Gue suka banget sama statement ini nih:
Sebenarnya pekerjaan yang lagi lo tekunin sekarang itu adalah hadiah terbaik yang Allah kasih khusus buat lo. Makanya lo ditakdirin berada di posisi ini, meskipun dari sananya bukan bidang atau pilihan lo sama sekali.
Lanjut...
Ternyata, Allah sudah bocorin ke kita bagaimana cara malaikat ngitung amal manusia...
Menurut hadits Ibnu Abbas ra. riwayat Imam Muslim cara malaikat ngitung amal kita tuh seperti ini:
- Kalau kamu udah niyat nglakuin amal baik trus bener-bener kamu lakukan = minimal kamu dapat 10 pahala, 700 hingga unlimited. Tergantung niyat dan sempurnanya amalanmu.
- Kalau kamu udah niyat nglakuin amal baik trus gak jadi karena suatu hal = dihitung satu amal baik karena tulusnya niyatmu.
- Kalau kamu udah niyat nglakuin amal buruk trus bener-bener kamu lakuin = hanya dihitung satu keburukan aja guys. Bukti Allah sangat sayang ke kamu.
- Kalau kamu udah niyat nglakuin amal buruk trus gak jadi kamu lakuin = dihitung satu amal baik karena Allah menghargai usahamu untuk tidak nglakuin amal buruk itu.
Nah... ringkasnya ada di bawah 👇
Kucing sering kena kanker✅️
Anjing sering kena kanker✅️
Tapi kenapa ga pernah denger hewan besar lainnya kaya gajah kena kanker?
Secara logika umum hewan gede harusnya lebih sering kena kanker karena:
-sel lebih banyak
-pembelahan lebih banyak
Keanehan ini disebut dengan Peto’s paradox.
Hukuman Allah itu bisa berupa telat bangun subuh, malas beribadah, tidak konsisten beramal sholeh, suka menunda kebaikan.
Jadi jangan pernah merasa aman.
Smartphone addiction has negative impacts on student learning and overall academic performance. The greater the use of a phone while studying, the greater the negative impact on learning. The skills and cognitive abilities students needed for academic success are negatively affected by excessive phone use. The results of this meta-analysis implied that addicted users show a diminished level in learning.
Aku juga kadang ngakalin 😁
1. Ciptakan sense or urgency
2. Buat deadline versi diri sendiri
3. Pecah jadi action plan
4. Start small
5. Disiplin > Motivasi
Apapun itu klo ga ada deadline yang jelas maka potensi menunda akan makin tinggi. Kita akan selalu ngerasa punya waktu.
kalau merasa sudah pintar, coba sekolah lagi, ambil kursus lagi atau cari bidang baru untuk dipelajari.
bukan untuk tambah pintar lagi, tapi sebagai pengingat bahwa pengetahuan itu luas, biar belajar dari nol lagi.
merasa pintar di satu hal malah akan bikin wawasan jadi stuck.
Normalize saying, "La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minaz-zalimin"
the moment you felt anxious, stressed, empty or heartbroken, In Shaa Allah everything is going to be alright.
Nemu kalimat ini
“be careful with the words you say, you never know how many times someone repeats them in their head”
Kadang kita lupa, luka terbesar justru datang dari kata-kata.
Ini juga terjadi di orang dewasa.
Banyak yg gak sadar… Ada masalah penting mendasar di ranah pendidikan, yaitu:
Orang screen time berlebih ➡️ overstimulated & attention span memendek ➡️ sulit menyimak, sulit belajar & memahami dgn baik.
Maka jaga screen time secukupnya.
Hari ini denger ceramah bagus.
"Jangan gundah dengan nikmat yang belum tampak"
"Jangan gaduh dengan kesulitan yang belum terjadi"
Alias be present gitu kan.
Rezeki BUKAN gaji yg kita dapet.
Rezeki BUKAN uang kita yg ada di ATM.
Rezeki juga BUKAN setumpuk makanan yg ada di hadapan kita.
"Terus rezeki itu apa?"
Yuk, kita belajar bareng 🌻
Ini miriiiippp banget sama kekhawatirannya Abu Dzar Al-Ghifari radiyallahuanh.
Kalo temen2 pernah denger hadits yg bilang bahwa setiap tasbih itu sedekah, tahmid itu sedekah, takbir itu sedekah, itu krn Abu Dzar yang nanya ke Nabi.
Jd ceritanya gini;
Temen-temen.. Klo nanti misal anak kalian kelak nanya ke bapaknya "pak, Allah ada di mana?" itu pemahaman yg mudah dicerna sm anak gimana ya? pertanyaan simple, tp berpengaruh sm akhlak&tauhidnya kelak