gaada yg namanya lebay perihal kesedihan, setiap kesedihan itu nyata, sekalipun menurut kamu itu suatu kesedihan yg levelnya biasa aja, yaudah diem, gak perlu segala menunjukkan respon "yaelah gitu doang". jangan menjadi manusia nyebelin dengan ngebecandain kesedihan orang lain.
satu hal yang sering kita ga notice:
setiap orang punya stress language nya sendiri, ada yang kalo stress jadi pendiem, ada juga yang malah jadi cerewet, bahkan ada yang tiba-tiba narik diri. dan itu bukan berarti mereka berubah atau ngejauh, kadang emang itu cara mereka ngelewatin stress nya. di sisi lain, tugas kita bukan untuk menghakimi, tapi coba ngerti dan tetap ada saat mereka butuh ditemani.
ya Allah, jika ada hati seseorang yang terluka atas perlakuanku, hingga menghambat doa-doa yang setiap hari ku langitkan, tolong sembuhkan rasa sakitnya, beri balasan kebaikan untuknya berkali-kali lipat, kemudian ampunilah aku.
ternyata skill mahal yang harus dikuasai di usia 20 an adalah skill mengatur suasana hati dan emosi. jangan apapun dibaperin. don't expect too much, orang bisa berubah kapan aja. hari ini suka, besok bisa tidak. semua bisa hilang, semua bisa pergi kapan aja.
don't say “aku bisa gak ya?”
but say “ya Allah, tolong tuntun aku, berikan aku kemudahan, kelancaran, dan rasa percaya diri biar semua ini bisa jadi nyata” 🥹🤍✨