#Indonesia: Deeply concerned by horrific acid attack on Andrie Yunus, the Deputy External Affairs Coordinator of the Commission for Missing Persons and Victims of Violence (@KontraS). Those responsible for this cowardly act of violence must be held to account. HRDs must be protected in their vital work & able to raise without fear issues of public concern. - @volker_turk
Tulisan terbaru Mawa Kresna membongkar klaim sukses MBG hingga penelusuran dokumen pengadaan BGN yang menunjukkan belanja Rp6,2 triliun pada 2025.
Ada kaos kaki tanpa merk & tanpa SNI seharga Rp100 ribu/pcs. Tablet harga pasaran Rp8 juta dibeli Rp17 juta. https://t.co/qU70f5G3OF
Kenapa Aceh dilarang berisik 🥀💔
Karna jika berisik akan ketahuan perbaiki di Aceh hanya sekedar formalitas saja 😡
Bantu Up🆙🆙🔝
Supaya Aceh lebih bisa di prioritaskan negara🙏
Selasa 03 februari 2026
Ringkasan kasus kuota haji, Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil (eks Ketum Ansor, NU).
Salah satu dalih pendukung ormas nerima tambang adalah: "Dengan basis agama, justru bisa menerapkan best practice minning".
Coba ngomongnya depan 8.400 calon jamaah haji yang gagal beribadah.
Laras Faizati has been charged with incitement during the late-August 2025 protest and faces a one-year prison sentence.
“Itu spontanitas kekecewaan dan kemarahan saya saja karena runtutan kejadian yang terjadi, dari mulai Affan Kurniawan dilindas, meninggal, dan juga ada video yang tersebar bahwa mobil tank tersebut kabur begitu saja tidak bertanggung jawab. Saya malah harus dituntut dan harus mendekam di penjara jauh lebih lama daripada oknum-oknum yang melindas dan membunuh. Saya tidak membunuh.”
(https://t.co/1JRnTFj7hh)
Menjelang tahun 2026, kita harus semakin waspada dengan makin luasnya persebaran Pandemi Militer. Makasih @YLBHI yang sudah membuat ilustrasi keren ini.
#UtasKompas
Analisis Tim #JurnalismeData Kompas mengungkap bahwa, selama 1990-2024, hilangnya hutan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat rata-rata 36.305 hektar per tahun. Jika dikonversikan per hari, ditemukan angka 99,46 ha hutan hilang per hari.
Baca temuan liputannya dalam utas ini.
➡️ https://t.co/hPvRQNHDLc
#Deforestasi #AdadiKompas
Dan uang dikeluarkan utk membayar rehabilitasi pasca banjir adalah uang rakyat, membebaskan para kapitalis sawit dari ongkos lingkungan. Sementara, masyarakat yang mempertahankan lahannya dari kepungan ekspansi sawit dikriminalisasi.
ACEH
Peta ini memperlihatkan bahwa banjir besar yang melumpuhkan Aceh terjadi di wilayah yang salah satu konsesi hutannya dimiliki langsung oleh Prabowo Subianto melalui PT Tusam Hutani Lestari, perusahaan HTI yang menguasai sekitar 97 ribu hektare hutan di Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, dan Aceh Utara.
Konsesi milik Prabowo ini berdiri berdampingan dengan puluhan izin tambang, HTI, HPH, dan kebun sawit berskala raksasa yang bersama‑sama menggerus tutupan hutan di pegunungan dan hulu sungai, merusak daerah tangkapan air, dan melemahkan kemampuan alam menahan limpasan hujan.
Banjir yang menerjang baru-baru ini datang ketika curah hujan ekstrem turun di kawasan yang sudah lama dikapling izin-izin tersebut, sehingga air hujan tidak lagi tertahan oleh hutan dan tanah yang sehat. Air mengalir deras membawa lumpur dan kayu ke pemukiman, menjadikan banjir bandang di Aceh sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa dekade terakhir, menenggelamkan ribuan rumah dan memaksa puluhan ribu warga mengungsi.
