@cikkelisa7 Dalam pahit dan kegelapan kehidupan, pasti akan ada cahaya kebahagiaan di hujung nya. Ada hikmah yg Allah ingin tunjuk kan, cuma hijab kita yg x mampu melihat. Tiada duka yg abadi, tiada malam yg tanpa siang.
Jangan menyesali orang-orang yang telah hadir dalam hidupmu, sebagian dari mereka memberimu momen-momen indah, sebagian memberimu pengalaman, dan sebagian lagi mengajarkanmu pelajaran yang tidak akan kamu pelajari dengan mudah.”
Pernah terfikir tak betapa Allah sayangkan kita? Cuba lihat sel darah putih ni. Dia meronda di celah² sel darah merah, gigih cari kuman semata-mata nak jaga kita.
Allah Al-Hafiz kerahkan 'tenteranya' untuk jaga kita 24 jam. Baiknya Allah.
Subhanallah. Nikmat Tuhanmu yang manakah yang ingin kamu dustakan?
Allah TAK PERNAH lupakan kita, tapi kita SELALU LUPAKAN DIA.
Kredit : mzainuddin.awang
@cikkelisa7 Doa mampu merubah takdir, jgn pernah putus berdoa. Allah sentiasa akan mengabul kan doa hamba Nya, cuma kita sahaja yg sering memilih waktu utk langit kan doa..ingat lah, Allah sentiasa bersama org yg sabar.
"Aku pernah mencela seseorang karena suatu dosa yang ia lakukan. Namun, dosa yang sama itu justru datang dan menimpaku 15 tahun kemudian."
Hasan al-Basri
@cikkelisa7 Selagi mana nama nya manusia, tiada kesempurnaan dlm diri nya..diri kita yg perlu lebih kan syukur, baru lah rasa kesempurnaan tu hadir walaupun mmg tiada yg sempurna..dan ingat lah, kesempurnaan tu sifat sang pencipta. Kita manusia ni hanya ciptaan NYA, tiada yg sempurna.
@cikkelisa7 Tetap lah bertahan andai satu hari nnt kita berbeda pendapat, kerana itu sebahagian drp proses utk mematang kan lagi hubungan antara kita..
Dulu…
kita mudah sekali tersulut emosi.
Sedikit salah paham… jadi pertengkaran.
Sedikit beda pendapat… jadi jarak.
Seolah-olah…
kita punya waktu yang panjang untuk memperbaiki semuanya.
Tapi ternyata…
waktu berjalan lebih cepat dari yang kita kira.
Dan sekarang…
kita mulai sadar…
yang benar-benar penting itu bukan siapa yang menang,
tapi siapa yang tetap bertahan.
Bukan siapa yang paling benar,
tapi siapa yang mau merendahkan ego.
Karena pada akhirnya…
kita semua sedang berjalan pulang.
Dan tidak ada satu pun dari kita…
yang bisa kembali mengulang waktu.