My biggest flex - pencapaian tertinggiku sebagai penulis, ilmuwan sosial, intelektual. Bukan indeks Scopus, bukan ketika duduk bersama para petinggi & pembuat kebijakan. Tapi ketika tulisanku menjumpai mereka-mereka ini: Tuan Rumah Indonesia yang sesungguhnya.
Merdeka! 🇮🇩🇮🇩🇮🇩
Saat aksi geruduk kantor Badan Gizi Nasional (BGN) berlangsung, seorang ibu pedagang melintas. Kemudian dengan lantang ia meluapkan kemarahannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
#MBG#Watchdoc
Guys, ini keren banget.
Akhirnya kita bisa menyaksikan langsung di medsos, kemarahan rakyat kecil terhadap MBG.
Selama ini kita hanya mengetahuinya dari intelektual dan kelas menengah..
Jarang sekali rakyat kecil bersuara terang-lantang di depan media. Mana pakai bahasa aktivis pergerakan lagi. Menentang keras MBG dan bahkan menghujat SPPG.
Ini mematahkan argumen bahwa rakyat kecil sepenuhnya diuntungkan oleh MBG.
Sebagaimana yang disebut-sebut oleh buzzer.
Yang dukung palingan pekerja SPPG doang.
Jangan nyinyir sama pendemo.
THR, upah minimum, hak lembur, sampai Reformasi 1998 yang membuka jalan demokrasi hari ini. Semuanya lahir dari orang-orang yang berani bersuara dan turun ke jalan.
Padahal fase baca jurnal-jurnal sambil bergumam "oooh gitu" atau "Lhoo ini hasilnya bisa matahin jurnal sebelumnya" itu seru bgt walaupun at the end tantrum sendiri sambil sambat "INI MAU NULIS APA YA ALLAH BINGUNG"
@jellykeikeu inii bahkaan dulu disuruh dospemku begini biar track recordnya kebacaaa sama dosennya, ngeribetin tp ternyata membantu banget😭 even itu perlu dittd pas seminar hasil bukti bahwa semua yg kami kutip jelas dan benar adanya tiap line di skripsi
padahal seru deepdive berbagai jurnal ampe tab gakeliatan trus marah2in ai karna parafrase yg dibuat gabagus kelamaan, jadinya ngetik dan mikir sendiri aja
Bisa-bisanya mahasiswa mengirim tugas riset, mereka mengutip artikel saya tapi saya gak pernah nulis artikel tersebut. Kok bisa?
Jawabannya karena itulah hasil dari halusinasi AI.
Aneh2 saja mahasiswa jaman sekarang, ngutip dosennya tapi sumbernya fiktif.
@bulanbirue waduh moment bjil
gue pernah bahasa cina dan korea, trs gue coba translate, works jirrr gue ngerti maksudnya dan yg gue cari datanya di situ bisa buat penguat, gue translate perkata even gue minta translate file itu ke ahlinya buat nguatin latar belakang 😭alhamdulillah lulus
Di sekolah gw dibilang gini sama guru lain
"gak usah kaku-kaku banget lah bu, mereka cuma nyanyi" ketika nyuruh diem murid yg nyanyi bolu ketan.
No. I dont want my student giving him a free electoral campaign.
You all never learn from omke gas branding gemoy and it shows.
jalan kaki di indo:
1. dikira ga punya duit
2. rawan catcalling
3. trotoarnya dipake orang jualan
4. trotoarnya dipake motor kalau macet
5. rawan jd korban kecelakaan karen jalannya rusak & bolong
@MurtadhaOne1 Emang ada yang gak nangis dengar lagu Indonesia Pusaka kalau lagi di luar negeri? Saya juga lagi jalan2 di luar negeri terus dengar lagu itu bisa langsung mewek. Semua rakyat cinta Indonesia, tapi dapat pemerintahan seperti ini kayak another level of sial 🫠
@mfsa118 Karena saya dan 42% lainnya yg kritis dalam memilih presiden berdasarkan track recordnya, entah bagaimana kalah suara dengan 58% orang yg bahkan otaknya tidak dipakai dengan betul semasa pemilihan presiden 🫠
@mfsa118 1. Dibantu Jokowi dgn syarat Gibran jadi wakilnya.
2. Sebar bansos dari uang negara tapi atas nama paslon 02.
3. Jokowi memberi janji manis ke para Kepala Desa yg bantu paslon 02.
4. Penculik dicitrakan gemoy lucu saat kampanye.
5. Sewa Buzzer artis
6. Manipulasi suara Pilpres.
overheard abang abang lagi makan di warteg ngobrolin prabowo. they said "gapapa lah banyak kurangnya, kan first time jadi presiden"
goblok? dikira presiden-presiden sebelumnya ada pengalaman min. 1 th menjadi presiden sebelum dilantik?
its crazy how low our standards are now