“Karpet di ruangan ini kayaknya perlu diganti,” katanya di ruang rapat, sebelum melewati sore yang jadi pertemuan terakhir kami.
Sesampainya di bawah, saya menimpali: “Urusan karpet itu taktis berarti?” balas saya setelah mendengarnya bicara tentang pentingnya bekerja dengan kesadaran taktis.
Ia tertawa. “Kagak. Emang kayaknya udah waktunya diganti.”
–
Sebuah obituari oleh Pemimpin Redaksi Narasi, @zenrs
Hari-hari semakin berkawan dengan amarah. Memupuk sesal pilihan tak terarah. Apakah ini tepat untuk menggambarkan gejolak dalam diri?
Entah, mungkin, ya.
Apa sebutan yg paling cocok utk menggambarkan perasaan hari” ini pasca tau faktanya bahwa paham itu diyakini oleh org” yg kita kenal ya??
Terlalu campur aduk sampai merinding disko.