bagian terpilu dari anak yang selalu memeluk dan memendam segala lukanya sendiri adalah di saat ia sesekali ingin menunjukan lelahnya, tapi beberapa orang sibuk mengatakan “jgn banyak mengeluh, coba lebih bisa bersyukur atas hidupmu” 🙂
Ga. Selama emosinya ga pernah dialirkan keluar, sampai mati pun ga akan sembuh.
We're the one who needs to fight to heal.
Do not rely on time.
Time does nothing if we do nothing.
Psikiater berkata:
Mau obat sebagus atau sebanyak apapun, itu hanya mampu menenangkanmu sesaat, tetapi tidak mampu menyelamatkan jiwamu.
Maka sembuhlah, berdamailah dengan diri sendiri, maafkanlah dirimu, maafkanlah traumamu, maafkanlah orang yang merusak mentalmu, dan pulihlah.