Cania Citta with Najwa Shihab. They are women who will do anything to uphold the ideals of justice, peace, and equality ⚔
📍 Candi Prambanan in the background
📌 @Cittairlanie & @NajwaShihab
Kamu pekerja trus di pecat atau di PHK perusahaan? udh tau bisa dapet progran JKP dari pemerintah blm?
bisa dapet "gaji" dari pemerintah lho👀
Cara hitung JKP :
1. Upah yg dicatatkan : Rp 4.000.000
Berapa JKP nya selama 6 bulan?
(Rp 4.000.000 x 60%) = Rp 2.400.000
Rp 2.400.000 x 6 bln = Rp 14.400.000
Jadi total manfaat JKP bisa sampai 14,4 Jt
2. Upah yg dicatatkan Rp 8.400.000
**Batas atas hanya 5jt
jadi JKPnya selama 6 bulan berapa?
(Rp 5.000.000 x 60%) = Rp 3.000.000
Rp 3.000.000 x 6 bln = Rp 18.000.000
Jadi total manfaat JKP bisa sampai 18 Jt
Boleh. Salah satu hal yang sering tidak disadari orang tua adalah bahwa banyak anak tidak takut pada matematika, tetapi justru takut pada pengalaman belajar matematika yang mereka alami.
Beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan:
1. Kurangi pertanyaan "berapa hasilnya?"
Dan lebih sering tanyakan:
- "Kamu dapat jawaban itu dari mana?"
- "Menurutmu kenapa begitu?"
- "Ada cara lain nggak?"
Tujuannya agar anak melihat matematika sebagai proses berpikir, bukan lomba cepat menjawab.
2. Biasakan membahas perkiraan (estimasi)
Misalnya:
- "Menurutmu antrean ini sekitar berapa menit?"
- "Kalau kita jalan kaki ke sana kira-kira berapa langkah?"
- "Menurutmu ada berapa permen di toples itu?"
Estimasi adalah salah satu bentuk nalar matematis yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari.
3. Jangan buru-buru memperbaiki jawaban salah
Saat anak salah, coba tanyakan:
"Boleh ceritakan cara berpikirmu hingga sampai pada jawaban ini?"
Sering kali kesalahan justru memperlihatkan bagaimana logika anak bekerja. Yang seperti itu jauh lebih berharga daripada sekadar mengetahui jawaban benar. Kita juga jadi bisa mengoreksi/meluruskan logika yang kurang pas.
4. Mainkan permainan yang melibatkan strategi seperti catur, congklak, Uno, Sudoku, puzzle, permainan kartu, bahkan tebak-tebakan logika.
Banyak konsep matematika tumbuh dari kebiasaan mencari pola dan membuat keputusan, bukan dari lembar latihan.
5. Tunjukkan bahwa orang dewasa juga menggunakan matematika. Misalnya saat berbelanja:
- membandingkan harga,
- menghitung diskon,
- memperkirakan waktu tempuh,
- membagi makanan.
Anak perlu melihat bahwa matematika adalah alat berpikir orang dewasa, bukan sekadar mata pelajaran sekolah.
6. Rayakan cara berpikir, bukan hanya jawaban benar
Daripada bilang, "Pintar, jawabannya benar."
Cobalah pernyataan seperti, "Aku suka cara kamu mencoba tiga strategi berbeda sebelum menemukan jawabannya." Hal ini membantu anak mengaitkan matematika dengan usaha dan penalaran.
7. Kenalkan pola sebelum rumus
Misalnya sebelum menghafal perkalian, kenalkan pola bilangan:
2, 4, 6, 8, ...
5, 10, 15, 20, ...
Biarkan anak menemukan polanya sendiri. Rumus akan lebih masuk akal jika lahir dari pola yang sudah mereka lihat.
Yang paling penting adalah bahwa matematika awalnya bukan tentang angka. Matematika adalah kebiasaan bertanya "kenapa?", "bagaimana?", dan "apakah selalu begitu?"
