Kamu tau gk?
Di Singapura, AQUA (600 ml) harganya 15 ribu 💀
terlihat lebih mahal tapi kalau kita lihat lebih detail:
🇸🇬 Singapura
- Gaji rata" = 70 juta
- Harga AQUA = 15 ribu
Maka, dengan gaji di Singapura bisa beli 4.785 botol
🇮🇩 Indonesia
- Gaji rata" = 3,3 juta
- Harga AQUA = 4 ribu
Maka, dengan gaji di Indonesia CUMAN bisa membeli 825 botol
Banyak yang bilang,
"Gaji di Singapura memang tinggi, tapi biaya hidupnya juga tinggi."
Padahal, di Indonesia malah lebih lucu
Biaya hidupnya tetap terasa mahal, tapi pendapatan masyarakatnya jauh lebih rendah
Dalam satu hari, ada dua AIB BESAR terbongkar.
Pertama pengakuan peserta demo dukungan MBG yg menerima uang Rp. 100.000 dan juga beberapa hadiah.
Kedua terbongkarnya para mahasiswa yang menerima sejumlah uang ketika bertemu wapres gibran.
Dan ga ada yang bisa kita lakukan..
@hiemsaenean@dearsweetiepie@karirfess aku setuju btw sama kamu kak. kakak ini nanya dilapak menfes seseorang, menurut aku cukup menyinggung. ujian pernikahan gak ada yg tau, bisa di ekonomi, bisa di keturunan. apapun itu semoga kita bisa melihat dr banyak sudut pandang sehingga ga mudah men-judge
SPPG Bojongkaso Agrabinta, Cianjur, Jawa barat nunjukin video distribusi MBG di jalur yang rusak berlumpur
dari video ini justru nunjukin lebih butuh perbaikan fasilitas umum (jalan) daripada dapur MBG kan 😂😂😂 unik banget skala prioritasnya
cr ig TVRInasional
@hamtorichan@KapudS640 lu nikah sm suami lu, berarti lu terikay sm keluarga dia. gimana lu bawa diri aja sih, bersikap sebaik baiknya. kalo respon dr sana yg ga bagus berarti pihak sana yg redflag
Seorang anak tersenyum karena akhirnya bisa mencicipi buah pir dari MBG untuk pertama kalinya. “Alhamdulillah… terima kasih Pak Prabowo,” katanya.
Yang menyedihkan, dia belum cukup besar untuk paham bahwa kalau negara benar-benar menaruh prioritas pada kesejahteraan keluarganya, misalnya lewat gaji layak untuk ayahnya yang kebetulan seorang guru honorer, buah pir itu tak akan terasa seperti kemewahan 🗿
Pernyataan bahwa MBG tetap dibagikan saat libur Lebaran bahkan dimajukan tanggal 17 Maret terdengar lebih seperti kepanikan proyek daripada kepedulian program.
Libur sekolah, anaknya di rumah.
Tapi MBG tetap harus jalan.
Kenapa?
Karena kalau berhenti seminggu saja, rantai bisnisnya ikut libur.
Kalau memang tujuannya membantu gizi anak, kenapa tidak diberikan tunai saja ke orang tua?
Lebih sederhana.
Lebih fleksibel.
Lebih masuk akal.
Tapi tentu saja…
kalau tunai, terlalu banyak pihak yang kehilangan “jatah operasional”.
Jadi jangan heran kalau program ini dipaksa tetap jalan bahkan saat libur.
Karena yang takut “anak kehilangan gizi” mungkin sedikit.
Yang takut aliran uang berhenti seminggu, kemungkinan jauh lebih banyak.
Singkatnya:
Ini bukan lagi soal makan bergizi.
Tapi soal proyek yang tidak boleh berhenti, bahkan saat sekolah libur.
tau gak kenapa banyak gen z yg terobsesi dg typing huruf kecil semua?
sEbAgAi gEn Z, saya mau jelaskan. ini ada alasannya.
fenomena ini terjadi bukan karena gen z gak tahu aturan, tapi karena mereka merasa penat dengan aturan. 😬
gen z tumbuh di dunia yg penuh dg tuntutan dan ekspektasi, maka mengetik dg lowercase dipilih sbg cara utk menyampaikan pesan: "gw gak tunduk sama aturan lama"
mereka ingin dunia tahu bahwa mereka bukan generasi yg kaku.
:: kenapa huruf kecil? ::
karena huruf kecil terdengar seperti bisikan, bukan teriakan.
karena huruf kecil menunjukkan sikap santai, tidak marah-marah.
karena huruf kecil memberi kesan jujur, intim, dan rendah hati.
karena huruf kecil itu estetik, sederhana, walaupun tidak sempurna.
itu semua adalah hal-hal yang ingin mereka tunjukkan, hal-hal yg merepresentasikan watak generasi mereka.
tapi sebetulnya, ini bukan hal baru.
tau bell hooks? dia penulis, dan memakai lowercase untuk menuliskan identitas di karyanya.
dia melakukan itu jauh sebelum fenomena typing huruf kecil ini marak oleh gen z, dan tujuannya hampir sama: sebagai bentuk penolakan terhadap ego & aturan lama.
sekarang pun, typing lowecase ini juga diadopsi banyak brand sebagai strategi branding agar terbaca lebih ramah dan inklusif, tidak kaku.
buatku pribadi, gaya ketik lowercase ini gak ada benar salahnya, sepanjang tidak dipakai di ranah formal yg mensyaratkan adanya standar penulisan.
ini hanyalah cara yg dipilih untuk berekspresi, khususnya di media sosial, dan lebih asik untuk dilihat sebagai cara berpikir sebuah generasi yang sedang bertumbuh di eranya —dengan segala masalah versi mereka.
Menarik melihat bagaimana narasi politik dibangun. Akun resmi partai sekelas @Gerinda ikut nimbrung di konten yang menyudutkan lawan politik dengan gaya bercanda.
Strategi ini seolah ingin membungkus narasi 'hutang budi' jadi konten receh agar publik lupa pada substansi prestasi. Padahal dalam demokrasi, kerja sama politik itu sifatnya simbiosis mutualisme, bukan hutang nyawa seumur hidup.
Apakah etika politik hanya soal siapa yang pernah membantu siapa, atau soal siapa yang konsisten memperjuangkan rakyat?
seandainya aku bisa lebih sabar,
seandainya aku bisa lebih mengerti,
seandainya aku bisa lebih menerima.
tapi semua seandainya hanya aku,
sedang kamu tetap jadi kamu.
@urda1sy_@tanyakanrl hii, same here wkwkwk. S21 plus.
kamu pemakaian brp tahun? aku jalan 5 tahun
btw, ini udah pernah ganti layar di Samsung Official lgsg 2 tahun lalu karena hal yg sama tapi belum 24 jam udah mati layar.
ini udah boleh ganti hp kan, pls bilang boleh😭
DAFTAR COBAAN BULAN PUASA,
Hari 1 : Sahroni menjabat lagi
Hari 2 : Trump puji2 Prabowo
Hari 3 : ((kita tunggu besok))
*Akan kita lalui Ramadan tahun ini dengan banyak sabar dan istighfar dgn rezim ini....semangat ya 🤩🤩