i don’t regret loving anyone because i firmly believe that love is never wasted but many people did not deserve me. all i can do now is thank them for the discernment i built through them. loving the wrong people brought me into more love for myself.
@yappingfess nder, biasain pakai bahasa inggris buat belajar itu bagus. tapi kl sama pasangan dan ada hal serius yg perlu dibahas better pakai bahasa yg dua2nya nyaman dan paham biar ga ada salah paham
@talkandart@mengeooong@tanyakanrl coba sesekali cek sekolah internasional seperti apa kasih boundariesnya ke wali murid dan liat hal positif yang justru didapatkan. mungkin km ga akan merasa inferior lagi ke wali murid 👍
@talkandart@mengeooong@tanyakanrl kalian itu terlalu menormalisasi guru harus menangani semuanya sampai2 orangtua terlalu dimanja. dari awal wali murid sudah tau struktur sekolah seperti apa, ga usah menormalisasikan complain ga masuk akal. belajar kasih boundaries
Ssshh,
jangan berisik!
Jurnalis lokal dilarang liputan demo sendiri.
Kamera disita,
ruang siar diancam ditutup.
Katanya demi stabilitas nasional yg rapuh itu.
Tapi tunggu dulu…
Karpet merah langsung digelar buat jurnalis asing.
BBC,
CNN,
Reuters silakan masuk,
silakan foto!
Pemerintah haus validasi internasional,
tapi alergi kritik rakyat sendiri.
Logika jenius penguasa kita, Rakyat sendiri dianggap bodoh & gampang terprovokasi.
Kalau bule yg nulis,
baru dianggap keren & berkelas.
Gimana mau maju ini negara kalau masih diisi orang-orang yang menganggap rasa takut perempuan sebagai hiburan/content worthy? Indonesian women should've been allowed to bring a gun, if we're being honest.
Sadly bisa melebar kyk kasus 98. Dulu wanita2 tionghoa jd korban. Nah ini klo gk segera dihentikan, TAKUTNYA muncul persekusi "klo diajak nikah/pacaran nolak, berarti lesbi, harus diperkosa biar lurus lg."
Man... I'm scared that the pattern is too obvious arahnya bakal kemana.
bayangin pria hetero yang kerja sebagai instruktur yoga, pelatih tari tradisional, make up artist tiba-tiba dituduh sebagai pria gay karna para pelaku witch hunt mengasosiasikan yoga, tari dan make up sebagai sesuatu yg identik sama cewek.
this kid getting on my nerves💀 igun works his ass off makanya dia bisa ngomong “ga nyampe puluhan itu berapa kali umr?” oh someone needs to smack that kid’s head so she can grasp her common sense. enteng bgt ngomong ‘cuma 16jt’ sdgkan orang jatuh bangun dapetin duit segitu
dear teman-teman diaspora jepangku.
kalian tuh udah tau kita jadi sorotan "mereka", mbok ya yang anu sedikit gituloh 😭😭
konteksnya, mas2 ini dapet kritikan keras karena dia dengan santainya merekam beberapa "dokumen" dan melakukan siaran langsung dari ruang staf (back room)
udah gitu name tag dia segede-gede gaban😭😭
kalian liat topiknya "indonesia jin" aka "orang indonesia", makinnn digoreng kita 🤡
kalian tau gk sih dokumen itu bersifat sangat rahasia? ngerti dong harusnya!!
aku tau mungkin niat kalian itu mengedukasi, atau sharing, atau sekedar buat penyemangat temen2 lain. tapi tolongg, ketahui batasan yang boleh dan tidak.
sering banget liat vt mas2 ato mba2 kaigo yang lagi kerja, trus si pasien di-record dan di-post tanpa ada sensor, dan itu pasti di-post tanpa seizin ybs. kalokeluarga gk terima terus menuntut, dll kan makin ribet 😭
belum lagi yang kaburan😭😭🤡
tolonglahh, jangan menutup peluang yang lain. kita yang kasus, se-indonesia kena getahnya😭😭😭
"ya mana ada anak umur segitu, belum berpenghasilan, pake tas begitu, kesannya korupsi" exactly, Igun.
She should try to be more down to earth so she could touch the grass and ga tone deaf.
kak, ini namanya kemiskinan struktural. bukan perkara patriarki atau enggak. harusnya km nyalahin pemerintah kak, bukan tbtb tantrum pingin cari cowok patriarki yg kaya raya 😭😭😭
Kalau LGBT boleh dipukulin karena dianggap memberikan efek negatif pada sekitar, harusnya perokok yang merokok sembarangan juga diperlakukan sama seperti mereka.
Kalian harus nonton ini.
"Indonesia sedang tidak baik-baik saja" di 크랩 KLAB dari KBS, media Korea.
Professor Youngkyung Ko dari Yonsei bilang:
1) IHSG ambruk, terburuk di Asia
2) Rupiah melemah, tapi efek ekonomi dalam negerinya sangat parah, dibanding negara lain yang mata uangnya lemah juga
3) Danantara, tidak ada transparansi, peluang cuci uang lewat patriot bond,
4) MBG makan anggaran sangat besar, pemborosan. Dengan pengelolaan ngawur. Keracunan di mana-mana
5) Korupsi yang dilakukan BGN dalam tata kelola MBG, dari konflik kepentingan dan pengadaan.
Hal yang perlu diapresiasi dari Fathimah:
Kalau dia yang menjawab solusi, maka dia yang mengatur soal MBG.
Dia paham perannya, bahwa sebenarnya itu bukan tugasnya menyediakan solusi apalagi sampai solusi konkrit.
Bapak sebelah ini tampaknya tak siap dengan jawaban tersebut karena mungkin terbiasa dengan skema "yang mengkritik yang harus memberi solusi".
Menurutku, setiap orang itu punya peran. Yang memberi kritik tidak harus menjadi pemberi solusi.
Yang bisa melihat potensi permasalahan bisa jadi orang yang berbeda dengan orang yang menawarkan solusi.
Aku pernah dapat contoh yang bagus dari Kak @ceracera792
Misalnya, kita jadi staff IT, lalu server bermasalah, operasional perusahaan terganggu. Pas kita dicomplain, kita malah bilang, 'jadi apa solusinya? Kalau complain tuh kasih solusi sekalian.' Apa gak digebukkin sama orang sekantor?
Kurasa kalo dalam konteks kerjaan sehari-hari akan lebih kelihatan bedanya. Bayangkan, apakah ini akan terlihat profesional? Padahal itu memang jobdesc kita.
Padahal kita kan bisa nanya ke anggota tim, apa yang bisa dilakukan untuk memperbaikinya.
Jadi, menurutku mulai deh dikikis sedikit demi sedikit pemikiran kalau kritik harus disertai solusi. Mengidentifikasi masalah aja suatu tahapan tersendiri.
Menurut kalian, memangnya kenapa mengkritik harus langsung disertai solusi?
https://t.co/iuvHbcK8zc