Kalau anak sering diajak berpikir seperti itu sejak kecil, saat bertemu pecahan, aljabar, atau kalkulus nanti, mereka tidak melihat matematika sebagai monster dan akan melihatnya sebagai bahasa untuk menjelaskan pola yang sudah lama mereka kenal.
Ternyata, ada cara efektif buat otak menyimpan memori yang baru aku tahu. Pernah denger tentang "rewiring" otak saat kita lagi santai?
Ternyata, otak kita kerja keras saat kita justru ga fokus nge-pelajari sesuatu. Jadi, kalau kita pelajari info baru, hippocampus (bagian otak yg ngumpulin info pertama) langsung nge-grab info itu.
Tapi, kapasitasnya ga besar, jadi info itu perlu "dihandover" ke bagian otak lain yg kapasitasnya lebih besar, yaitu korteks. Proses ini terjadi saat kita lagi nyantai, kayak pas jalan kaki ringan atau malah tidur siang.
Studi terbaru nunjukin kalau pengulangan (repetition) bisa ngebantu proses ini. Bayangin otakmu seperti pabrik, hippocampus itu bagian penerimaan barang sementara korteks itu gudangnya.
Nah, semua "barang" butuh dipindahin ke gudang biar bisa digunakan kapan aja. Makanya, istirahat penting banget buat bantu otak menyimpan info.
Jadi, istirahat itu sama pentingnya dgn belajar, setuju ga?
Kenapa ada orang yang gampang banget dapet kerja remote, sedangkan yang udah keluar 25juta buat ikut bootcamp masih gagal terus di interview?
Bedanya satu: kemampuan komunikasi.
Mungkin lo bisa pelajarin skill teknis di bootcamp, tapi skill komunikasi ga bisa dipelajarin dengan instant.
Orang Indonesia sebenernya ngerti bahasa Inggris. Tiap hari liat konten berbahasa Inggris, nonton YouTube, baca artikel. Ngerti semua.
Tapi pas disuruh ngomong? Banyak yang blank.
Speaking itu skill terpisah. Dan satu-satunya cara ngelatihnya ya latihan, tiap hari.
Jaman gue sekolah dulu, kalo mau latihan speaking sama native harus main ke tempat wisata dan cari bule yang mau diajakin ngomong. Atau temen gue yg tajir ikut les bahasa Inggris yang diajar sama native atau punya program speaking.
Sekarang lo bisa latihan speaking dengan cara mock interview sama AI kapanpun lo mau tanpa keluar duit buat ikut les.
Di video ini gue tunjukin caranya pake Gemini:
→ Buka app Gemini
→ Klik icon paling kanan (Gemini Live)
→ Langsung ngobrol
Setelah sesi mock up selesai, pastikan lo minta feedback ke Gemini buat cari tau apa yang bisa diimprove.
Ini gratis ga harus pake yang berbayar.
Mau taro disini ah link ebook bahasa asing (bahasa inggris, bahasa mandarin, jepang, korea, dll) :
1. https://t.co/wV1G2OWeOO
2. https://t.co/BeTRWPLz0G
3. https://t.co/DcTZdYJxdW
4.https://t.co/g4hPtydSnb
5. https://t.co/1tdAFnQIV2
6. https://t.co/g4hPtydSnb
"Bukan waktunya yang pendek, kita aja yang suka menyia-nyiakan waktu"
"Bukan waktunya yang pendek, menggunakan waktunya yang ga terlalu bagus"
"Waktumu itu pasti cukup untuk melakukan hal-hal luar biasa"
"Allah sudah menyediakan ruang dan waktu yang cukup untuk kamu melakukan hal luar biasa dalam hidupmu, kecuali kamunya sendiri yang ga mau"
"Waktumu cukup, ruangmu cukup, modalmu cukup, tinggal kamu mau atau engga, mau berjuang atau ga"
Itu adalah catatan dari Ngaji Filsafat pak Fahruddin Faiz episode Rumus Hidup Sukses.
