@TaliUdeng Orang kalau bicara ga lihat masa lalunya..seorang koruptor,dan seoalah olah paling merasa sopan benar,negeri yg sebenarnya sakit,para pesakitan di beri wadah politik
- Sé Keanu Reeves
- 61 años
- Se ve igual a los 61 que a los 30
- Nacido en Líbano
- La película Speed lo hizo famoso
- Tuvo algo por Sandra Bullock pero no le tiró los perros
- Usa ropa básica
- Vivió en hoteles por muchos años
- A veces come almuerzo con gente sin hogar
- Puede estar solo y ver una película por su cuenta
- Interactúa con gente normal a diferencia de los famosos típicos
- Regala motocicletas a su equipo de acrobacias de Matrix
- Crea una fundación sin su nombre en ella
- Crea una compañía de motocicletas porque las ama
- Ahora hace películas trippy como "Outcome"
- Toca en una banda llamada Dogstar
- Tomará un descanso de las películas para hacer gira con su banda en 2026
Y Keanu sigue siendo el tipo más amable de Hollywood que es amado por todos.
Keanu es impresionante.
Guys, Ahok baru ngobrol panjang di Mata Najwa dan ada beberapa pernyataan tentang Prabowo dan kondisi politik sekarang yang menurut gue paling jujur dan paling berani karena Ahok adalah salah satu dari sedikit orang yang pernah jadi anak buah Prabowo di Gerindra sebelum akhirnya berseberangan.
Dan cara Ahok membaca situasi sekarang tajam, langsung, tanpa basa-basi.
Pertama tentang MBG dan korupsi di dalamnya:
Ahok tidak kaget.
Tapi dia sangat kecewa.
Bagi Ahok masalah utama Indonesia bukan programnya tapi orang-orang yang menjalankannya.
Dan ini berkaitan langsung dengan satu prinsip yang dia pegang sejak muda: meritokrasi.
Dia cerita tentang pamannya sendiri yang minta dimasukkan ke pabrik milik keluarga dan Ahok menolak. Bukan karena tidak sayang.
Tapi karena kalau sistem meritokrasi sudah rusak dari dalam kekacauan yang terjadi adalah konsekuensi logis yang tidak bisa dihindari.
"Tidak pakai meritokrasi bisa terjadi kekacauan-kekacauan seperti yang sekarang terjadi."
Dan kekacauan MBG korupsi di lembaga yang langsung di bawah presiden adalah bukti paling nyata dari argumen itu.
Dan ini tentang solusi MBG yang Ahok tawarkan yang paling mengejutkan:
Ahok tidak bilang program MBG harus dihapus.
Tapi dia punya ide yang jauh lebih sederhana dan jauh lebih efisien.
"Kasih saja uangnya ke ibunya.
Ibunya masak sesuai yang anaknya suka.
Satu anak dapat Rp50.000 kalau punya tiga anak dapat Rp150.000 tinggal kasih menu: harus ada daging, ada sayur. Kalau enggak ada duitnya gua cabut."
Tidak perlu Kementerian khusus.
Tidak perlu tender.
Tidak perlu supplier.
Tidak ada yang bisa ngambil untung dari celah pengadaan.
Dan bagi keluarga yang pas-pasan Rp50.000 per anak itu bisa dipakai beli makan untuk seluruh keluarga. Kakek nenek bisa ikut makan.
Adik yang belum sekolah bisa ikut makan.
Sederhana.
Langsung.
Tidak ada lapisan yang bisa dikorupsi.
"Makanya cara Ahok orang enggak suka karena ini praktis.
Apa yang susah?"
Dan ini tentang kekuasaan tanpa cinta rakyat yang paling menohok:
Ahok mengutip Martin Luther King Jr. dengan cara yang sangat relevan untuk kondisi Indonesia sekarang.
Kekuasaan tanpa cinta negara dan cinta rakyat pasti kasar, sembrono, dan korup.
Cinta negara dan cinta rakyat tanpa kekuasaan hanya sentimental dan kurang darah.
Tapi kekuasaan di posisi terbaik adalah ketika digunakan untuk mengkoreksi segala sesuatu yang menentang keadilan sosial.
"Pertanyaannya: apakah sekarang kekuasaan dipakai untuk mengkoreksi segala sesuatu yang menentang cinta negara dan cinta rakyat?"
Ahok tidak menjawab pertanyaan itu secara langsung. Tapi jawabannya ada di sana di antara baris-baris yang dia ucapkan.
Rakyat bawah terjerat judi online yang tidak bisa dimatikan padahal secara teknis sangat mudah dilakukan.
Korupsi MBG terjadi di program flagship presiden.
Data pribadi rakyat diretas dan respons pemerintah ujung-ujungnya minta tambah anggaran.
Dan ini tentang hubungan Ahok dengan Prabowo sekarang:
Ahok pernah jadi kader Gerindra.
Pernah jadi anak buah Prabowo.
Tapi sekarang?
"Pak Prabowo kemarin habis dioperasi kok sudah kirim ucapan? Aku enggak ada kontaknya."
"Masa enggak ada kontak Pak Prabowo?
Dari dulu enggak pernah ada."
Dan terakhir ketemu Prabowo sudah lebih dari setahun lalu sebelum Pilpres 2024.
Ini bukan permusuhan yang dinyatakan secara terbuka. Tapi jarak yang terbentuk sendiri karena perbedaan arah yang sudah terlalu jauh.
Dan ini tentang kondisi politik ke depan yang paling menarik:
Ahok membaca arah politik Indonesia ke depan dengan sangat spesifik.
MK sudah memutuskan tidak ada ambang batas parlemen. Artinya ke depan akan muncul banyak partai kecil-kecil.
