Ahli digital forensik Rismon Sianipar menolak narasi diskualifikasi Wapres Gibran Rakabuming Raka yang diajukan Denny Indrayana. "Di dalam dunia pendidikan ada dua arus utama, UNESCO dan British. Gibran menempuh pendidikan berbasis British di Singapura dan Australia," ujarnya di Mahkamah Konstitusi, Selasa (15/9/2026).
Rismon menegaskan ijazah setara SMA Gibran telah disetarakan melalui kajian kurikulum dan silabus, sehingga tidak bisa dijadikan alasan absolut untuk mendiskualifikasi. Ia meminta publik tidak menggiring isu ini ke ranah politik.
Sebelumnya, Denny bersama sejumlah pihak mengajukan permohonan PHPU ke MK pada 10 September 2026, menilai Gibran tidak memenuhi syarat pendidikan minimal SMA sesuai Pasal 169 huruf r UU Pemilu.
Kuasa hukum Refly Harun menyebut langkah ini sebagai constitutional breakthrough, menekankan syarat pendidikan harus dibuktikan dengan ijazah fisik, bukan sekadar surat penyetaraan.
Pokok petitum para pemohon antara lain meminta MK mendiskualifikasi Gibran, membatalkan penetapan KPU, hingga memerintahkan MPR memilih wapres baru.
Apakah menurut Anda perdebatan soal ijazah Gibran ini lebih mencerminkan masalah teknis administrasi pendidikan, atau sudah bergeser menjadi isu politik yang berlarut-larut?
#GibranRakabuming #DennyIndrayana #RismonSianipar #IjazahSMA
Baca di sini:
https://t.co/nOjAom1UcJ
Kang Gub Jabar tolong pantau penamatan sekolah SD di Kab Tasikmalaya khususnya di Pager Ageng anak yg akan tamat SD rencana perpisahan di pungut Rp 400.000 / Orang kasihan ekonomi lemah dari mana biaya untuk melanjutkan sekolah SMP? Tentu memerlukan biaya lagi
@DediMulyadi71
CSIS Indonesia mengundang Anda untuk menghadiri seminar berjudul "Diversifikasi Strategis sebagai Kebijakan Ekonomi Luar Negeri Indonesia". Acara ini akan diadakan pada:
📅 Selasa, 7 April 2025
🕚 14:00 – 16:30 WIB
📍 Auditorium CSIS, Gedung Pakarti Centre Lt. 3, JI. Tanah Abang III No. 23-27, Jakarta Pusat
Untuk kehadiran langsung, silakan registrasi melalui:
https://t.co/6ydwbpgAwm
Sampai jumpa!👋🏼
#CSISIndonesia #NalarAjarTerusanBudi
The ongoing conflict in the Middle East could affect Indonesia’s economy.
📌 The impact depends on how long the conflict lasts, but risks increase if tensions continue for several weeks.
📌 The main transmission channels include higher oil prices, shipping disruptions, inflation, rupiah volatility, and fiscal pressure.