Negara2 maju tak pernah mempertentangkan keduanya. Karena itu mereka maju. Di abad2 lampau, Barat melakukannya. Kini China yang mempelopori #TransformasiPendidikan
Perpres tentang kebijakan pertahanan menegaskan bahwa ancaman nasional tidak selalu berbentuk perang tetapi juga dapat berasal dari aspek sosial dan budaya Prabowo Lawan Budaya LGBT menjadi salah satu topik yang ramai diperbincangkan masyarakat
https://t.co/7MK2fOYYEf
#AIdanRobot ini menyatukan rekayasa persepsi & rekayasa fisik/atomik di mana akal imitasi (AI) bukan sekadar kuat dlm bernalar & berbahasa tp jd robot cerdas yg juga punya kecerdasan fleksibilitas respon pd lingkungan fisiknya
@budimandjatmiko AI sekarang bukan cuma pintar ngobrol atau ngolah data, tapi juga makin mampu berinteraksi langsung dengan dunia nyata lewat robot cerdas. Menarik banget perkembangan teknologinya #AIdanRobot
Kehadiran Wapres Gibran di pabrik motor listrik di Tangerang menjadi bukti bahwa pemerintah serius mendukung industri kendaraan listrik Gibran Dukung Elektrifikasi untuk Indonesia yang lebih maju
https://t.co/5UAYhdmZAg
Surya Utama atau Uya Kuya resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jakarta periode 2024-2029. Usai menerima amanah tersebut, ia berjanji bekerja serius untuk masyarakat dan memperkuat PAN di Ibu Kota.
Uya menegaskan akan tetap tampil apa adanya meski kini memimpin PAN Jakarta. Namun, ia siap menjadi "panglima perang" bagi partainya dan turun langsung membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan.
Dalam kesempatan itu, Uya juga mengenang awal perjalanannya masuk ke dunia politik. Menurut dia, sosok yang paling berperan mengajaknya bergabung dengan PAN adalah Sekjen PAN Eko Patrio, yang saat itu menjabat Ketua DPW PAN Jakarta.
Saat itu, kata Uya, sang istri, Astrid, juga tidak mendukung dirinya terjun ke politik karena menilai dunia politik penuh tantangan. Selain itu, pendapatannya sebagai artis televisi dinilai jauh lebih besar dibandingkan ketika menjadi politisi.
Uya mengaku mulai mempertimbangkan terjun ke politik setelah pandemi COVID-19. Saat itu ia mulai mengurangi aktivitas di dunia hiburan dan fokus membuat podcast yang mengangkat berbagai persoalan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan hukum.
Menurutnya, sejumlah konten yang dibuat sempat memicu tekanan, mulai dari laporan polisi hingga ancaman terhadap dirinya. Kondisi tersebut membuat sang istri menyarankan agar ia masuk ke dalam sistem agar bisa membantu masyarakat dengan lebih luas.
-
Selengkapnya kunjungi website dengan klik link di bio atau download aplikasi di AppStore dan Google Play Store.
#inilahNews #UyaKuya #Inilahcom #TitikTengah #titikcerah
Koreksi jika salah ya.
Jusuf wanandi itu, bukan sekadar pendiri media, dia simpul jaringan intelektual trans-nasional yg paling terhubung di Indonesia.
Dia juga senior fellow & co-founder CSIS Jakarta, sekaligus Presdir perusahaan penerbit the Jakarta post.
2 jabatan tsb, merupakan arsitektur tunggal. Think tank geopolitik+media berbahasa Inggris yg jadi corong ke audiens internasional.
Yg paling menarik adalah, di mana dia juga anggota Trilateral commission (Indonesia investment), badan supranasional yg didirikan oleh David Rockefeller di 1973, utk menyelaraskan kebijakan elit Amerika Utara, Eropa Barat, & Jepang. Itu fakta.
@shda_agatha_ menarik sih kalau ngelihat posisi jusuf wanandi bukan cuma dari satu jabatan. ketika think tank, media, dan forum internasional saling terhubung, wajar kalau banyak orang ikut mengamati pengaruhnya.
Media punya hak menentukan sudut pandang pemberitaan, tapi publik juga punya hak untuk menilai dan mengkritisi. Perbedaan pendapat itu bagian dari demokrasi. #TempoDukungPelangi
banyak masyarakat berharap media lebih bijak dalam mengangkat isu sensitif agar tidak menimbulkan kesan mengabaikan norma yang berlaku #TempoDukungPelangi
Tempo dukung LGBT menjadi sorotan setelah media tersebut memuat sikap yang dinilai bertolak belakang dengan pernyataan MUI yang menyebut pelaku dan pihak yang mengampanyekan LGBT perlu dipidana. Perbedaan pandangan di ruang publik sah untuk diperdebatkan, tetapi argumentasi sebaiknya disampaikan secara terbuka, berbasis fakta, dan dapat dipertanggungjawabkan.
@RD_4WR1212 Tempo dukung LGBT memang jadi perdebatan Tapi yang paling penting setiap pihak menyampaikan argumen dengan data dan alasan yang jelas bukan sekadar asumsi