fictional character by ๐ฆอ๐ทอ๐ฆอ๐ณอ๐ฎอ๐ฐอ๐ณอ๐ฆ. Stepping into the spotlight: ๐ด๐๐๐๐๐ ๐บ๐๐๐๐๐๐๐ ready to share her journey!
@INSEQUENCES ใ ค
"Nanti gak bakal dimarahin Mamah kan? Tapi aku harus diet juga," ujarnya. Ini dia yang menjadi pertimbangan Maurel sejak kemarin.
"Teteh pesen kopi aja? Yang kaya biasanya kan?"
ใ ค
ใ ค
Setelah memasang seatbelt, Maurel menoleh ke arah kakak perempuannya. "Kemarin ada yang komen rambut pirangku di acara Aa gak teh?" tanyanya. @INSEQUENCES
ใ ค
@INSEQUENCES ใ ค
"Hmmm... summer... lebih ke pakaian olahraga sih, tapi emang agak pendek pendek gitu baju sama celananya," ujarnya.
"Minimarket aja dehh."
ใ ค
@INSEQUENCES ใ ค
Nyengir. Maurel meletakkan ponsel sang kakak di tengah mereka.
"Eh, teh. Aku kemarin ditawarin jadi model pakaian tapi pakaiannya pendek-pendek tuh, kalau menurut teteh gimana?"
ใ ค
@INSEQUENCES ใ ค
Menerima ponsel sang kakak, Maurel menjelajahi list lagu sejenak. "Kalau aku puter lagu religi, teteh ngamuk gak? Atau malah bangga?" tanyanya, tapi akhirnya pilihan lagu kali ini jatuh pada lagu drop dead.
ใ ค
@INSEQUENCES ใ ค
"Hehe" cengengesan saja ia dengan jokes yang dia buat sendiri.
"Ngopi? Tapi udah sarapan belum? Nanti dimarahin mamah kalau ngopi sebelum sarapan," komentarnya.
ใ ค
@INSEQUENCES ใ ค
"Aaah, aku kira rambutnya mau disama-samain kaya Aki," kekehnya. Ia memperhatikan kakaknya yang sedang mengatur pemutar musik.
"Nanti mampir beli jajan dulu kan teh? Buat bekal perjalanan," tanyanya memastikan bahwa selama perjalanan mereka tidak kelaparan.
ใ ค