Madrid superstar and England midfielder Jude Bellingham has opened up about the heated World Cup match between England and Argentina.
“Messi and the Argentines are rough,” Bellingham said. “They were calling me and other black players monkeys. I reported it to the referee but he did nothing about it. There were so many fouls that were not awarded. The World Cup completely favours them and it’s unfair.”
He also slammed the refereeing, pointing to a string of unpunished fouls, late challenges, and decisions that he believes tilted the game heavily in Argentina’s favour.
“It feels like the whole tournament is set up for them,” Bellingham added. “We come out here to compete fairly, but it’s not fair when the rules don’t apply the same way.”
Lo semua pasti udah denger: 30 Juni 2026, Nadiem Makarim divonis 10 tahun penjara sama Pengadilan Tipikor Jakpus, kasus korupsi pengadaan Chromebook, kerugian negara Rp1,56 triliun.
Tapi sebelum lo simpulin apa-apa, gue ajak bedah utuh 5 tahun kepemimpinannya di Kemendikbudristek.
Data dulu, opini belakangan
Ada dialog yg menarik dan lucu antara Mentri Koperasi Ferry Juliantono Dengan DPR RI Darmadi .
Darmadi : "Berapa target KDMP tahun ini, yg sudah operasional"
Menkop : "1061"
Darmadi : "1061 yg kemarin itu... yg kalo dijumlahin 8 itu kan. Yg pas-pasin itu lho" (sumpah ini menkop mukanya dah bingung anak buahnya pada ketawa pas denger) 🤣🤣
Darmadi : "terus dr 1061 road mapnya mau berapa pak?"
Menkop : 40.000 ribu pak sampai akhir tahun
Darmadi : 40.000 ribu sampai akhir tahun??? NGGAK MUNGKIN (dgn lantang belio jawab)🤣
Menkop : 40.000 bangunan fisik selesai lisensi oprasional selesai, sampai akhir tahun
Darmadi : oprasional??oprasional... hebat yaa, yadah kita tunggu (ini nadanya ngejek bgt 😭 pak darmadi beneran skeptis bangettt udahan😭 belio mau ngatain Menkop ORANG GILA ditahan pasti)
Yg tambah lucu pas pak darmadi bilang..
Darmadi : gini pak 40.004 pak. 4+4 itu 8.
Darmadi : saya suka nomor 8, nomor saya aja 8..8..8 sama dgn pak presiden suka 8
Biarkan pak Darmadi memasakkkk🤣🤣 itu pak darmadi gak maki² si MenKop aja dah bagus itu😭
Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dgn diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal.
Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11. Yg kami temui adalah diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yg sulit ditiru.
Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yg ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yg ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global.
Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat.
...Barusan tengah malam ditelpon oleh relawan yg ada di video ini bahwa warga di tenda² didatangi oleh "aparatur negara" setempat gara² tweet ini.
Relawannya yg adalah kawan baik gw dah >3 bulan di Tamiang nelp gw dalam perjalanan ke Medan... (``,)
Habis ditodong sama orang pajak dengan aturan yg dibuat2 membuat gw semakin yakin untuk mulai memindahkan Toge Productions ke negara lain.
Saya sudah berusaha memajukan industri game Indonesia selama 17 tahun, tapi sepertinya harapan saya sudah pupus. I’ve tried my best.
Lanjutan SMA Garuda kemaren.
Terima kasih ke yang sudah baca dan repost. Ternyata nyebar sampai FB juga.
Pertama, akan kujelaskan dulu posisiku terhadap Sekolah Garuda. Aku gak anti 100% terhadap model sekolah seperti ini, yaitu sekolah elit, yang menerima murid2 berbakat, diajar oleh guru elit juga.
Yang aku kritisi adalah pembiayaannya dan kurikulumnya.
Apakah ini perlu dibiayai APBN? Menurutku tidak. Bisa saja ini diserahkan ke swasta, dibiayai oleh yayasan, atau CSR perusahaan. Saya rasa perusahaan seperti Djarum atau Sampoerna atau BCA pasti mau mendirikan sekolah semacam ini, apalagi jika diberi fasilitas pajak oleh pemerintah, misalnya. Saya kira kita juga tidak kekurangan orang2 pintar seperti Bapak Yohanes Surya untuk membimbing sekolah elit semacam ini. Serahkan saja ke mereka. Pemerintah mengatur dan meregulasi.
Nah, bagaimana dengan kurikulumnya. Ini yang menurut saya perlu sangat dikritisi. Saya terlalu sering melihat sekolah elit di Indonesia yang kurikulumnya gado2, gak jelas mau pakai kurikulum internasional atau kurikulum nasional. Please, jangan dicampur. Dan konsistenlah. Misal kalau mau buat IB, buatlah dari MYP, jangan ujug2 dari lulusan SMP langsung dicangkokkan ke IB.
Dan yang paling penting yang ingin saya sampaikan adalah outputnya. Apa sih yang mau kita kejar? Mau punya banyak lulusan SMA yang bisa diterima di PT terkenal? Ya gak perlu bikin sekolah juga kali. Beri fasilitas atau regulasi supaya ada kemudahan bagi siswa lulusan SMA bisa mendaftar dengan mudah ke PT di luar negeri.