Wilayah yang disorot dengan garis ungu di peta—Pidie Jaya, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Gayo Lues hingga Aceh Singkil—adalah kabupaten dengan banjir terparah yang resmi berstatus siaga darurat. Di banyak titik, penjelasan resmi memang menyebut luapan sungai setelah hujan lebat berhari‑hari, tetapi peta ini menambahkan lapisan fakta lain: hulu sungai yang sama sudah dibebani 30 izin tambang minerba seluas lebih dari 132 ribu hektare ditambah konsesi kayu dan HTI yang membentang hingga ke batas permukiman.
Salah satu contoh yang paling menonjol adalah kawasan Linge di Aceh Tengah, tempat PT Tusam Hutani Lestari menguasai hampir 100 ribu hektare hutan dan telah lama diprotes warga karena merampas ruang hidup mereka dan mengubah hutan adat menjadi kebun industri pinus.
Dengan demikian, bencana ini bukan hanya soal hujan dan alam, tetapi juga soal kepemilikan lahan raksasa oleh elit politik, termasuk presiden, yang ikut menentukan seberapa parah air bah menerjang kampung‑kampung di hilir.
Video shows the moment a landslide hit Indonesia’s Sumatra Island where heavy rain and flash flooding have killed at least 10 people and left dozens missing.
Fak banget negara ini! Nampan MBG sengaja dilabeli "made in indonesia" tapi aslinya bikinan industri rumahan China. Mengandung lemak babi. Bahannya bahkan di China dilarang. https://t.co/43isQOWpu8
Some Indonesian citizens have started raising the Strawhat Pirates flag as a symbol of protest against current government conditions.
And the officials government are considering it an act of rebellion and thinks the flag is a threat
Hari ini, Tom divonis 4,5 tahun penjara. Keputusan yang amat mengecewakan bagi siapa pun yang mengikuti jalannya persidangan dengan akal sehat, meski sayangnya tidak mengejutkan.
Selama proses berjalan, berbagai laporan jurnalistik independen dan analisis para ahli telah mengungkap kejanggalan demi kejanggalan dalam dakwaan. Fakta-fakta di ruang sidang justru memperkuat posisi Tom, tapi semua itu diabaikan. Seolah-olah 23 sidang yang telah digelar sebelumnya tak pernah ada. Seolah-olah bukti dan logika tak diberi ruang dalam proses peradilan.
Jika kasus sejelas ini saja bisa berujung pada hukuman penjara, jika seseorang seperti Tom yang dikenal dan terbukti integritasnya di pengadilan, terbuka dan disorot publik perkaranya, masih bisa dihukum semena-mena, maka bayangkan nasib berjuta lainnya yang tak punya akses, sorotan, atau kekuatan serupa.
Vonis hari ini adalah penanda bahwa keadilan di negeri ini masih jauh dari selesai. Demokrasi belum kokoh berdiri. Kita dihadapkan pada keraguan mendasar tentang kredibilitas sistem hukum, dan tentang keberanian negara menegakkan kebenaran. Ketika kepercayaan terhadap proses peradilan runtuh, maka fondasi negara ikut rapuh.
Senin lalu, Tom menyampaikan dalam dupliknya bahwa ia belajar tentang makna kata tawakkal, tentang berusaha sekuat tenaga lalu menyerahkan hasilnya pada Tuhan. Sayangnya hari ini, hasil itu belum berpihak padanya. Tapi ini bukan ujung. Ini satu babak dari perjuangan panjang untuk menghadirkan keadilan yang belum tuntas dan akan terus kita jalani bersama.
Tom dan tim pengacara masih mempertimbangkan respon terhadap putusan ini. Tapi satu hal yang jelas, kita akan terus mendukung penuh langkahnya untuk mencari keadilan sampai titik akhir. Apapun yang akan ia hadapi ke depan, kita terus pastikan bahwa Tom tidak akan pernah berjuang sendirian.
Udah dapet kekerasan malah jadi tersangka.
Ini dialami salah satu mahasiswa UI yang jadi petugas medis saat May Day beberapa waktu lalu.
| Narasi Daily