Di usia tertentu, kita mulai sadar kalau kedamaian batin jauh lebih mahal daripada kesempatan yang terlihat menguntungkan. Dan tidak semua pintu yang terbuka harus dimasuki lagi, apalagi kalau kita tahu di balik pintu itu ada luka yang belum benar-benar sembuh.
Karena tidak semua yang menghasilkan uang akan membawa ketenangan. Ada kalanya, menjaga jarak adalah bentuk paling dewasa dalam menghargai diri sendiri. Bukan karena masih menyimpan dendam, tetapi karena kita tau ada hal-hal yang lebih berharga daripada sekadar keuntungan sesaat: kesehatan mental, harga diri, dan hidup yang lebih tenang.
ini salah satu statement dari bang Raditya Dika yang menurutku kena banget
“aku tidak mau berhubungan lagi dengan orang itu selama lamanya, dengan cara aku menganggap dia tidak ada. jadi yang lebih parah dari membenci orang adalah dengan menganggap dia tidak pernah ada wujudnya. ini lebih menyakitkan daripada dibenci, untuk dianggap tidak ada”
@tanyakanrl 1. Jangan main klarinet.
2. Jangan pernah melambaikan lampu senter ke depan dan ke belakang terlalu cepat. Itu dianggap undangan.
3. Jangan pernah berhenti menatap sekitar.
4. Jangan makan keju, kecuali yang kotak.
5. Jangan pakai topi sombrero.
6. Jangan pakai baju bodoh.
"dari mana ma"
"gak dari mana-mana"
said with a smile. she didn't want to get caught by her son (when she's literally the talk of the town), didn't want to make her son worry, yet at the same time proud for participating today's demonstration. iconic mom 💖💖💖
Info terbaru vaksin HPV di Jakarta cuma 400ribu diperpanjang sampai 31 Desember 2025!👍
Semua info lengkap dibawah ya guys jadi silahkan cari tau lebih lengkapnya sendiri👍