Memang Konflik hanya menyebabkan penyesalan. Tapi dalam foto ini kami peserta sekolah Aktor Resolusi Konflik #SPARK2024 bukan sedang berkonflik satu sama lain, tapi sedang berjuang melawan ngantuk.
Padahal kebajikan itu sederhana sifatnya, normal perlakuannya, Ihsan hasilnya. Ibnu Athaillah dalam Matnul Hikam berpesan tentang kebajikan;
يَكْفِيْ مِنَ الْجَزَاءِ لَكَ عَلَى الْعَمَلِ أَنْ كَانَ لَهُ قَابِلًا.
Cukup besar upah balasan Allah bagimu jika Allah menerima hal itu.
Amal Salih yang kalau kita mengerjakannya, ya memang seharusnya dikerjakan, singkatnya: Kebajikan.Lelaki ini, yang diceritakan Nabi ini, yang begitu itupun tak dikerjakan. Jadi kekhawatirannya bukan sedikitnya amal salih, tapi karena merasa tak pernah sedikitpun beramal kebajikan
Amal Hasanah ini, adalah perbuatan yang normalnya kita lakukan kalau bertemu dengan keburukan. Ada duri di jalan, kita singkirkan, ini hasanah. Ada sampah di dekat tempat sampah, kita pungut, kita masukan ke tempat sampah, ini hasanah.
Dengan jawaban penuh kepasrahannya itu, Rasulullah bersabda, Allah mengampuni orang itu.
فَغَفَرَ اللَّهُ لَهُ
Tentang orang itu, Rasulullah tidak menggunakan kalimat tidak memiliki Amal Salih tapi memilih kata Tidak mempunyai Amal Hasanah.
Jawab lelaki itu;
مِنْ خَشْيَتِكَ يَا رَبِّ وَأَنْتَ أَعْلَمُ .
Inilah hasil dari rasa takutku kepada Engkau Wahai Tuhanku, dan tentulah Engkau lebih mengetahuinya.
Lalu dia dibangkitkan. Tentulah keadaan wajahnya dalam keadaan malu dan takut. Lantas Allah bertanya padanya, mengapa dia minta dibakar dan abunya ditebar?
Syahdan, setelah wafat, keluarganya menjalankan permintaannya. Tapi Allah maha kuasa. Pada bumi, diperintahkan untuk mengumpulkan abu si lelaki yang terserak. Demikian pula pada lautan.
Dia takut, katanya, jika bertemu Allah tanpa bekal kebajikan sedikitpun, tentulah Allah akan murka padanya. Jadi dengan telah menjadi abu, dia mungkin tak akan ditemukan.
Kebajikan
Ada seorang lelaki, cerita Rasulullah pada para sahabat yang diriwayatkan Abu Hurairah sebagaimana termaktub dalam Sahih Muslim Kitab Taubat, lelaki ini sama sekali tak pernah berbuat kebajikan (لم يعمل حسنة).
Kalau sudah membenci, yang baikpun tak kan dipandang lagi.
Kalau sudah mendendam, yang penuh pun kan dianggap kurang.
Kalau sudah sakit hati, yang banyak pun seakan tak mengandung arti.