โ kematian setidaknya sekali.โ Jelasnya dengan pelan.
โAh, jangan khawatir bagi kalian yang tidak bisa melihatnya. Saya memiliki sketsa dari teman kita satu ini.โ Buru-buru Lyra membuka lembaran yang sudah cukup usang di hadapan para murid.
โ ke arah Lyra dan mendarat di depan murid-muridnya.
โPerkenalkan, namanya Nash. Salah satu peliharaan saya. Apa kalian tau Nash ini makhluk apa?โ
[QRT dengan jawaban kalian.]
Dia mendidihkan air. Lalu menambahkan bahan lain yaitu ganggang, menyusul kemudian 1 sendok selai kacang. Dia mengaduknya sebanyak 20 kali, dengan memastikan bahwa dia mengaduknya searah jarum jam.
Dia membaca panduan membuat ramuan, bahan-bahan yang dibutuhkan telah disiapkan. Dia sudah mengecek apakah bahannya sudah lengkap sebelumnya. Dia hanya tinggal mengikuti langkah-langkah yang ada agar ramuan tersebut bisa berhasil dibuat.
(You may now begin brewing the potion. Follow the instructions preciselyโor donโt. The choice is yours. I will be observing the class. There is no need to finish today; you may continue until tomorrow night. Be sure to tag me at the end of the plot so I may review it. Good luck.)
โYou may test it on yourselves, a friend, or even a family memberโI am not particular. However,โ his tone sharpened, โfailed brews will not earn extra points.โ
โAh, also,โ His lips curled into a knowing smirk, โwouldnโt it be rather entertaining to administer this potion to someone you dislike? Purely as a prank, of course.โ
Ah. There it was. He was absolutely encouraging somethingโand he knew it.
Upon entering the classroom, he found the Ravenclaw pups already present. How diligent. A pleased curve touched his lips as he strode to the front of the room, teaching pointer in hand, posture proud.