WARISAN KEILMUAN SEORANG Al-ATTAS
Syed Muhammad Naquib al-Attas adalah intelektual Muslim terkemuka yang mewariskan konsep "Islamisasi Ilmu Pengetahuan",
Gagasan Ta'dib (pendidikan berbasis adab), dan Islamic Worldview. Beliau mendirikan ISTAC, menghasilkan lebih 30 karya, serta memecahkan teka-teki sejarah Melayu-Islam.
Berikut adalah rincian warisan pemikiran dan kontribusi Naquib al-Attas:
1. Islamisasi Ilmu Pengetahuan (Dewesternization of Knowledge): Konsep ini bertujuan membebaskan ilmu pengetahuan dari pengaruh sekuler, budaya, dan mitologis Barat, serta mengembalikannya pada kerangka tauhid.
2. Konsep Pendidikan Islam (Ta'dib): Al-Attas mendefinisikan pendidikan sebagai penanaman adab (ta'dib), bukan sekadar pengajaran (ta'lim) atau pengasuhan (tarbiyah), guna membentuk manusia beradab yang mengenali tempat Tuhan dan makhluk.
3. Pandangan Alam Islam (Islamic Worldview): Visi tentang realitas dan kebenaran yang bersumber dari wahyu, mendasari seluruh peradaban Islam.
4. Pendirian ISTAC: Mendirikan International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC) pada 1991 sebagai pusat pemikiran peradaban Islam dengan desain arsitektur yang ikonik.
5. Karya Sastra dan Sejarah Melayu: Menegaskan peran Hamzah Fansuri, meneliti manuskrip Melayu tertua, dan memecahkan misteri prasasti Terengganu.
5. Karya Monumental: Menulis lebih dari 30 buku, termasuk Islam and Secularism, Prolegomena to the Metaphysics of Islam, dan The Concept of Education in Islam
6. Di Indonesia, ada INSISTS - Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations. Sudah jelas lembaga ini adalah kepanjangan ide dari seorang Nuqaib.
Bagi para pengikutnya, Nuqaib layaknya suluh. Menerangi setiap langkah kita agar tidak silau akan permadani dunia. Ia memadukan islamic worldview agar sudut pandang kita tidak keliru. Tak sekedar itu, beliau juga mengingatkan kepada kita semua tidak perlu memandang Barat hebat secara berlebihan, apalagi Islam sampai minder.
Akhir kata, begitu banyak warisan yang dapat kita terima, untuk kita lanjutkan. Khazanah Intelektual Islam yang beliau kenalkan tidak akan berhenti. Ada begitu banyak murid²nya yang siap mengenalkan kepada penerus peradaban.
Selamat beristirahat Prof Nuqaib Al-Lattas. Kepergianmu adalah satu takdir atas ketetapanNya.
Aku sedang mengikhtiarkanmu, aku butuh proses, aku butuh ditemani, aku mau ketika aku treatment kamu ugal-ugalan, u treat me back.
Kita orang yang sama-sama berproses, aku ngancani kamu, kamu mengawal kesuksesanku, kita nikmati bersama.
Mohon kerjasamanya.
@poconxg Sing sabar yaa, temenin perjuagan aku. Moal lila da, aku untuk menikahimu butuh proses, menta dibaturan hungkul, kunaon aku update tabungan ge lain ku flexing teuing, ameh kamu apal aku keur berjuang. Aslina.
Capek punya pimpinan yang egonya besar, mau bener sendiri, nggak pernah ngoreksi kalau dia juga punya kesalahan, nggak pernah mau muhasabah. Nyalahin karyawan terus, bawahan terus.
Gimana pada mau betah, tau gen z paling frontal dan mereka bisa resign.
Pernah nggak ngalamin mau ngechat balesan respon dari atasan, orang yang kamu sayang, tapi karena takut sakit hati, bikin berantem, akhirnya dihapus lagi. Coba ketik lagi, hapus lagi. Begitu aja sampai pas ditanya kenapa? Jawabannya:"Gpp".
