Repost utk anak2 muda yg tanya apa maksud saya dgn "wisdom without fear". Intinya: menyuarakan kebenaran lebih nikmat dari mengejar kekuasaan. You should try it too. Boleh disebar.
⚠️PERINGATAN!
Mimin ingatkan sekali lagi gaada alasan untuk berkata, mempromosikan dan melemparkan perilaku SARA dan sebagainya, baik di sosial media ataupun di kehidupan nyata.
Banter banter aja, gausah sampe bawa bawa gender, melakukan ancaman verbal/fisik ke lawan bicara kalian.
Kali ini sayang banget pelakunya fans Man United, jujur kecewa karna gue percaya kita bisa jauh lebih baik daripada ini.
Gaada alasan "mereka duluan", kalo kalian membalasnya berarti sama aja sampahnya kayak mereka, ini menjadi pengingat juga bagi kita not just as a "fan" tapi yang terpenting sebagai MANUSIA yang memiliki akal dan otak untuk berpikir.
Be better please, jadikan ini contoh dan pengingat untuk menjadi pribadi yang lebih baik, please REPORT and BLOCK this account moving forward @disuarakannya, we do not associate with him.
#MUFC #SayNoToSARA🔴
@goonerburgerID 5. Arsenal juga paling lambat no 4 dibanding lainnya saat ambil throw-in.
Yaaa masih kalah haram lah sama tim papan bawah.
Kesimpulannya berdasarkan stats 7 match day, Arsenal tetep Haram ball 🤣
Silakan sekali lagi diintip ya artikelnya:
https://t.co/ph6UrFRPws
@goonerburgerID 4. Overall, Arsenal have used up 40 minutes and six seconds taking corners in just seven games this season, at least 11 minutes and 12 seconds more than any other team.
jeng jeng jeng jeeeeeeng
Yaa masih kalah haram lah dibanding Sunderland
@goonerburgerID Cuma mau nambahin data dari artikel yang sama dengan yang dipost. Gak halal-halal amat karena ada 2 statistik lainnya. Dah gitu aja, silakan lanjut banter lagi pemirsa
https://t.co/OtJ3ArULdQ
@goonerburgerID Bisa aja framing datanya. Ini saya kasih link artikelnya biar ga nyebarin insight yang miselading:
1. Artikel itu publish di Oct 13, 2025
2. Statistik itu gambaran 7 match day perdana musim tsb, bukan 38 match day seperti klaim di tweet Anda
3. [cont'd]
https://t.co/ph6UrFRPws
tahun 2022 lagi liburan ke Georgia, resepsionis hotelnya nanya:
"kamu suka Bola? kamu harus lihat Khvicha Kvaratskhelia! dia baru aja pindah ke Napoli. Dia pemain terbaik negara kami"
ternyata sekarang:
since so many of you have poor literacy and even worse media literacy, the blue checkmarks and social media influencers are monetizing your anger and fanaticism, and you're voluntarily giving them a good, comfortable life. they're laughing at you, btw.
Melihat beberapa diskusi persahabatan (bahasa halus dari perdebatan) dari beberapa akun fans Arsenal dan Manutd.
Agak tergelitik. Kenapa? Ya setiap narasi bisa diputar-balikkan. 🤣
Kenapa ga banter satu-dua kali lalu selesai? Setelahnya saling haha-hihi bersama.
Ga bakal ada menang kalah diskusi persahabatan di X.
Apalagi sama pihak yg bernarasi itu-itu aja — Biasanya modal kata kasar dan nyerang pribadi. 🤣
Mending berkawan sama semua fans. Manutd ayo. Arsenal gas. Chelsea mari. Liverpool santai. Man City silahkan. Barca tos. Madrid bisa.
Ibarat kata, kalian tidak tahu dari mana poin kalian berasal — dalam konteks FPL, UCLFantasy bahkan World Cup Fantasy.
Havertz wins a throw-in at +5:12, hands it to Mosquera at +5:25, hands it to Rice for the long throw-in at +5:46.
Win a corner from the throw-in at +5:55. Saka begins to put the ball down at +6:25.
The entire first half. A set-piece clock is needed. 10s
"Stop deh ngerasa kalo tim lu itu pusat dunia, tim lu tuh ga segede itu"
Yaudah kalo bukan tim gede dan bukan pusat dunia kenapa pada kompak ngecengin pas kami kalah?
Diemin aja kalo emang ga menarik. itu kan yang kalian lakuin pas tim kecil kalah? 😂
I have to say what Marquinhos did following the UEFA Champions League final is some of the best sportsmanship I have seen in a long time. I know #Arsenal man Gabriel is his country man and close friend but to immediately do what he did, I have a huge amount of respect for him 🤝 🇧🇷