Itu adalah ngaji pak Faiz yang sy putar berulang setiap kondisi tertentu, biasanya sy akan mendengarkan itu kalau
1. Merasa pekerjaan banyak dan ga selesai-selesai
2. Sbg bapak kadang ada pikiran kekhawatiran ga bisa memenuhi kebutuhan keluarga
3. Butuh motivasi untuk semangat melakukan sesuatu yang baru atau sesuatu yang selama ini suka dihindari tp seharusnya dilakukan
Setiap mendengar ceramah beliau itu, hati rasanya tenang, pikiran terasa lebih jernih.
Tidak selalu menyelesaikan masalah, namun setidaknya bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan kecemasan dalam diri saya.
Setahu saya, ceramah itu masih bisa terus ditemukan di Youtube dan Spotify. Atau bisa ditemukan di Apple Podcast.
Coba dengarkan dan kembali ke sini, ceritakan apa yang kalian rasakan, semoga membantu ya!
Sebulan lalu aku baru memecat dua karyawan, karena mulai pemalas dan seperti slengekan dalam bekerja, aku merasa disepelekan.
Aku ceritakan masalah ini kepada seorang karyawan terbaikku, jawaban dia cukup membuatku tersadar.
“Bapak terlalu akrab sama karyawan, seharusnya tetap berjarak, karena kami kan di sini bekerja. Makanya mereka jadi anggap enteng sama bapak.”
Pelajaran bagiku kedepannya untuk bisa jadi owner yang ramah, tapi tidak bablas.
this is scary. screen swiping activates the same brain areas as drug addictions. our brains haven’t evolved to hold so much stimulation. as a result, our attention span is being destroyed. here’s how to reclaim your attention:
1. take deliberate breaks. it’s literally a skill. less tech during break is best. look out the window, stare at the wall, even for 3 minutes. it’s not a forced moment of doing nothing, but a natural dose off.
2. define no-phone time periods in the day.
3. change your phone settings to make it less interesting. reduce the brightness, the color, the blue light.
4. prioritize good sleep. your brain isn’t inactive while sleep, it’s constantly regenerating energy and processing information. keep your sleep time regular and your room cool.
Awal bulan Januari ini 1-on-1 sama manajer, katanya performaku di tim bagus, dan katanya, temen-temen di tim juga ngasih feedback yang sama.
Terus dijelasin kalo ada beberapa kerjaanku yang "stand-out" di tim. Nah aku mau coba share hal-hal stand-out ini, sapa tau bermanfaat.
8 tahun yang lalu waktu pertama kali jadi manager
Gue bingung banget
Gimana caranya ngasi feedback yang jujur tapi ga nyakitin?
Gimana caranya bikin tim perform tanpa micromanaging?
BREAKING: MIT just completed the first brain scan study of ChatGPT users & the results are terrifying.
Turns out, AI isn't making us more productive. It's making us cognitively bankrupt.
Here's what 4 months of data revealed:
(hint: we've been measuring productivity all wrong)
Untuk MENJEGAL Ahok dan Anies, bahkan negara harus butuh :
✅️ 12 Partai Politik
✅️ Anggaran ratusan Triliun
✅️ 1 Presiden
✅️ 38 Menteri/Kepala Badan
✅️ 2 Anak Presiden
Ahok hanya kader partai, Anies bahkan bukan anggota partai. Mengapa begitu TAKUT?
Kerjaan Product Designer in real life
Expectation: Ngedesign UI yang cantik
Reality: Translate tulisan pm tercinta menjadi design, memahami & melengkapi brief & prd yg kureng, bikin banyak konsep tpi yg kepilih konsep pertama, bikin UI & flow yg ciamik sesuai sama kebutuhan user tapi developer ga sanggup, perubahan direction dari atas bikin design ga kepake, gelut sama developer, ngopi, buka LinkedIn.