Sebenernya gue bukan tipe cewe yang suka ngatur pasangan. Mau follow cewe lain, reply cewe lain, like cewe lain, muji muji cewe lain or whatever, itu hak dia. Tapi gue juga punya hak untuk menilai, is this the kind of man i want to be with?
Karna buat gue, cowo yg ngerti arti respect dalam relationship ga perlu dikasih banyak larangan buat tau batasan. Gue ga mau sibuk ngatur seseorang buat memperlakukan gue dgn benar. I'd rather be with someone who know how to respect me without being told
Di umur segini sebenernya masih pengen punya hubungan yang sweet and affectionate, tapi ternyata udah ngga cocok lagi soalnya masalah yang dihadapi juga udah beda.
Semoga kita ketemu partner yang sefrekuensi, mau dengerin, sharing, ngga egois, ngga abusive, dan saling terbuka.
Wishing everyone the kind of love that actually feels right.
Women to men :
Kalian harus tau, tidak semua wanita mandiri itu pembangkang dan suka merendahkan laki-laki. When she meet a man with provider mindser, dia akan memundurkan satu langkah kakinya kebelakang dan membiarkan laki-lakinya memimpin.
dia emang ga selingkuh, tapi dia gaada deeptalk, gaada apresiasinya, dia dibiarin kamu sendirian, dia rela liat kamu nangis, kesepian dan dia gaada inisiatif nya.
“sayang, can we fix this? i miss you.”
jujur, kalimat sesederhana ini jauh lebih menenangkan daripada ego yang saling dipertahankan berhari-hari. gue suka orang yang setelah bertengkar masih milih buat memperbaiki, bukan malah menghilang atau bikin kita nebak-nebak.
because at the end of the day, it's not me vs. you. it's us vs. the problem.
Brengseknya laki-laki adalah dia bisa ninggalin perempuan dengan cara paling pengecut: silent treatment, no closure, bikin perempuan bingung mungkin ada yang salah dari dirinya, padahal the only problem adalah si laki-laki itu sendiri.
Lagi di fase lose spark. nggak sedih-sedih amat, tapi bahagia juga nggak. nggak ada yang salah, tapi nggak ada yang bikin excited juga. bangun, jalanin hari, tidur, terus besoknya ngulang hal yang sama. everything just feels flat, even the things I used to enjoy.
"bunyi-bunyian anak perempuan pertama"
- tapi kalo kamu gabisa juga gapapa
- gausah, aku bisa sendiri kok
- gitu aja ga bisa (ucap dalam hati gemas)
- gausah ngerepotin, biar aku aja
when kamu di posesifin dengan cara yang lembut:
“kalo ga aku izinin gapapa kan sayang?”
“gaboleh ya sayangku”
“boleh kesana tapi aku anter ya”
“aku tau kamu sibuk, tapi kabarin dulu ya sayangg”
“maaf ya cantikku”
“kayanya jangan dulu deh sayang”
“kalo itu aku keberatan sayang, gimana kalo…”
Gatau kenapa deep banget sama kata kata ini:
Kalau dia tega ngelakuin hal yang dia tau itu nyakitin kamu tapi tetep lakuin itu. itu artinya dia ga pernah cinta sama kamu, dia cuman suka dicintai sama kamu.