العاقل إذا أخطأ تأسف, والأحمق إذا أخطأ تفلسف
"Saat orang berakal melakukan kesalahan, dia mengungkapkan penyesalan, dan saat orang bodoh melakukan kesalahan, dia berdalih."
Agar Hati Tidak Mudah Terluka, Hiduplah Seolah-olah Kau Tidak Punya Tempat Istimewa di Hati Manusia Mana Pun
Banyak luka yang datang bukan karena orang lain jahat, melainkan karena kita terlalu yakin bahwa kita punya tempat istimewa di hati seseorang. Kita menyimpan harapan diam-diam. Kita menunggu dibalas dengan cara yang sama. Kita mengira kehadiran kita berarti, perhatian kita diingat, dan keberadaan kita dibutuhkan. Padahal, sering kali semua itu hanyalah anggapan yang kita bangun sendiri.
“Banyak orang memberikan contoh, tapi sedikit orang yang menjadi contoh. Memberi contoh itu mudah, tapi menjadi contoh itu yang sulit.”
— K.H. Zainudin M.Z.
"Kenapa kita sanggup bangun jam 3 pagi demi penerbangan, tapi malas bangun sekadar 2 rakaat Tahajud?"
Jawaban Ustazah Nazirah dalam podcast itu benar-benar memberi aku tamparan yang keras. Bukan tamparan yang menyakitkan pipi, tapi yang langsung menusuk ke dalam hati.
Termasuk kehormatan / harga diri seseorang ada pada :
1. Kejujuran lisannya,
2. Kerelaan menanggung kebutuhan saudaranya,
3. Kesungguhan usahanya dalam kebaikan orang lain,
4. Menahan agar tidak mengganggu tetangganya.,
Tertulis di tongkat Nabi Musa as :
1. Bahwasanya orang Alim jika tidak mengamalkan ilmunya, maka dia dan iblis tifak ada bedanya,
2. Penguasa jika tidak adil diantara manusia, maka dia dan Fir'aun tidak ada besanya,
3. Pedagang jika tidak .......
"Barakahnya menikmati hal-hal yang mubah itu kita jadi melupakan maksiat. Karena memang melawan maksiat itu dimulai dari lupa."
KH. Ahmad Bahauddin Nursalim (Gus Baha)
ليس عليك إطفاء ضوء شخص آخر لتجعل نفسك تتألق. لأن الإنسان الصالح يلمع دائمًا أينما كان.
"Tidak perlu mematikan cahaya orang lain untuk membuat dirimu bercahaya. Karena pribadi yang baik akan selalu bercahaya dimanapun dia berada."
Ust. Adi Hidayat said:
"Menjadi orang baik itu susah. Tapi ada yang lebih susah, yaitu tetap menjadi baik meski diperlakukan dengan tidak baik."
Subhanallah...
Kalimat ini mengingatkan bahwa kebaikan kita sebenarnya tidak diuji saat semua orang memperlakukan kita dengan baik.
Justru ujian yang sesungguhnya adalah ketika kita disakiti, dikecewakan, atau diperlakukan tidak adil, tetapi tetap memilih untuk tidak membalas dengan keburukan.