Kalau kata "Bodoh" tak sopan, maka "๐ฆ๐๐๐ป๐๐ถ๐ป๐ด ๐ก๐ฎ๐น๐ฎ๐ฟ" lebih santun utk dialamatkan kepada ;
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA.
.
.
Mengaku demokratis, tetapi memusatkan kekuasaan.
Siap mati demi rakyat, tetapi
dekat dengan komprador.
Teriak efisiensi, tetapi tingkah
polahnya boros dan mewah.
Mengakui kebebasan, tetapi
kritik dianggap gangguan.
Mengakui keterbukaan, tetapi diingatkan tantrum.
Bukan presiden boneka, tetapi teriaknya Jokowi.
Bro, presiden kok nggak ajeg, yappingan pula!
Ah, dasar:
๐ฃ๐ฅ๐๐ฆ๐๐๐๐ก ๐ฃ๐๐ฅ๐๐๐ข๐๐ฆ
prabowo nih ditanyain soal IHSG anjlok bilangnya "rakyat desa ga main saham", sekarang pas rupiah lagi lemah ngomongnya "rakyat desa nggak pakai dollar".
rakyat desa rakyat desa mulu ajg, lu itu presiden bgst, bukan lurah.
SBY buruk, Jokowi buruk. Tapi mereka sama sekali gapernah ngomong kayak gini dalam forum resmi. Seorang presiden, pemimpin negara bicara dengan kapabilitas yang cuma seperti ini.
Orang-orang yang memilih dia karena kasihan atau karena apapun, kalian berdosa sekali untuk seluruh manusia di negeri ini. Bajingan kalian dan pilihan kalian. Bedebah.
Gw mau lo baca ini pelan pelan.
Pak Purbaya bilang kalau anggaran kurang, pilihannya cuma dua. Geser anggaran pembangunan atau BBM naik. Yang tidak akan digeser adalah anggaran Makan Bergizi Gratis.
Sekarang gw mau kita hitung bareng.
Anak sekolah dapat makan gratis 10 ribu per hari.
Tapi BBM naik harga logistik naik. Harga logistik naik semua harga barang di pasar naik. Bahan makanan naik. Ongkos transport naik. Tagihan listrik naik.
Satu keluarga bisa keluar tambahan ratusan ribu per bulan karena efek domino BBM naik.
Tapi anaknya dapat makan gratis 10 ribu per hari.
Jadi pemerintah dengan bangga kasih 10 ribu ke anak lo di sekolah sementara mereka ambil jauh lebih besar dari meja makan keluarga lo di rumah.
Dan ini dikemas sebagai kebijakan pro rakyat.
Yang lebih bikin gw geleng geleng ini bukan kebodohan. Ini kalkulasi.
Karena makan gratis itu kelihatan. Bisa difoto. Bisa dijadiin konten. Bisa dijadiin legacy program.
Tapi dampak BBM naik itu tersebar. Gak kelihatan langsung. Gak ada yang foto ibu rumah tangga yang diem diem ngurangin lauk karena harga naik.
Mereka tau persis mana yang akan diingat publik.
Dan mana yang akan ditelan diam diam.