Pendukung syiah yg masih menganggap syiah itu islam apakah kalian mau syahadat versi syiah. Terus sholat kayak pak khomenei pakai roti bulat gitu.
Bkn rahasia Pro syiah itu gak jauh2 secara amaliyah saling mendukung dan melestarikan.
Meskipun jumlah ummat Islam di negeri ini mayoritas, ternyata...
Ternyata masih BANYAK yg TIDAK PAHAM akan sesat & menyesatkannya aliran #Syiah Rafidhah.
Makanya saat tokoh #Syiah tewas, #mereka ikut berduka & mendoakan tokoh tsb.
Yuk kita belajar lagi
https://t.co/4NcgszwH2N
Imam al-Awza'i rahimahullah berkata: “Jika dua orang jahat bertemu dan bertengkar, dan Allah membinasakan salah seorang dari mereka, maka alhamdulillah. Dan jika Dia membinasakan keduanya, maka alhamdulillah katsiran.”
📚 Dinukil oleh al-Dhahabi dalam “Siyar A'lam al-Nubala’” (8/458)
⸻
Imam Malik ibn Anas rahimahullah berkata:
“Allah membalas dendam kepada orang yang zalim melalui orang yang zalim itu sendiri, kemudian Dia membalas dendam kepada keduanya.”
📚 Disebutkan oleh Ibnu Taymiyyah dalam “Minhaj al-Sunnah” (5/128)
⸻
Syaikh al-Islam Ibnu Taymiyyah (semoga Allah merahmatinya) berkata:
“Ketika orang-orang zalim saling bertengkar, sebagian memperoleh kekuasaan atas sebagian lainnya, dan di situlah letak pertolongan bagi orang-orang yang tertindas.”
📚 Majmu’ al-Fatawa (28/546)
⸻
Al-Hasan al-Basri (semoga Allah merahmatinya) berkata:
“Allah tidak pernah membalas dendam kepada kaum yang zalim tanpa memberikan kuasa kepada seseorang yang lebih zalim daripada mereka.”
📚 Diriwayatkan oleh Ibnu Abi al-Dunya dalam “Al-Uqubat”
⸻
Sebuah pertanyaan yang mengganggu saya: Mengapa Iran tidak membom Turki, yang menjadi pangkalan militer AS yang sangat strategis?
Dan mengapa Iran tidak menargetkan negara-negara lain di dunia yang memiliki pangkalan Amerika?
Mengapa Iran hanya menargetkan negara-negara Teluk Arab?
Dan di saat yang sama, Arab Saudi menentang perang dengan Iran dan tidak mengizinkan wilayah atau ruang udaranya digunakan untuk melawan Iran!
Sebelumnya, Iran berterima kasih kepada Arab Saudi atas sikap tersebut. Tetapi sekarang Iran telah menunjukkan taringnya yang busuk dan menunjukkan kebenciannya yang mendalam terhadap Sunni.
Saat Allah mencintaimu, Dia akan mematahkan semua dahan tempatmu bersandar, agar kau tahu bahwa hanya pelukan-Nya yang takkan pernah runtuh. Dia menyapu kabut pada wajah-wajah di sekelilingmu, bukan untuk membuatmu benci, tapi agar kau berhenti mencari keabadian pada makhluk yang fana.
Nongkrong, tanpa lupa sholat
Ngobrol, tanpa perlu cek hanphone
Janjian, tanpa perlu terlambat
Nyari duit, tanpa perlu kerjaan haram
Belanja, tanpa perlu paylater
Tidur, tanpa perlu overthinking
Healing, tanpa perlu maksiat
Dalam cinta yang sejati, tak perlu ada saksi ketiga. Saat kau menyembunyikan lukamu dari manusia, kau sebenarnya sedang berkata kepada-Nya: "Cukup Engkau bagiku, ya Allah. Aku tak butuh belas kasih selain dari tangan-Mu.
Jadilah rahasia yang paling cantik; biarkan dunia melihatmu sebagai pemilik singgasana, padahal engkau hanyalah seorang fakir yang sedang merayu Tuhannya dengan ketabahan sebagai maharnya.
Bukan Sekadar Banyaknya Amalan
Dalam cinta, ketergesaan adalah pengkhianatan. Para pendahulu kita (salaf) tahu bahwa lebih baik datang membawa satu persembahan yang sempurna, daripada membawa segunung hadiah namun hatimu tertinggal di pasar dunia.
Jangan mencari keteduhan di bawah pohon yang akarnya kau cabut sendiri dengan kemusyrikan. Pulanglah pada ketaatan, maka Allah Rabbulalamin akan memelukmu kembali.
Kekayaan paling megah adalah saat kau berhenti memohon pada sesama hamba; sebab hati yang bertuan selain Tuhan hanyalah istana pasir yang menunggu deburan ombak pertama.
Jangan Cemas Soal Porsi:
Jika semut di kegelapan malam tetap dipastikan makannya, maka usahamu untuk mendekat pada-Nya tidak akan pernah berakhir sia-sia. Ketaatanmu tidak menambah kemuliaan-Nya, tapi ketaatanmu membuka keran keberkahan yang lebih luas dari sekadar angka dan materi.
Rezeki adalah Bukti, Bukan Upah: Allah memberi kepada yang tidak taat untuk menunjukkan sifat-Nya yang Maha Pemurah (Ar-Rahman). Namun, Ia memberi kepada yang taat sebagai bentuk Cinta (Ar-Rahim). Ada perbedaan besar antara diberi karena "jatah hidup" dan diberi karena "kasih sayang".
Cukup.
Jangan ukur luas Cinta-Nya dari timbangan harta yang fana,
Sebab kecukupan adalah saat jiwamu bertahta dalam ridha.
Engkau mendekap yang sedikit dengan syukur yang meluap,
Menjadikan kepingan dunia, dalam damai-Nya habis terserap.
Maka Allah kan menuang samudera rasa kaya ke cangkir hatimu,
Menjadikanmu raja, meski megah dunia tak pernah menjemputmu.
Kekayaanmu adalah Dia; Sang Khalik yang tak membiarkanmu haus,
Di hadirat-Nya, sedikitmu menjadi cukup yang takkan pernah putus.