@ListyoSigitP Mohon arahan bagaimana mekanisme perpanjangan utk SIM B-1, karena info diatas hanya utk SIM A & SIM C... dan usul agar test simulator ditinjau ulang, krn fungsinya lbh spt game komputer jaman dulu...
@ryan_ioko@yo2thok kalau barang rusak gak bisa deteksi sama sekali, sedangkan barang gak akurat bisa deteksi tapi hasilnya mungkin ngawur...
sbg contoh, smartwatch bisa ukur tensi darah tp klu smartwatch yg murah hasilnya ada tp bisa beda jauh dgn yg seharusnya...
@irwanyasa@yo2thok bukan methanol, tapi ethanol yg biasanya utk campuran bensin... angka oktan ethanol tinggi (diatas 100). pencampuran dgn ethanol hal umum secara internasional, Indonesia sdh ada regulasinya tp blm jalan. klu Thailand bahkan sdh E85, artinya 85% ethanol
@SaifuddinSay@rsafari77@yo2thok monopoli sdh gak ada, biar gak gagal paham paham baca UU no. 22 tahun 2001 ttg Migas ...
klu Vivo memang mampu jual dibwh harga Pertamina, kenapa dia gak buka spbu di seluruh Indonesia?
dia bs murah krn saat ini cuma ada bbrp spbu & lokasi disktr Jakarta, biaya distribusi rendah
@yo2thok biar adil, coba pakai alat ini utk test Pertamax & Pertamax plus juga test bensin yg ada di spbu Shell, Vivo, BP-AKR...
jangan2 semua bensin hasil testnya gak sampai oktan 90...
maklum ini alat yg gak di kalibrasi, bikinan Russia (?) pulak...
@Save_Maltese@rsafari77@yo2thok tanya langsung dong ke Shell/Vivo/BP-AKR kenapa gak buka spbu di seluruh Indonesia?
apa ada larangan?
selain pake otak, situ mikir pakai apalagi yak?
@Save_Maltese@yo2thok betul, tp pasar bensin oktan rendah dibwh 90 sgt kecil... teknologi mesin kendaraan saat ini trend rasio kompresi tinggi shg butuh oktan tinggi...
mayoritas refinery dunia produksi gasoline oktan 90 atau diatasnya
@rsafari77@yo2thok skrg sdh gak ada monopoli, spbu aja bisa pilih Shell/Vivo/BP-AKR selain Pertamina...
harga jgn cuma hitung biaya produksi + margin, yg berat itu justru distribusi... Indonesia negara kepulauan yg luas shg biaya distribusi lbh tinggi dari negara yg cuma daratan aja...
@asinankecap @arinatri@yo2thok Kerosene alias minyak tanah masih ada & dijual bebas, cuma harga tanpa subsidi... Di Jakarta msh ada pedagang gerobak dorong pakai minyak tanah, dkt rumah ada pedagang ketoprak yg sdh berumur pakai utk penerangan & kompor... Klu utk pesawat itu pasti avtur, bkn minyak tanah...
@yo2thok alat portable spt itu tidak akurat, krn utk test angka oktan yg benar butuh alat di lab... misal di Lemigas
sekarang jg gak ada refinery produksi oktan 86, klupun dioplos pakai apa yg hrgnya murah... dulu bensin dioplos minyak tanah krn harga minyak tanah murah (ada subsidi)
@alvinlie21 Flores adalah penghasil mete yg besar, tapi disana gak ada yg jual kacang mete... Disana tidak ada fasilitas pengolahan sehingga mete gelondongan dari Flores semua keluar, baik untuk pasar lokal maupun ekspor...