Kenapa dalam suatu hubungan gagal? Ada yang karena berjuang sendirian, ada yang karena nggak direspon, ada yang karena pas chat isinya debat mulu, emosi mulu. Ada yang karena selingkuh.
Semuanya mengandalkan ego dan nafsunya masing-masing, nggak mau ngalah, sehingga rusak.
Rakyat berdarah-darah pak dibawah. Tentu ini karena kebijakan bapak juga dari mulai menaikkan gaji pejabat, menteri titipan dari pak jokowi, dan semua unsur yang merugikan rakyat. Turun kebawah, minta maaf atas semua kegaduhan yang terjadi, bukan enak-enakan di kantor.
Saudara-saudara sekalian,
Saya telah mengikuti perkembangan beberapa hari ini, terutama peristiwa tadi malam, di mana terjadi demonstrasi yang mengarah kepada tindakan anarkis. Juga ada peristiwa di mana seorang petugas menabrak pengemudi ojek online yang mengakibatkan almarhum Affan Kurniawan tadi malam meninggal dunia.
Atas nama pribadi dan Pemerintah Republik Indonesia, saya mengucapkan turut berduka cita dan menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. Saya sangat prihatin dan sangat sedih terjadi peristiwa ini. Pemerintah akan menjamin kehidupan keluarganya, serta memberikan perhatian khusus kepada orang tuanya, adik-adiknya, dan kakak-kakaknya.
Sekali lagi, saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan. Saya telah memerintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan, serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab. Seandainya ditemukan bahwa mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku, kita akan ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku.
Dalam situasi seperti ini, saya menghimbau masyarakat untuk tenang. Untuk percaya kepada pemerintah yang saya pimpin. Pemerintah yang saya pimpin akan berbuat yang terbaik untuk rakyat. Semua keluhan masyarakat akan kami catat dan tindak lanjuti.
Saya juga menghimbau kepada seluruh bangsa Indonesia untuk selalu waspada. Ada unsur-unsur yang selalu ingin huru-hara, yang ingin chaos. Saya sampaikan kepada seluruh rakyat bahwa hal tersebut tidak menguntungkan rakyat, tidak menguntungkan masyarakat, tidak menguntungkan bangsa kita.
Bangsa kita sedang berbenah diri. Bangsa kita sedang mengumpulkan semua tenaga, kekuatan, kekayaan, untuk kita bangkit membangun negara yang kuat, sejahtera, serta berhasil mengatasi kemiskinan dan kelaparan. Kita akan menjadi bangsa yang maju, yang mandiri, yang berdiri di atas kaki sendiri.
Untuk itu, kita harus waspada, kita harus tenang, dan kita tidak boleh mengizinkan kelompok-kelompok yang ingin membuat huru-hara dan kerusuhan. Aspirasi yang sah, silakan untuk disampaikan. Kita akan perbaiki semua yang perlu diperbaiki.
Saya kira itu pesan saya.
Terima kasih. Merdeka!
Ngerasa ga berita soal Gaza makin sedikit lewat di TL kamu?
Tau ngga?
1. Kemarin Zionis bikin pemboman TERPARAH sejak 7 Oktober 2023.
2. Jurnalis di Gaza udah syahid 217 orang, alhasil makin sedikit pemberitaannya.
Bangun, wahai rakyat Indonesia!! Gaza di tengah kehancuran!!
Luka dan duka masa lalu ternyata tak berarti bagi kalian. Tunggulah hingga akibat dari keputusanmu memakan anak turunanmu. Kelak saat tak lagi berkuasa, jgn pernah coba berkhotbah ttg kearifan berbangsa. Hari ini kalian menuliskan tentang diri kalian dgn tinta hitam. Kalian hanya berpura-pura mencintai negeri ini. #RevisiUUTNI