Dan siapa yang punya uang cukup untuk menguasai banyak partai kecil bisa membangun kekuatan koalisi yang sangat besar.
Dan Ahok menebak meski tidak secara terang-terangan bahwa Jokowi mungkin sedang mempersiapkan langkah itu. Anak maju di eksekutif.
Menantu maju di daerah.
Dan partai-partai kecil yang mungkin bisa disatukan di bawah satu kendali.
"Saya enggak tahu.
Saya cuma nebak.
Tapi kalau lihat langkah-langkahnya itu bukan tidak mungkin."
Ahok keluar dari penjara lebih tenang.
Lebih terkontrol.
Filosofinya sederhana kalau dulu ada yang bilang minuman ini teh padahal jelas air putih, dia akan berdebat berjam-jam.
Sekarang dia cukup bilang: "Mohon maaf, rasa lidah saya sih air putih. Kalau Anda rasa teh silakan."
Tapi ketajamannya dalam membaca masalah tidak berkurang. Justru lebih dalam.
Dan satu kalimat yang menurut gue paling relevan dari seluruh wawancara ini:
"Pondasi hukum sudah runtuh apalagi yang bisa kita harapkan?"
Ahok tidak menjawab pertanyaan itu. Tapi dia juga tidak berhenti berharap. Dan mungkin itulah yang paling menarik dari semua yang dia sampaikan.
Begini Loh Kalau Belain Suami, Elegan Sekali😌😌~
Baru-baru ini ramai perbincangan soal Pak Dino Patijalal yang disenggol oleh pihak si ono...🫣
Tak lama kemudian, sang istri mengunggah sebuah video yang menceritakan perjalanan hidup dan karir suaminya.
Bukan dengan emosi berlebihan atau saling sindir, tapi dengan cara yang sangat elegan. Video tersebut menampilkan perjalanan Pak Dino dari awal hingga sekarang, penuh perjuangan, dedikasi, dan prestasi. Narasinya tenang, sopan, nan elegan.
Video ini langsung menuai banyak pujian karena:
- Ini jadi sweet gesture dari sang istri
- Sebenarnya ini video CV Pak Dino yang biasa diputar sebelum memulai acara seminar. Karena kalau CV nya dibacakan, peserta akan ngantuk.
- Menunjukkan kekuatan seorang istri yang berdiri di belakang suaminya dengan penuh kelas.
- Membuktikan bahwa bela-membela bisa dilakukan dengan cara yang bermartabat.
- Memberi perspektif yang lebih lengkap tentang sosok Pak Dino, yang selama ini mungkin hanya dilihat dari satu sisi.
Repost utk anak2 muda yg tanya apa maksud saya dgn "wisdom without fear". Intinya: menyuarakan kebenaran lebih nikmat dari mengejar kekuasaan. You should try it too. Boleh disebar.
Cerita dikit. Tahun 1998, waktu kondisi lagi mencekam. Almarhum papaku jemur sajadah di rumah tetangga chinese terus pintunya ditempel stiker kaligrafi gitu kalau ga salah ayat kursi.
Juga nyuruh mamaku sesekali nyapu halaman tetangga itu pakai gamis sama hijab.
Selama beberapa hari, orang tuaku yg kirim sembako dan bahan makanan (tapi uangnya diganti 😁).
Mereka melarang satu keluarga
itu keluar utk alasan apapun.
Tahun 2011, tiba-tiba si kepala keluarga dateng kerumah, ajak papaku ke notaris
Ternyata rumah itu dijual krn mereka mau pindah ke spore. Dan..... mereka kasih sebagian halamannya dg lebar 4,5 meter dan panjang 14 meter. Langsung dipecah sertifikat atas nama papaku.
Kaget pol, waktu mamaku mengucapkan terima kasih, si istri bilang "Kami yang banyak berhutang Bu, terima kasih yaa, sejak Ibu sering nyapuin halaman kami 13 tahun lalu saya bilang sama suami dan anak-anak 'halaman ini milik Bu riani'. Maaf ya, kami numpang sama ibu selama ini, hehehe."
Dan sejak itulah, rumah kami yang awalnya ada di gang kecil cuma cukup buat lewat motor, berubah jadi rumah pinggir jalan dengan halaman cukup luas.
Semoga sehat dan bahagia selalu Bu Cia sekeluarga dimanapun berada.
cc:threadsea_idjastip
@Franken_blues Jadi pengamat bola aja....dipolitik tulisan kamu ga mendidik,ga mencerdaskan ehhh lupa apa mungkin jd buzzer akhirnya harus "profesional" walau mematikan nalar 😄😄😄😄😄
Temen gw dokter anak. 11 tahun praktek. Ratusan pasien dari bayi sampai remaja.
Gw ngeluh pas ngopi: "Anak gw manja banget. Minta gendong terus. Turun bentar, naik lagi. Turun bentar, naik lagi. Bahu gw remuk."
Dia ketawa. "Berapa bulan anaknya?"
"14 bulan."
"Itu bukan manja. Itu namanya SECURE BASE BEHAVIOR. Dan kalau lo tolak terus, lo lagi bikin kerusakan yang gak keliatan di otaknya."
Gw naruh kopi. "Kerusakan?"
Temen gue jawabnya beda.
"IPK saya 2.86 karena saya sambil kerja part-time jadi kurir."
"Di sana saya belajar satu hal: cara ngadepin orang yang marah karena paketnya telat."
"Saya belajar de-eskalasi konflik. Belajar komunikasi di tekanan tinggi. Skill itu yang saya bawa ke sini."
HRD langsung nutup laptopnya. "Lo keterima. Besok tanda tangan kontrak."