Bertambah usia berarti bertambah kesempatan untuk menjadi versi terbaik dari diri sendiri. Selamat ulang tahun untuk jiwa yang tak pernah berhenti belajar dan bertumbuh.
Demi menjaga perasaan diri sendiri gue membatasi diri dengan orang toxic, sekalinya ketemu di bilang gak suka berbaur dan gak mau bersosialisasi. Padahal kan gara-gara dia gue jadi begini.
satu hal yang benar-benar aku cintai dan aku kagumi dari diriku adalah tidak peduli seberapa buruk aku diperlakukan, tidak peduli bagaimana perasaanku, tidak peduli apa yang telah aku lalui atau apa yang sedang aku alami, aku masih memiliki hati yang baik dan cinta yang tak terbatas untuk diberikan. itulah satu hal yang tidak akan pernah bisa diambil oleh siapapun dariku.
sabarnya orang tulus juga ada batasnya, orang tulus juga bisa capek. jangan sampai menyesal kamu pernah cuekin dia, kamu merasa risih kalau ada dia, kamu merasa bosan sama dia atau apapun itu. padahal dia selalu berusaha ngetreat kamu sebaik mungkin, tapi malah kamu abaikan.
hubungan yang baik itu bukan hanya sekedar komitmen, bukan juga hanya sekedar percaya bahwa ada keseriusan, tapi juga harus memberi dan menerima. harus tau gimana cara ngetreat, berkorban, mempertahankan dan saling membahagiakan satu sama lain, meski dengan hal yang sederhana.
ternyata ga cuma harus yang sefrekuensi, tapi kita juga harus mencari hingga menemukan seseorang yang mau sama-sama bersyukur memiliki satu sama lain. rasanya seperti setiap kurangnya kita dirangkul dan tidak ditekan untuk menjadi sempurna.
sebuah hubungan itu butuh saling mengerti satu sama lain. bukannya malah saling menghakimi, memperkeruh, apalagi malah saling menyalahkan satu sama lain dan membuat keadaan semakin rumit.
ada yang sama ga sih? suka ngerasa kalau lagi banyak masalah itu pengen cerita. tapi mikir kayak, "orang lain juga pasti punya banyak masalah. kalau aku cerita bakal ngebebanin ga ya?"
dan pada akhirnya, ujung-ujungnya cuma bisa dipendam sendirian.
Dulu sederhana banget. Uang pas-pasan tapi ada. Teman sedikit tapi tulus. Orang tua suka ngomel tapi lengkap. Sekarang, punya uang sendiri tapi banyak kewajiban. Banyak teman tapi sebatas kenal. Kangen orang tua tapi udah nggak bisa ketemu. Akhirnya cuma sekadar melanjutkan hidup