Yang harus kita kejar adalah ketinggalan. China meluluskan lebih dari 4 juta sarjana STEM setiap tahun. Kita berapa? Hanya 200 ribuan. Dan populasi China hanya sekitar 5x populasi kita. Jadi dengan menggunakan skala China, mestinya kita harus meluluskan 800 ribu! Jauh banget ketinggalannya.
Untuk memperbanyak lulusan STEM, kita harus memperbaiki pengajaran STEM dari SD. Saya sebagai seorang guru les, banyak melihat kendala murid2 kita di level dasar, yang terbawa ke SMA, dan ini bahkan terjadi pada murid2 sekolah favorit. Mau dibawa ke mana mereka? Ngimpi kalau kita mau unggul di STEM.
(*Ini bukan berarti humaniora gak penting, ya. Saya sendiri kuliah filsafat dan seorang penerjemah sastra)
Ini belum ngomong soal ekosistem riset yang saya tidak capable untuk membahasnya.
Ini yang perlu diurusi Bu Stella, bukan dengan program karbit seperti Sekolah Garuda, yang bahkan gak terjamin kelanjutannya kalau Prabowo kalah di pemilu mendatang. Untuk model sekolah elit seperti ini, serahkan ke swasta saja, gak perlu ngabisin APBN, walau saya tahu program ini ngabisin APBN yang gak seberapa jika dibandingkan dengan dinosaurus MBG.
Laras sakit di dalam tahanan, dikasih obat EXPIRED A.K.A KADALUWARSA sama polisi.
CATAT DALAM BUKU HARIAN KALIAN. JANGAN PERNAH LUPAKAN. NEGARA PERNAH BERBUAT LANCANG DAN TIDAK MANUSIAWI PADA PEREMPUAN.
Saya heran membaca pernyataan @Kemlu_RI re Venezuela yg sangat standar dan sama sekali tidak menyebut Amerika Serikat. Sejak kapan kita sungkan/takut mengkritik kawan yg lakukan pelanggaran hukum internasional ? Kenapa Menlu @Menlu_RI Sugiono sampai sekarang tidak bersuara, padahal dunia menunggu pandangan 🇮🇩 sbg pemain Global South yg penting. Ini momen 🇮🇩 perlu percaya diri menunjukkan sikap, sama ketika kita dulu menentang invasi AS thdp Iraq. Bebas aktif itu artinya BERANI berpendirian. Bermitra dgn AS, dan dgn negara manapun, tidak boleh menjadikan 🇮🇩 negara penurut yg mengorbankan hal2 yg prinsipil.
Hey @grok , I DO NOT authorize you to take, modify, or edit ANY photo of mine, whether those published in the past across the internet database or the upcoming ones I post. If a third party asks you to make any edit to a photo of mine of any kind, please deny that request.
Bravo pak Dino, the way he responded with thank you, definitely showed his class, without any further rebuttal 👍🏼 mengikuti menlu dari jaman saya kecil, membuat saya dulu punya cita-cita jadi diplomat. Kalau sekarang ogah, nggak kelihatan actionnya buat negara
Teror yang gue terima dalam 24 jam terakhir
Teror kayak gini ngga ngebantu masyarakat Sumatera. Toh semua lagi sibuk bantu pemulihan disana kan? Pemerintah, relawan, aparat, dokter teknisi. Bahwa masyarakat yang mengungkapn kebenaran keadaan disana jangan dianggap sebagai ancaman
Anyway reminder yaa teman2 gue masih membuka donasi untuk Aceh Tengah dan Bener Meriah di
https://t.co/GwCw4yOv2o
Stay safe semuanya.
Saling support. Warga jaga warga
Diujung thn 2025, sy sampaikan 4 kritik (dan saran) utk @Menlu_RI Sugiono. Semoga beliau tidak defensif menerimanya karena yg saya sampaikan ini mewakili pandangan sebagian besar masyarakat pecinta politik luar negeri kita. Semoga pula dapat menjadi bahan renungan yang bermanfaat u/ para eksekutor diplomasi🇮🇩. Silahkan disimak & dikomentari & dikutip. Salam diplomasi, Dr. Dino Patti Djalal
Teksbook sekolah di Indonesia ingin mereka ganti.
Berikut adalah transkrip lengkap dari video dalam postingan X tersebut (wawancara Rabbi Yehuda Kaploun di Jerusalem Post conference). Transkrip ini dibuat berdasarkan subtitle dan audio video, dengan sedikit koreksi untuk kejelasan:
"The president is sending a very strong message. Think about it, ironically I get off the plane and am the President's representative, and I'm walking off with yarmulke and have kosher food. Embassies will also have kosher food. It is a game changer.
The appointment is a game changer. It's not about history, it's about education.
How do we educate?
Indonesia has 350 million Muslims living in this country. How to change their textbooks?
How do we hold the people in Gaza accountable that if America is paying for UN textbooks and supposedly the changes are made, why those textbooks not being used and they using their old textbook?
We have to teach people it's OK to educate your kids OK. How do we battle anti-Semitism on Internet? How are doing better on algorithms? What companies can we work with?We are going to have a whole division within the office of the Special Envoy to Combat Anti-Semitism that is going to work on technology and working with the greatest leaders in technology, many of whom are Jewish and offered their assistance.
The office is going to be revamped entirely, one of the highest profile offices in State Department because that's what secretary wants and that's what president wants. So, we are going to have a very, very strong mandate on education, on protecting people, and how are we able to make a huge difference in combating what goes on."