Tidak pernah ada yg kebetulan di dunia ini, semua yg datang adalah takdir-NYA. Yang baik melatih kita bersyukur, yang buruk mengajarkan kita bersabar. Bahagia itu bukan saat segala keinginan terwujud, tapi saat kita mengerti semua kehendak-NYA adalah baik.
Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Q.S Al-Baqarah: 216).
Apakah kegagalan Cristiano membuktikan bahwa kerja keras luar biasa sekalipun kadang tidak berdaya melawan garis takdir.
Sebagai manusia yang memiliki keterbatasan, seringkali kita mencemaskan sesuatu. Entah mencemaskan masa depan, mencemaskan tujuan-tujuan hidup...
"Hatiku tenang karena mengetahui bahwa apa yang melewatkanku tidak akan pernah menjadi takdirku, dan apa yang ditakdirkan untukku tidak akan pernah melewatkanku.” – Umar bin Khattab.