@pewpiece Most of Luffy Battle after entering Grandline seems like: land a first hit yet get beaten, rechallenge the enemy and get beaten for the second time, get some kinda sudden over power and beat the enemy.
@MissAzzura3@gramedia@bukugpu Pernah baca buat tugas kuliah dulu yg versi penguin reader tapi lupa ceritanya, kalau ga salah tentang keluarga petani yg terpaksa mengungsi.
@kampretlordz Sama ada satu editor yg jujur cukup saya hindari, editor F setiap volume ada aja entah teks kedobel, balon kosong, beda maksud dan arti kata
@kampretlordz Bikin list daftar translator sama editor yg oke. Kalau saya pengalaman pas baca Inuyasha itu terjemahan ancur dan editornya kaya ga ngecek (pas mulai volume 40 an kalau ga salah, paling parah itu di bab tambahan volume terakhir edisi premium, hancur banget terjemahannya)
@kyoukai691@JPFBASE Menerjemahkan yang baik bukanlah menerjemahkan kata per kata, melainkan menerjemahkan makna. penyesuaian gaya bahasa diperbolehkan agar teks terasa natural di bahasa tujuan, tetapi inti, nada bicara, dan tujuan pesannya tidak boleh bergeser atau melenceng jauh dari teks asli.
@kyoukai691@JPFBASE menerjemahkan tidak boleh melenceng dari konteks asli. Tujuan utama penerjemahan adalah menyampaikan pesan, makna, dan nuansa dari bahasa sumber ke bahasa sasaran seakurat mungkin.
@kampretlordz Padahal pasar genre gag di jepang dan di luar ga tinggi juga peminatnya, bahkan sekelas Gintama aja cuma laris dalam negeri tapi pas dibawa Viz kurang sukses