Tiba-tiba hilang dari Instagram. Foto di-archive semua. Username diganti. Story berhenti update. Atau deactivate dulu. Pernah melihat seseorang melakukan ini.
Menariknya, keinginan utk "menghilang" dr sosial media bkn cm soal ingin istirahat. Ada proses psikologis di baliknya.
Tanteku pernah jomblo sampe di usianya yg ke 36, tiba" mualaf & langsung berangkat umroh.
Disana ketemu ibu2, cantik, orang jakarta.. katanya tar pulang akan ngenalin ama anaknya (lebih muda bbrp tahun).
Pulang umroh beneran dikenalin & berjodoh 😇. Ini th ke 17 pernikahannya
Ngomong² soal GERD, awalnya th 2013 saya juga mengira kena serangan jantung "kok bisa ya? Mana masih muda", semua gegara omongan tetangga.
Setelah diobservasi di UGD, fix GERD. Bolak balik UGD, dirujuk ke dr. Neneng di Sardjito. Setelah beberapa kali ketemu, dan dianggap sudah psikosomatis akhirnya disuruh ke psikolog aja.
2013 itu emang masa paling stress dan berpengaruh ke lambung. Saya putuskan pulang dan dirawat Ibu sampai akhirnya sembuh tanpa Nexium2an dan UGD²an.
Penanganan GERD selain obat dari dokter adalah melawan ketakutan dengan pikiran yang tenang. Menghapus segala memori negatif dengan pikiran positif.
Pastinya dengan dibarengi perubahan gaya hidup dan pola makan.
Mengapa kalau anak muda yang keras dan kritis selalu dianggap tidak sopan? Tetapi jika yang melakukan itu adalah orang tua ke anak muda selalu dianggap biasa saja, dan kita sebagai anak muda diminta menerima seolah itu sesuatu yang biasa saja. Apakah ini tidak standar ganda?
okeeei karena sering ditanyain, aku mau rangkum KITCHEN ESSENTIALS yg aku pake dan super recommended yg harus banget kamu punya untuk urusan dapur yg lebih sat set:
—a t h r e a d 🍳📝🛒📦