Abis makan malam di Rumah Makan, ada 2 org pengemis (1 laki laki umur 30an dan sehat, 1 ibu dg anaknya), kukasi 20,000 ke yg laki dan berpesan bagi 2 dg si ibu tp yg laki dg cueknya gak mau berbagi. Krn kesal kukeluarkan 100,000 kasi ke si ibu.. eh.. si laki ngotot minta nambah.. kubilang ‘itu la kau kusuruh bagi 2, gak mau kau..’ trus ngikutin sampe ke parkiran, ya aku cuekin aja..
Ternyata org yg kita kasihani belom tentu hatinya layak dikasihani 😢
Begilah cara pertama iseng terhadap pengganggu tanaman melon. Area perakaran diberikan entomopatogen dari strain bacillus dan telur di akar paksa keluar agar bisa diuji penetrasi beberapa entomopatogen. Memang ini pekerjaan iseng yang bikin rumah jadi penuh barang² aneh plus tanah bermasalah
memasuki 45 hari setelah tanam, hasil ketelitian bu Kesy mulai tampakkan hasil. Meskipun menyisakan ±5% tanaman yg bermasalah, itu bukan tupoksi beliau. sebagai pendamping kewajiban sayalah yg melakukan analisa hingga penanganan secara efektif dan efisien untuk musim tanam ke 8
Buat yang cari headset ringan, nyaman dipakai lama, dan kualitas suara mantap buat musik, nonton, atau kerja, wajib cek KiiP TH60 sekarang juga! Jangan sampai kehabisan promo! 🛒✨
"Bensin cuma naik dikit aja kok ribut banget sih?". Kata manusia berpenghasilan milyaran yang mobilnya masih minum pertalite,gasnya masih pake gas melon #ceritafiksi
Tahun 1977, jaman Orde Baru lagi galak-galaknya. Militer rajin bungkam suara kritis, org bisa hilang cuma gara2 ngomong.
Di tengah situasi kayak gitu, ada seniman gila namanya FX Harsono masuk ke Taman Ismail Marzuki bawa ratusan pistol warna pink, bagini ceritnya 👇
Menurut Mbak Tutut, sebelum beralih ke cerutu, Pak Harto kabarnya suka ngrokok "tingwe" (nglinting dhewe) dan nyangklong (ngrokok tembakau lewat pipa), tapi kemudian beralih ke cerutu.
Cerutu yang sering dipakai Pak Harto sebagian berasal dari pabrik Taru Martani di Yogyakarta. Pabrik ini dulu memasok cerutu khusus ke Istana dengan gambar Garuda Pancasila. Bahkan Presiden Soekarno juga suka produk mereka. Jadi, cerutu Pak Harto bukan sembarang, tapi yang berkualitas dan sering jadi hadiah resmi.
Bagi sebagian orang di sekitarnya, cerutu ini bahkan jadi sarana "membaca suasana hati" Pak Harto. Walaupun Mbak Tutut mengatakan bahwa tidak ada kode khusus soal suasana hati; kalau mau cerutu ya cerutu saja, bukan untuk hilangkan stres, namun orang-orang di sekitar Pak Harto berpendapat lain.
Rudini (dulu Mendagri) mengatakan bahwa kalau Pak Harto mondar-mandir sambil menghisap cerutu, dia sedang dalam situasi good mood, laporan pasti enak diterima.
Azwar Anas (Menko Kesra) mengatakan bahwa kalau Pak Harto hanya menggigit cerutu tanpa dihisap, berarti pikirannya penuh masalah; para menteri harus hati-hati.
Di masa tuanya dokter kepresidenan melarang Pak Harto menghisap cerutu, namun ia tetap suka menggigit-gigit cerutu tanpa dibakar.
🚨BREAKING : Setelah melalui pertimbangan yang matang, rencana program MBG di Arab dibatalkan karena terlalu jauh. Dan sebagai penggantinya Aa Dadan akan ditugaskan untuk survey potensi membuka MBG didalam Lapas.