Kalau kalian 'searching' atau caritahu tentang Bu Nanik Sudaryati Deyang,
Mesin pencari akan memberikan kalian 2 fakta berikut :
1. Ibu Nanik adalah bagian dari tim sukses pak Prabowo pada pemilihan Presiden 2019.
2. Ibu Nanik adalah Orang Pertama yang mengabarkan Hoaks Bu Ratna Sarumpaet ke pak Prabowo.
Bu Nanik yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, ternyata memfasilitasi pertemuan antara Bu Ratna dan Pak Prabowo di kediaman Pak Prabowo, di mana Bu Ratna menangis dan menceritakan skenario bohong tersebut.
Bagi yang sudah lupa, Skenario bohong tersebut yakni Bu Ratna bercerita bahwa ia dikeroyok oleh tiga orang tidak dikenal hingga wajahnya lebam.
Kejadiannya di Area Bandara Husein Sastranegara, Bandung.
Tanggal 21 September 2018.
Pedagang mobil bekas itu punya insting.
Mereka bisa bedain mana pembeli yang polos, mana yang ngerti barang. Dalam 30 detik pertama.
Lo dateng, elus-elus bodi, duduk di jok, terus nanya "AC-nya dingin gak mas?"
Dalem hati mereka udah senyum. Mangsa empuk. Mark up Rp 15 juta.
Tapi coba lo dateng langsung jongkok di depan mobil, raba celah antar panel, buka kap mesin, cabut dipstick, senter kolong.
Pedagangnya langsung keringat dingin.
Jadi, sekadar untuk meluruskan duduk perkara, Trump telah:
🔻Menyebabkan pangkalan militer Amerika di seluruh Timur Tengah hancur lebur.
🔻Semakin menguras stok rudal pencegat Amerika yang jumlahnya sudah berada di tingkat kritis.
🔻Mengubah Selat Hormuz, jalur transportasi energi terpenting di dunia, menjadi zona perang hanya beberapa bulan sebelum pemilu.
🔻Menempatkan sekutu Arab-nya di garis depan dalam perang yang tidak mereka inginkan.
🔻Dan apa yang dia capai sebagai balasannya? Membunuh seorang pemimpin berusia 86 tahun yang memandang mati syahid sebagai kehormatan tertinggi.
Rakyat Amerika, apakah kalian sudah lelah "menang"?
Sini Gue Beri Tahu Hasilnya: IRAN MENOLAK GENCATAN SENJATA!
Kemaren sekutu Israel, US ngobrol sama Iran soal pengembangan Nuklir di Iran.
Hari ini, Iran di serang.
Israel berencana nuruin 70.000 tentara.
Pusat riset nuklir Iran ada di Isfahan.
“Dajjal akan diikuti oleh tujuh puluh ribu orang Yahudi dari Isfahan, mereka mengenakan thiyalisa (pakaian mantel panjang).” (HR.Muslim)
It’s good knowing y’all!
Ketemu di ladang Mahsyar, sapa aja.
Jujur, aku kagum betul sama ini negara.
Ada rakyat mengkritisi program pemerintah dengan cara-cara baik dan memberikan saran baik, enggak didengar. Malah dicibir habis-habisan dalam setiap pidato presiden.
Giliran ada Ketua BEM salah satu Universitas di Indonesia mengkritisi dengan menyurati PBB dan menggalakkan istilah "Maling Berkedok Gizi" dalam panggung-panggung organisasi, eh malah mendapat teror sana sini sampai orang tuanya ketakutan.
Dan, yang bikin makin takjub, Istana malah merespon: makanya kalau kritik pakai etika.
Woi, itu rakyat lu kena terror karena kritis menyuarakan aspirasinya.
Malah ditanggepin begitu.
Jadi ya enggak heran kenapa orang kritis di negeri ini selalu diterror kepala babi, bangkai ayam, di lempar telur busuk, dan di lempar bom molotov, orang negaranya saja tidak bereaksi apa-apa terhadap pelaku terror pada mereka yang keras bersuara.
Katanya kritik sebagai vitamin, tapi nyatanya?
Siapa Bilang Boikot Tidak Berhasil?
🇨🇭🇮🇱 Nestlé, perusahaan makanan yang diboikot secara global karena mendukung Israel, saat ini menghadapi krisis ekonomi.
Nestlé melaporkan penurunan laba bersih sebesar 17% untuk tahun 2025, bersamaan dengan penarikan kembali susu formula bayi dan rencana untuk melepaskan bisnis es krimnya serta memangkas 16.000 pekerjaan, dengan beberapa analisis mengaitkan restrukturisasi tersebut sebagian dengan dampak boikot.
seringkali, yang bikin saya bersabar setiap melihat kenyataan bahwa penguasa berbuat seenaknya dan kita gak berdaya atas ulah mereka, adalah keyakinan bahwa kehidupan di dunia ini hanya sementara dan semua akan dapat ganjaran sesuai perbuatan.
Stop bayar Google One.
Gue gue pernah panik gara2 Google Drive gue penuh dan ga bisa terima email. Hampir aja gue subscribe bayar Google One buat upgrade kapasitas drive.
Ternyata gak perlu.
15GB gue yang "penuh"? 11GB-nya sampah yang Google sembunyiin.
Gue bersihin dalam 20 menit. Gratis. Tanpa hapus file penting.
Gini caranya:
yang mengkhawatirkan dari penguasa yang mentolerir pelaku genosida, adalah kemungkinan penguasa itu punya visi yang sama dalam menggunakan kekerasan demi mencapai tujuan.
Gua suka dengerin Pandji bukan karena lucunya, tapi isu yang selalu dia angkat dalam materinya. Dan di Mens Rea, dia bisa ngasih duanya dengan maksimal, gokil!
Opener-nya Ben Dhanio, pembuka dan penutup yang lumayan menggelitik, tapi gongnya di pertengahan doang. Yang gampang tersinggung dengan jokes rasis, sebaiknya diskip saja wkwk.
Dilanjut oleh Danny Beler, pembukaan yang biasa saja, tapi makin ke tengah materinya makin... ajg. Endingnya? Lumayanlah.
Next, Pandji! Mau sungkem sama positioning call back-nya. Materinya yang bikin ngetawain negara, pemerintah dan diri sendiri dalam ironi.
Sepanjang show lucunya ringan-medium. Hanya beberapa bit yang bikin meledak. Tapi ini MENURUT KEYAKINAN gua, ye. 😌
Mungkin karena gua ga dapet euphoria nonton langsung kali, ya. Soalnya suara ketawa penonton di lokasi selalu meriah.
Sebelum closing, narasi yang dibawa dia sangat eye-opening buat orang-orang awam politik (menurut keyakinan gua). Penutup yang pecah tapi expected jokesnya, yaa oke lah. But overall, mantap!
Ga perlu rating, tapi setelah nonton ini gua makin jatuh cinta sama Gibran. 😍