Seru juga yaa film The Odyssey. Suka banget kata-katanya yang,
“The most we want is what the most we can’t have, and what the most we can’t have is what we already had and lost”.
The football was never the problem.
We all make time, remember details, and stay curious about the things that genuinely matter to us. That's just how the human brain works.
So when the person you love bisa inget ratusan pemain, jadwal pertandingan, statistik, tapi dengan mudahnya lupa sama little things you've shared, the plans you've made together, atau percakapan yang penting buat kamu, it stops feeling like absentmindedness.
It starts feeling like you're living on the edge of their attention instead of at the center of their life.
Dan menurutku, that's where the real pain is.
Aku juga enggak percaya kalau istrinya nulis sepanjang itu cuman karena satu football match. Those paragraphs are usually built from months (sometimes years) of choosing to let things slide.
Mulainya dari, "Gapapa." Or "He's tired." Or
"It's not worth arguing about." Or "Yaudahlah, nanti juga ngerti sendiri." Until one day, the disappointment becomes too heavy to keep carrying in silence.
may all women in this world never have to overexplain no more to make men understand their basic, very basic needs in a relationship :( men please be more aware :(
seporsi adab
nyakitin orang itu pilihan. tapi nyalahin mereka karena bereaksi atas luka yang lo kasih, itu manipulatif. jangan dibalik seolah-olah mereka yang jadi masalah.
“sebelum belajar how to be a good parent, learn how to be a good spouse first” AGREE ANJGGG WHAT’S THE POINT OF BEING A GOOD FATHER IF YOU’RE A SHITTY HUSBAND
temenku pernah bilang: “saya tau kalau saya punya tempat buat bersujud. tapi saya juga ingin dipeluk.”
kalimat itu bikin aku langsung mewek, manusiawi banget. iman kuat, tapi tetap butuh pelukan & kehangatan manusia. keduanya penting.
one day, aku pengen anakku belajar tentang cinta bukan dari film atau novel, tapi dari cara ayahnya memperlakukan ibunya: yang sabar, lembut, tanpa nada tinggi. aku ingin dia melihat bahwa ibunya dipenuhi rasa cinta dan terimakasih setiap harinya. makanya aku akan cari suami yang emang bisa menunjukan itu ke anak anaku nanti.
kita ga pernah tau seberapa besar usaha seseorang untuk menerima takdir yg sedang dijalaninya. jadi, kalau ga bisa bantu apa-apa, minimal lisan kita ga jadi alasan bertambahnya luka di hidupnya.
“Nawaitu Lillahi ta'ala Hasbunallah wani'mal wakil ni'mal maula wani'man nassir”
Yaa Allah mudahkanlah jalanku, mampukanlah aku dalam segala hal yang aku perjuangkan tahun ini, berikan aku keberhasilan atas apa yang aku harapkan