Ngeliat instastory salah satu SpDV yg habis acara tahunan mereka. Gile aja baru hari pertama dapat segepok produk skincare.
Mulai mempertanyakan pilihan hidup. :v
Lagi shutting down. Merasa burn out post stase Nefro. Bener2 butuh libur tiduran aja di rumah, ngga ngapa2in, ngga ngurusin pasien. Tapi ada aja agenda akhir minggu. Plus ilmiah yg masih terbengkalai selama stase kemarin.
Di kala banyak orang pindah ke apps sebelah, aku malah menemukan ketenangan di sini. Tidak banyak mutual yg masih aktif di sini, malah jadi lebih bebas posting apapun.
Feeling gloomy these days.
Pengennya 2 hari off bener2 ngga dirusuhin soal pasien dan jaga. Tapi apa daya dari sekian jatah jagaku sebulan, hanya 1x jaga weekday, sisanya weekend. Weekend pun kalau pas ngga jaga, pagi2 tetap harus follow up pasien.
"Kenapa sih setan di pohon beraninya sama orang kecil? Sedangkan yang ngebabat hutan dibiarin?"
Coba deh baca buku gratis ini
Jagapati: Mitos-Mitos Pengawal Nusantara
Di sini kita bisa lihat kalau sebagian cerita hantu yang beredar justru tumbuh lestari dari rakyat kecil yang lihat alam sebagai penghidupan. Ketika mitos bilang 'jangan ini dan itu ke alam' mereka nurut, karena manfaat yang didapatnya sejalan.
TAPI, ini gak akan pernah works sama mereka yang gak terhubung dengan alam. Mereka gak punya ketakutan akan kehilangan, sehingga gak ada ruang untuk mitos dan mistis. 😶
Hantu-hantu yang 'kalah' itu juga jadi simbol terbatasnya kekuasaan alam dalam di hadapan kapitalisme dan kekuatan industri besar. Alam tuh butuh bantuan kitaaaa 🥲
Mensku siklusnya 32-38 hari. Beberapa kali sempat 42 hari baru mens. Beberapa kali juga konsul dan periksa ke SpOG dan mayoritas jawabannya sama, "Kawin aja, nanti juga teratur". Ternyata sampe sekarang udah nikah juga masih sama siklus mensnya (lol).
Honestly, ini salah satu kejahatan terbesar misogini dunia kedokteran; mengentengkan nyeri menstruasi dan, "Ah, nanti kalau sudah kawin juga gak sakit lagi." Konsekuensi tidak terduganya; lahirlah hoaks bahwa haid tanpa nyeri adalah tanda ketidakperawanan.
@meutiafaradilla Bahkan dari sebelum menstruasi pun perempuan dididik: "hati-hati sama laki-laki" "jangan terlalu percaya laki-laki" "pakai baju yg tertutup" "jangan jalan depan banyak laki-laki" "harus bisa ini itu buat laki-laki" terus sekarang dibilang suruh edukasi anak perempuan lagi 😂
Don't let past interview experiences cloud your confidence.
Remember, a bad interview or negative feedback in the past doesn't define your future success.
Focus on learning and moving forward.
@nabiylarisfa Ketika diberi kesempatan kadang perlu "biaya", beberapa gak punya biaya untuk ambil kesempatan itu. Dan orang miskin gak bisa gagal berkali2, sekali gagal mereka harus ngulang dr titik terminus lagi